Chordyes

Iwan Fals

Guitar Chords & Lyrics by Iwan Fals — Browse the Complete Collection

184 chords available

All Chords (184)

Pulanglah
Padi Menguning Tinggal Dipanen. Bening Air Dari Gunung. Ada Juga Yang Kekeringan. Karena Kemarau. Semilir Angin Perubahan. Langit Mendung Kemerahan. Pulanglah Kitari Lembah Pesawahan. Selamat Jalan Pa
Pulanglah (Untuk Alm. Munir)
Padi Menguning Tinggal Dipanen. Bening Air Dari Gunung. Ada Juga Yang Kekeringan Karena Kemarau. Semilir Angin Perubahan. Langit Mendung Kemerahan. Pulanglah Kitari Lembah Pesawahan. Selamat Jalan Pah
Pun
Pun. Aku. Adalah Kesadaran Yang Berkelindan. Dengan Kesadaran Kesadaran Yang Lain. Beresonansi Menciptakan Gelombang Gelombang. Yang Menghidupkan Hidup. Aku. Adalah Masa Sekarang. Yang Membiarkan Masa
Rindu Tebal
Sewindu Sudah Lamanya Waktu. Tinggalkan Tanah Kelahiranku. Rinduku Tebal Kasih Yang Kekal. Detik Ke Detik Bertambah Tebal. Pagi Yang Ku Telusuri. Riuh Tak Bernyanyi. Malam Yang Aku Jalani. Sepi Tak Be
Rinduku
Tolong Rasakan Ungkapan Hati. Rasa Saling Memberi. Agar Semakin Erat Hati Kita. Jalani Kisah Yang Ada. Ku Tak Pernah Merasa Jemu. Jika Kau Selalu Disampingku. Begitu Nyanyian Rinduku. Terserah Apa Kat
Rubah
Zaman Berubah Perilaku Tak Berubah. Orang Berubah Tingkah Laku Tak Berubah. Wajah Berubah Kok Menjadi Lebih Susah. Manusia Berubah Berubahrubah. Gandhi Yang Dicari Yang Ada Komedi. Revolusi Dinanti Ya
Samsara
Ooh Tentreming Ati Tentreming Donya Ooh. Uhhuhuhuhuhuhuuuhuhuhuhu. Uhhuhuhuhuhuh U Huhuhuhu. Bila Ruang Waktu Berbenturan. Bila Bintang Diganti Satelit. Manusia Bunuh Jarak. Evolusi Kehidupan. Makin J
Sang Petualang
Laut Biru Begitu Lapang. Dan Gelombang Menghalau Bosan. Petualang Bergerak Tenang. Melihat Diri Untuk Pergi Lagi. Ya Sejenak. Hanya Sejenak. Ia Membelai. Semua Luka. Ya Sekejap. Hanya Sekejap. Ia Meri
Sangkala
Apa Yang Kan Terjadi. Ketika Sosok Sangkala. Diberi Ruang Tuk Berkuasa. Kebanggaan Nan Semu. Kemegahan Dalam Penantian. Rusaknya Tata Kehidupan Bumi. Bayi Bayi Menjerit. Menerawang Maki Kerakusan. Aka
Sapuku, Sapumu, Sapu Sapu
Tukang Sapu Kuli Pu Besar Jasamu. Oh Kawan. Dengan Sapu Ganyang Sampah Dan Debu. Tuk Sesuap Makan. Hari Panas Hari Hujan. Memang Tantangan. Siapa Bilang Bukan. Namun Tugas Tetap Jalan. Absen Gaji Mela
Sarjana Muda
Berjalan Seorang Pria Muda. Dengan Jaket Lusuh Dipundaknya. Di Sela Bibir Tampak Mengering. Terselip Sebatang Rumput Liar. Jelas Menatap Awan Berarak. Wajah Murung Semakin Terlihat. Dengan Langkah Gon
Satu Satu
Satu Satu. Daun Berguguran. Jatuh Ke Bumi. Dimakan Usia. Tak Terdengar Tangis Tak Terdengar Tawa. Redalah Reda. Satu Satu. Tunas Muda Bersemi. Mengisi Hidup. Gantikan Yang Tua. Tak Terdengar Tangis Ta
Satu-Satunya
Haruskah Aku Bertekuk Lutut. Memohon Kau Terima Diriku. Kalau Perlu Kau Belah Dadaku. Agar Kau Tahu Isi Dalam Hatiku. Karena Hatiku Mengatakan Kamu. Yang Paling Mengerti. Diantara Yang Mengerti. Dan H
Selamat Tidur Sayang
Sayang Selamat Malam. Sayang Selamat Tidur. Sayang Mimpi Indah. Tentang Kau Dan Aku. Panggil Namaku Sebelum Tidur. Agar Ku Hadir Dalam Mimpimu. Kita Kan Terbang Diatas Awan. Berdua Selalu Berdua. Saya
Selamat Tinggal Malam
Slamat Tinggal Malam.yang Hitam.antar Aku Pergi.ikhlaskan. Lama Memang. Kita Berteman. Tempuh Jalan. Yang Kelam. Terima Kasih Malam.yang Hitam.banyak Kau Ajarkan.padaku. Sgala Dosa.sgala Luka. Sgala C
Semoga Kau Benar
Berbondongbondong Orang Cumbui Angan. Di Bibir Pelabuhan. Tinggalkan Tanah Lahir Desa Tercinta. Menuju Pulau Surga. Selamat Tinggal Semua. Bukan Aku Tak Cinta. Tiada Lagi Tersisa. Bahkan Mimpi Ku Bawa
Semoga Kau Tak Tuli Tuhan
Begitu Halus Tutur Katamu. Seolah Lagu Termerdu. Begitu Indah Bungabungamu. Diatas Karya Sulam Itu. Tampilkan Kebajikan Seorang Ibu. Dengarlah Detak Jantung Benihku. Yang Ku Tanam Di Rahim Mu. Seakan
Senandung Istri Bromocorah
Nak Berhentilah Jangan Sekolah. Bapakmu Sudah Tak Kerja. Nak Jangan Menangis. Memang Begini Keadaannya. Pangkalan Jatah. Ditoko Toko Dan Diparkiran. Sudah Bukan Milik Bapak Lagi. Nak Mari Berdoa. Agar
Senandung Lirih
Kau Wanita Terindah. Yang Pernah Kutaklukkan. Kau Kenapa Kau Pergi. Kenapa Kau Pergi. Kau Wanita Terhebat. Yang Pernah Memelukku. Kau Kenapa Kau Pergi. Kenapa Kau Pergi. Helai Udara Di Sekitarku. Sena
Serdadu
Isi Kepala. Dibalik Topi Baja. Semua Serdadu. Pasti Tak Jauh Berbeda. Tak Peduli Perwira. Bintara Atau Tamtama. Tetap Tentara. Kata Berita. Gagah Perkasa. Apa Lagi Sedang. Kokang Senjata. Persetan Sia