#
Chord Title
101
Pesawat Tempurku
Waktu Kau Lewat. Aku Sedang Mainkan Gitar. Sebuah Lagu Yang Kunyanyikan. Tentang Dirimu. Seperti Kemarin. Kamu Hanya Lemparkan Senyum. Lalu Pergi Begitu Saja. Bagai Pesawat Tempur. Hei.kau Yang Manis.
102
Phk
Lelaki Renta Setengah Baya. Geram Di Trotoar Jalan. Saat Panas Tikam Kepala. Seorang Buruh Disingkirkan. Bising Mesin Menyulut Resah. Masih Bisa Engkau Pendam. Canda Anak Istri Di Rumah. Bangkitkan Ka
103
Pohon Untuk Kehidupan
. Hari Baru Datang Menjelang. Kehidupan Terus Berjalan. Pohonpohon Jadikan Teman. Kehidupan Agar Tak Berhenti. Bukalah Hatimu Rentangkan Tanganmu. Bumi Luas Terbentang. Satukan Hati Tanam Tak Henti. P
104
Potret Panen Mimpi Wereng
. Panen Tiba Petani Desa. Memetik Harapan. Bocah Bocah Berlari Lincah. Dipematang Sawah. Padi Menguning Lambai Menjuntai Ramai Dituai. Riuh Berlagu Lesung Bertalu Irama Merdu. Senja Datang Mereka Pula
105
Puing I
Chord Iwan Fals Puing 1. Puing Berserakan Di Segenap Penjuru. Bekas Pertempuran. Bau Amis Darah Sisa Asap Mesiu. Sesak Napasku. Mayatmayat Bergeletakan. Tak Terkubur Dengan Layak. Dan Burungburung Ban
106
Puing Ii
Perang Perang Lagi. Semakin Menjadi. Berita Ini Hari. Berita Jerit Pengungsi. Lidah Anjing Krempeng. Berdecak Keras Beringas. Melihat Tulang Belulang. Serdadu Boneka Yamg Malang. Tuhan Tolong Lah Tuha
107
Puisi Kota
Hujan Menangisi Kota Penuh Ilusi. Banyak Manusia Tapi Ku Sendiri. Terus Melangkah Terus Berjalan Kaki. Mungkin Hidup Ini Memang Begini. Bagai Puisi Mimpi Harus Dikejar. Tapi Kau Merasa Berlari Di Temp
108
Pulang Kerja
Kucing Hutan Ibu Dan Anak Berang Berang. Tikus Salju Dan Harimau Kumbang. Berwarna Coklat. Mereka Berkelahi Untuk Kehidupan. Yang Aku Rasakan Adalah Keseimbangan. Kucing Hutan Lari Karena Kalah Berkel
109
Pulanglah (Untuk Alm. Munir)
Padi Menguning Tinggal Dipanen. Bening Air Dari Gunung. Ada Juga Yang Kekeringan Karena Kemarau. Semilir Angin Perubahan. Langit Mendung Kemerahan. Pulanglah Kitari Lembah Pesawahan. Selamat Jalan Pah
110
Pun
Pun. Aku. Adalah Kesadaran Yang Berkelindan. Dengan Kesadaran Kesadaran Yang Lain. Beresonansi Menciptakan Gelombang Gelombang. Yang Menghidupkan Hidup. Aku. Adalah Masa Sekarang. Yang Membiarkan Masa
111
Rindu Tebal
Sewindu Sudah Lamanya Waktu. Tinggalkan Tanah Kelahiranku. Rinduku Tebal Kasih Yang Kekal. Detik Ke Detik Bertambah Tebal. Pagi Yang Ku Telusuri. Riuh Tak Bernyanyi. Malam Yang Aku Jalani. Sepi Tak Be
112
Rinduku
Tolong Rasakan Ungkapan Hati. Rasa Saling Memberi. Agar Semakin Erat Hati Kita. Jalani Kisah Yang Ada. Ku Tak Pernah Merasa Jemu. Jika Kau Selalu Disampingku. Begitu Nyanyian Rinduku. Terserah Apa Kat
113
Samsara
Ooh Tentreming Ati Tentreming Donya Ooh. Uhhuhuhuhuhuhuuuhuhuhuhu. Uhhuhuhuhuhuh U Huhuhuhu. Bila Ruang Waktu Berbenturan. Bila Bintang Diganti Satelit. Manusia Bunuh Jarak. Evolusi Kehidupan. Makin J
114
Sangkala
Apa Yang Kan Terjadi. Ketika Sosok Sangkala. Diberi Ruang Tuk Berkuasa. Kebanggaan Nan Semu. Kemegahan Dalam Penantian. Rusaknya Tata Kehidupan Bumi. Bayi Bayi Menjerit. Menerawang Maki Kerakusan. Aka
115
Sapuku, Sapumu, Sapu Sapu
Tukang Sapu Kuli Pu Besar Jasamu. Oh Kawan. Dengan Sapu Ganyang Sampah Dan Debu. Tuk Sesuap Makan. Hari Panas Hari Hujan. Memang Tantangan. Siapa Bilang Bukan. Namun Tugas Tetap Jalan. Absen Gaji Mela
116
Sarjana Muda
Berjalan Seorang Pria Muda. Dengan Jaket Lusuh Dipundaknya. Di Sela Bibir Tampak Mengering. Terselip Sebatang Rumput Liar. Jelas Menatap Awan Berarak. Wajah Murung Semakin Terlihat. Dengan Langkah Gon
117
Satu-Satunya
Haruskah Aku Bertekuk Lutut. Memohon Kau Terima Diriku. Kalau Perlu Kau Belah Dadaku. Agar Kau Tahu Isi Dalam Hatiku. Karena Hatiku Mengatakan Kamu. Yang Paling Mengerti. Diantara Yang Mengerti. Dan H
118
Selamat Tinggal Malam
Slamat Tinggal Malam.yang Hitam.antar Aku Pergi.ikhlaskan. Lama Memang. Kita Berteman. Tempuh Jalan. Yang Kelam. Terima Kasih Malam.yang Hitam.banyak Kau Ajarkan.padaku. Sgala Dosa.sgala Luka. Sgala C
119
Semoga Kau Tak Tuli Tuhan
Begitu Halus Tutur Katamu. Seolah Lagu Termerdu. Begitu Indah Bungabungamu. Diatas Karya Sulam Itu. Tampilkan Kebajikan Seorang Ibu. Dengarlah Detak Jantung Benihku. Yang Ku Tanam Di Rahim Mu. Seakan
120
Senandung Lirih
Kau Wanita Terindah. Yang Pernah Kutaklukkan. Kau Kenapa Kau Pergi. Kenapa Kau Pergi. Kau Wanita Terhebat. Yang Pernah Memelukku. Kau Kenapa Kau Pergi. Kenapa Kau Pergi. Helai Udara Di Sekitarku. Sena