Chordyes

Iwan Fals

Guitar Chords & Lyrics by Iwan Fals — Browse the Complete Collection

184 chords available

All Chords (184)

Negeriku (Ngeriku)
Bersih Bersih Bersih. Bersihlah Negeriku. Malu Malu Malu. Malulah Hati. Kotornya Teramat Gawat. Ya Kotornya Sangat. Inilah Amanah. Yang Menjadi Keramat. Bersih Bersih Bersih. Bersihlah Diri. Sebelum M
Songsonglah
Lepaslah.lepaslah Belenggu Ragu. Yang Membelit Hati. Langkahlah.melangkah Dengan Pasti. Menuju Gerbang Baru. Songsonglah.songsonglah Gelombang Waktu. Berenang Dengan Tenang. Ho Ho Ho Ho Ho Ho Ho Ho Ho
Sarjana Muda
Berjalan Seorang Pria Muda. Dengan Jaket Lusuh Dipundaknya. Di Sela Bibir Tampak Mengering. Terselip Sebatang Rumput Liar. Jelas Menatap Awan Berarak. Wajah Murung Semakin Terlihat. Dengan Langkah Gon
Rinduku
Tolong Rasakan Ungkapan Hati. Rasa Saling Memberi. Agar Semakin Erat Hati Kita. Jalani Kisah Yang Ada. Ku Tak Pernah Merasa Jemu. Jika Kau Selalu Disampingku. Begitu Nyanyian Rinduku. Terserah Apa Kat
Nak
. Jauh Jalan Yang. Harus Kau Tempuh. Mungkin Samar. Bahkan Mungkin Gelap. Tajam Kerikil. Setiap Saat Menunggu. Engkau Lewat. Dengan Kaki.tak Bersepatu. Duduk Sini Nak Dekat Pada Bapak. Jangan Kau Gang
Ku Menanti Seorang Kekasih
Bila Mentari Bersinar Lagi. Hatiku Pun Ceria Kembali. Ku Tatap Mega Tiada Yang Hitam. Betapa Indah Hari Ini. Ku Menanti Seorang Kekasih. Yang Tercantik Yang Datang Di Hari Ini. Adakah Dia Kan Selalu S
Siang Seberang Istana
Seorang Anak Kecil Bertubuh Dekil. Tertidur Berbantal Sebelah Lengan. Berselimut Debu Jalanan. Rindang Pohon Jala Menunggu Lelah. Kawan Setia Sehabis Bekerja. Siang Di Seberang Sebuah Istana. Siang Di
Semoga Kau Tak Tuli Tuhan
Begitu Halus Tutur Katamu. Seolah Lagu Termerdu. Begitu Indah Bungabungamu. Diatas Karya Sulam Itu. Tampilkan Kebajikan Seorang Ibu. Dengarlah Detak Jantung Benihku. Yang Ku Tanam Di Rahim Mu. Seakan
Selamat Tinggal Malam
Slamat Tinggal Malam.yang Hitam.antar Aku Pergi.ikhlaskan. Lama Memang. Kita Berteman. Tempuh Jalan. Yang Kelam. Terima Kasih Malam.yang Hitam.banyak Kau Ajarkan.padaku. Sgala Dosa.sgala Luka. Sgala C
Samsara
Ooh Tentreming Ati Tentreming Donya Ooh. Uhhuhuhuhuhuhuuuhuhuhuhu. Uhhuhuhuhuhuh U Huhuhuhu. Bila Ruang Waktu Berbenturan. Bila Bintang Diganti Satelit. Manusia Bunuh Jarak. Evolusi Kehidupan. Makin J
Pulanglah (Untuk Alm. Munir)
Padi Menguning Tinggal Dipanen. Bening Air Dari Gunung. Ada Juga Yang Kekeringan Karena Kemarau. Semilir Angin Perubahan. Langit Mendung Kemerahan. Pulanglah Kitari Lembah Pesawahan. Selamat Jalan Pah
Potret Panen Mimpi Wereng
. Panen Tiba Petani Desa. Memetik Harapan. Bocah Bocah Berlari Lincah. Dipematang Sawah. Padi Menguning Lambai Menjuntai Ramai Dituai. Riuh Berlagu Lesung Bertalu Irama Merdu. Senja Datang Mereka Pula
Yang Terlupakan
Denting Piano. Kala Jemari Menari. Nada Merambat Pelan. Dikesunyian Malam. Saat Datang Rintik Hujan. Bersama Sebuah Bayang. Yang Pernah Terlupakan. Hati Kecil Berbisik. Untuk Kembali Padanya. Seribu K
Ijinkan Aku Menyayangimu
Andai Kau Ijinkan. Walau Sekejap Memandang. Kubuktikan Kepadamu. Aku Memiliki Rasa. Cinta Yang Kupendam. Tak Sempat Aku Nyatakan. Karena Kau Telah Memilih. Menutup Pintu Hatimu. Ijinkan Aku Membuktika
Ibu
Ribuan Kilo Jalan Yang Kau Tempuh. Lewati Rintang Untuk Aku Anakmu. Ibuku Sayang Masih Terus Berjalan. Walau Tapak Kaki Penuh Darah Penuh Nanah. Seperti Udara. Kasih Yang Engkau Berikan. Tak Mampu Ku
Gardu Induk Kontrakan
Tempat Tidur Rusak Tikus Kompor Minyak Yang Menghitam. Ruang Kecil Potret Buram. Namun Itu Singgah Nyata. Sulit Memang Jadi Buruh. Dipepet Beras Di Kejar Hutang. Belum Lagi Bayar Kontrakan. Tak Tersis
Frustrasi
Generasiku. Banyak Yang Frustasi. Broken Home. Istilah Bulebule Luar Negeri. Mereka Muak.liat Papimami Bertengkar. Mereka Jiji Liat Papimami Selalu Keluar. Ada Urusan Yang Tak Masuk Diakal. Mami Sibuk
Dongeng Sebelum Tidur
Jika Sepasang Monyet Tidur. Jadi Buyut Moyangku. Jika Buyut Moyangku Tidur. Jadi Kakek Dan Nenek Ku. Jika Kakek Dan Nenek Tidur. Jadi Ayah Dan Ibu. Dan Jika Ayah Dan Ibu Tidur. Jadi Sebiji Kepala Yait
Doa Pengobral Dosa
Disudut Dekat Gerbong. Yang Tak Terpakai. Perempuan Bermakeup Tebal. Dengan Rokok Ditangan. Menunggu Tamunya Datang. Berpisah Dari Ramai. Berteman Nyamuk Nakal. Dan Segumpal Harapan. Kapankah Datang.
Di Saat Minggu Masih Pagi
Ribuan Jiwa Melayang Pergi. Jutaan Hati Merintih Pasti. Saat Minggu Masih Pagi. Gempa Dan Tsunami Menghantam Negeri. Harta Benda Musnah Bersama Air Mata. Bayi Bayi Lepas Dari Pangkuan Ibunya. Tak Ada