#
Chord Title
121
Buktikan
Katakata Berbisa Mulutmulut Berbusa. Janjijanji Bertebaran. Seperti Biasa Dari Atas Panggung Atas Nama Bangsa. Yang Mendengar Terpeona Bahkan Ada Yang Terkesima. Akupun Tergoda Untuk Mengikuti Apa Yan
122
Bongkar
Kalau Cinta Sudah Dibuang. Jangan Harap Keadilan Akan Datang. Kesedihan Hanya Tontonan. Bagi Mereka Yang Diperkuda Jabatan. O O. Yao. Yao. Ya Bongkar. O O. Yao. Yao. Ya Bongkar. Sabar Sabar Sabar Dan
123
Bento
Namaku Bento. Rumah Real Estate. Mobilku Banyak. Harta Melimpah. Orang Memanggilku Bos Eksekutif. Tokoh Papan Atas Atas Segalanya. Asik. Wajahku Ganteng Banyak Simpanan. Sekali Lirik Oke Sajalah. Bisn
124
Tak Seimbang
Diam Ku Hanya Sanggup Terdiam. Di Saat Kau Menghilang. Menyimpan Seribu Kenangan. Terisakisak Suara Tangisku. Melawan Kenyataan. Habis Upayaku. Senyuman Terakhir Itu. Pecahkan Saraf Sadarku. Aku Harus
125
Satu-Satunya
Haruskah Aku Bertekuk Lutut. Memohon Kau Terima Diriku. Kalau Perlu Kau Belah Dadaku. Agar Kau Tahu Isi Dalam Hatiku. Karena Hatiku Mengatakan Kamu. Yang Paling Mengerti. Diantara Yang Mengerti. Dan H
126
Penghibur Hati
Wahai Saudaraku Kita Tak Pernah Tahu. Mana Rejeki Kapan Jodoh Dan Ajalmu. Hanya Usaha Yang Kita Bisa. Sambil Terus Berdoa. Wahai Saudaraku Jangan Berkecil Hati. Apabila Engkau Belum Temukan Yang Inti.
127
Puisi Kota
Hujan Menangisi Kota Penuh Ilusi. Banyak Manusia Tapi Ku Sendiri. Terus Melangkah Terus Berjalan Kaki. Mungkin Hidup Ini Memang Begini. Bagai Puisi Mimpi Harus Dikejar. Tapi Kau Merasa Berlari Di Temp
128
Untukmu
Tunjukan. Padaku. A.dakah. Yang Mau. Untuk Dilahirkan. Ka.takan Padaku. An.daikan. Kau Tau. Tolonglah Kau Katakan Itu. Lawanku Temanku. Saudaraku Keluargaku. Pun Aku. Siang Berganti Malam. Terdengar P
129
Aji Mumpung
Ho O Oo Oo. Ho O Oo Oo. Di Suatu Zaman Orang Pada Gila Gilaan. Saling Cari Kesempatan Dalam Kesempitan. Memupuk. Kekayaan. Mengejar. Kedudukan. Berlomba. Mumpung Ada. Kesempatan. Kesempatan. Semua Ora
130
Terminal
Hangatnya Matahari. Membakar Tapak Kaki. Siang Itu Di Sebuah. Terminal Yang Tak Rapi. Wajah Pejalan Kaki. Kusut Mengutuk Hari. Jarijari Kekar Kondektur. Genit Goda Daki. Dari Sebelah Warung. Sebuah Wc
131
Perahu Retak
Perahu Negeriku. Perahu Bangsaku. Menyusuri Gelombang. Semangat Rakyatku. Kibar Benderaku. Menyeruak Lautan. Langit Membentang. Cakrawala Di Depan. Melambaikan Tantangan. Di Atas Tanahku. Dari Dalam A
132
Tak Seimbang
Diam Ku Hanya Sanggup Terdiam. Di Saat Kau Menghilang. Menyimpan Seribu Kenangan. Terisakisak Suara Tangisku. Melawan Kenyataan. Habis Upayaku. Senyuman Terakhir Itu. Pecahkan Saraf Sadarku. Aku Harus
133
Para Penerka
.Bicarakan Kehidupan. Tentang Manusia.dengar Para Penerka. Saling Menerka.perhatikan Keributan. Pada Sesama.semua Saling Mencerca. Saling Mencela.menghitam Hati Penuh Kebencian. Bersahutsahutan.meneba
134
Sesuatu Yang Tertunda
Disini Aku Sendiri. Menatap Relungrelung Hidup. Aku Merasa Hidupku. Tak Seperti Yang Ku Inginkan. Terhampar Begitu Banyak. Warna Kelam Sisi Hidupku. Seperti Yang Mereka Tau. Seperti Yang Mereka Tau. A
135
Lonteku
.2X. Hembusan Angin Malam Waktu Itu. Bawa Lariku Dalam Dekapanmu. Kau Usap Luka Di Sekujur Tubuh Ini. Sembunyilah Sembunyi. Ucapmu. Nampak Jelas Rasa Takut Diwajahmu. Saat Petugas Datang Mencariku. Lo
136
Yakinlah
Nyanyikanlah Lagu Indah. Hanyalah Untukku. Waktu Temaram Datang. Ketuk Hati. Tolong Kau Dendangkan. Usaplah Nurani. Agar Tak Kelam. Sekali Lagi Kuminta. Coba Kau Nyanyikan. Semoga Dapat Kurasa. Ikhlas
137
Sugali
Sua Sua Sua Suara Berita. Tertulis Dalam Koran. Tentang Seorang Lelaki. Yang Sering Keluar Masuk Bui. Jadi Buronan Polisi. Dar Der Dor.suara Senapan. Sugali Anggap Petasan. Tiada Rasa Ketakutan. Punya
138
Senandung Lirih
Kau Wanita Terindah. Yang Pernah Kutaklukkan. Kau Kenapa Kau Pergi. Kenapa Kau Pergi. Kau Wanita Terhebat. Yang Pernah Memelukku. Kau Kenapa Kau Pergi. Kenapa Kau Pergi. Helai Udara Di Sekitarku. Sena
139
Puing Ii
Perang Perang Lagi. Semakin Menjadi. Berita Ini Hari. Berita Jerit Pengungsi. Lidah Anjing Krempeng. Berdecak Keras Beringas. Melihat Tulang Belulang. Serdadu Boneka Yamg Malang. Tuhan Tolong Lah Tuha
140
Pesawat Tempurku
Waktu Kau Lewat. Aku Sedang Mainkan Gitar. Sebuah Lagu Yang Kunyanyikan. Tentang Dirimu. Seperti Kemarin. Kamu Hanya Lemparkan Senyum. Lalu Pergi Begitu Saja. Bagai Pesawat Tempur. Hei.kau Yang Manis.