#
Chord Title
61
Jendela Kelas 1
Iwan Fals Jendela Kelas Satu Chord. Duduk Dipojok Bangku. Deretan Belakang. Didalam Kelas Penuh Dengan Obrolan. Selalu Mengacau Laju. Khayalan. Dari Jendela Kelas Yang. Tak Ada Kacanya. Dari Sana Pula
62
Jendela Kelas Satu
Duduk Dipojok Bangku Deretan Belakang. Didalam Kelas Penuh Dengan Obrolan. Selalu Mengacau Laju Khayalan. Dari Jendela Kelas Yang Tak Ada Kacanya. Dari Sana Pula Aku Mulai Mengenal. Seraut Wajah Beris
63
Kabar Aroma Tanah
Halilintar Bersahutan. Yang Berhembus Rontokan Daun. Bel Angin Terus Berbunyi. Saling Menimpali Dengan Suara Air. Aku Petik Gitarku. Di Sore Hari Terrindu. Diantara Gemuruh. Masa Depan Yang Sibuk. Kab
64
Kanjuruhan
Kanjuruhan. Kanjuruhan Banyak Ajarkan. Tentang Kebersamaan. Tentang Kepedulian. Bungabunga Yang Bermekaran. Disirami Airmata Dan Doadoa. Pergi Pergilah Kau Dengan Senang Hati. Tak Ada Yang Pernah Siap
65
Kata Siapa Cinta Itu Menyakitkan?
Kata Siapa Cinta. Itu Menyakitkan. Kata Siapa Rindu. Itu Menyedihkan. Jika Terasa Sakit. Mungkin Bukan Cinta. Jika Terasa Pedih. Mungkin Bukan Rindu. Cinta Sejati Takkan. Membuatmu Terluka. Rindu Alam
66
Kembang Pete
Ku Berikan Padamu Setangkai Kembang Pete. Tanda Cinta Abadi Namun Kere. Buang Jauhjauh Impian Mulukmu. Sebab Kita Tak Boleh Bikin Uang Palsu. Kalau Diantara Kita Jatuh Sakit. Lebih Baik Tak Usah Kedok
67
Kemesraan
Suatu Hari Dikala Kita Duduk Ditepi Pantai. Dan Memandang Ombak Dilautan Yang Kian Menepi. Burung Camar Terbang Bermain Diderunya Air. Suara Alam Ini Hangatkan Jiwa Kita. Sementara Sinar Surya Perlaha
68
Kemesraan
Suatu Hari. Dikala Kita Duduk Ditepi Pantai. Dan Memandang. Ombak Dilautan Yang. Kian Menepi. Burung Camar. Terbang Bermain. Diderunya Air. Suara Alam Ini. Hangatkan Jiwa Kita. Sementara. Sinar Surya
69
Kereta Tiba Pukul Berapa
Hilang Sabar Di Hati. Dan Tak Terbendung Lagi. Waktu Itu. Lama Memang Kutunggu. Kedatanganmu Sobat Karibku. Datang Telegram Darimu. Dua Hari Yang Lalu.tunggu Aku. Di Stasiun Kereta Itu Pukul Satu. Kup
70
Kota
Kota. Yang Ku Tinggali. Kini Tak Ramah Lagi. Orang. Orang Yang Lewat. Beri Senyumpun Enggan. Disini Aku Lahir. Disini Aku Besar. Disini Aku Merasa. Bodoh. Kota. Yang Ku Dambakan. Tawarkan Kekerasan. N
71
Ku Menanti Seorang Kekasih
Bila Mentari Bersinar Lagi. Hatiku Pun Ceria Kembali. Ku Tatap Mega Tiada Yang Hitam. Betapa Indah Hari Ini. Ku Menanti Seorang Kekasih. Yang Tercantik Yang Datang Di Hari Ini. Adakah Dia Kan Selalu S
72
Kumenanti Seorang Kekasih
Bila Mentari Bersinar Lagi. Hatiku Pun Ceria Kembali. Ku Tatap Mega Tiada Yang Hitam. Betapa Indah Hari Ini. Ku Menanti Seorang Kekasih. Yang Tercantik Yang Datang Di Hari Ini. Adakah Dia Kan Selalu S
73
Lagu Tiga (persoalan)
Aku Tunggu Kamu Di Tempat Ini. Di Puncak Bukit Yang Sepi Dan Dingin. Aku Percaya Kamu Pasti Sampai. Rasa Dan Akal Sehatku Mengatakan Itu. Saudaraku. Singkatnya Hari Yang Kita Punya. Begitu Banyak Memb
74
Lekaslah Sembuh
Engkau Yang Selalu Tersenyum. Membuat Tenang Orang Yang Ada Di Dekatmu. Tubuhmu Meliuk Di Alunan Lagulagu. Jemari Hidupmu Mencabik Dalam Diam. Bertahun Sudah Engkau Lewati. Perjalanan Hidup Yang Penuh
75
Libur Kecil Kaum Kusam
Nikmat Kau Hisap Asap Tembakau. Di Bangku Rumah Kontrakan. Sore Selesai Kerja Sehari. Tunggu Istri Berdandan. Janji Pergi Berkencan. Tak Kalah Dengan Orang Gedean. Dalam Rasakan Senang. Walau Lembaran
76
Lonteku
.2X. Hembusan Angin Malam Waktu Itu. Bawa Lariku Dalam Dekapanmu. Kau Usap Luka Di Sekujur Tubuh Ini. Sembunyilah Sembunyi. Ucapmu. Nampak Jelas Rasa Takut Diwajahmu. Saat Petugas Datang Mencariku. Lo
77
Luka Lama
Luka Lama Kambuh Kembali. Semakin Jelas Semakin Parah. Menjalar Di Setiap Hati. Janjijanji Dilangkah Ini. Hanya Usang Hanya Sentuh. Telinga Lalu Pergi. Bahkan Malam Yang Biasa Singgah. Enggan Menyapa
78
Manusia Setengah Dewa
Wahai Presiden Kami Yang Baru. Kamu Harus Dengar Suara Ini. Suara Yang Keluar Dari Dalam Goa. Goa Yang Penuh Lumut Kebosanan. Walau Hidup Adalah Permainan. Walau Hidup Adalah Hiburan. Tetapi Kami Tak
79
Masih Bisa Cinta
Hari Ini. Kau Patahkan Hatiku. Kau Patahkan Niatku. Kau Patahkan Semangatku. Entah Mengapa Ku Masih Bisa Cinta. Bisa Cinta Padamu Ku Maafkan Salahmu. Berjanjilah Berjanjilah Untuk. Datang Padaku. Liha
80
Mata Indah Bola Pingpong
Pria Mana Yang Tak Suka. Senyummu Juwita. Kalau Ada Yang Tak Suka. Mungkin Sedang Goblok. Engkau Baik Engkau Cantik. Kau Wanita Aku Cinta. Mata Indah Bola Pingpong. Masihkah Kau Kosong. Bolehkah Aku M