Chordyes

Iwan Fals

Guitar Chords & Lyrics by Iwan Fals — Browse the Complete Collection

184 chords available

All Chords (184)

Bung Hatta
Tuhan.terlalu Cepat Semua. Kau Panggil Satusatunya Yang Tersisa. Proklamator Tercinta. Jujur Lugu Dan Bijaksana. Mengerti Apa Yang Terlintas Dalam Jiwa. Rakyat Indonesia. Hujan Air Mata Dari Pelosok N
Berandal Malam Di Bangku Terminal
Sebentar Lagi Pagi Kan Datang. Walau Sang Bulan Malas Untuk Pulang. Dibangku Terminal Benakmu Bertanda. Gelisah Seorang Merasa Terbuang. Sedetik Ingatnya Seribu Angannya. Dambakan Malam Terus Berbinta
Belum Ada Judul
Pernah Kita Samasama Susah. Terperangkap Di Dingin Malam. Terjerumus Dalam Lubang Jalanan. Digilas Kaki Sang Waktu Yang Sombong. Terjerat Mimpi Yang Indah.lelah. Pernah Kita Samasama Rasakan. Panasnya
Adzan Subuh Masih Di Telinga
Ketika Fajar Menjelang. Terlihat Dia Melangkah Enggan. Seirama Dengan Dendang Subuh. Yang Singgah Dihati Keruh. Sempit Jalan Berdesak Bangunan. Memandang Sinis Mendakwa Bengis. Perempuan Satu Dan Hita
Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu
Tabir Gelap. Yang Dulu Hinggap. Lambat Laun. Mulai Terungkap. Labil Tawamu. Tak Pasti Tangismu. Jelas Membuat Aku Sangat. Ingin Mencari. Apa Yang Tersembunyi. Di Balik Manis Senyummu. Apa Yang Tersemb
Anak Zaman
Aku Tanamkan Benih Hidup. Aku Sirami Dengan Doa. Tumbuh Tumbuhlah Pohon Kehidupan. Mekar Mekarlah Bunga Harapan. Burung Terbang Menelan Bintang. Dingin Mencekam Menakutkan. Bunga Bunga Api Menari Nari
Anak Wayang
Mengembara Memahami Makna Cinta. Mengurai Kata Di Lautan Jiwa. Dihadapanmu Aku Tak Bisa Berdusta. Mencintaimu Adalah Mencintai Hidup. Anak Wayang Di Ambang Gamang. Berlayar Di Samudera Telanjang. Memb
Aku Berjalan (Kan Adakah)
Aku Berjalan Diatas Jembatan. Waktu Hari Siang. Tengah Keramaian Kota. Kupandang Kebawah Berhimpit Gubuk. Liar Tempat Tinggal. Gelandangan. Tampak Anak Kecil Gundul. Tenang Menggaruk Koreng. Ditepi Su
3 Bulan
Tiga Bulan Lamanya Kau Dalam Penjara. Teman. Seratus Butir Telur Ayam Di Pasar. Hilang Engkau Ganyang. Palu Keras Bapak Hakim Berbunyi Tegas. Terbayang. Bibir Sumbing Gigi Rompal Dapat Kupastikan. Mal
Aku Ada
Begitu Banyak Yang Berharap. Berbondongbondong Orang Kesana. Demi Saat Yang Sesaat. Walau Begitu Tetap Saja Pergi Kesana. Haru Biru Mengharu. Wajahwajah Baru Selalu Lahir. Memandang Dan Memanggilmangg
Pohon Untuk Kehidupan
. Hari Baru Datang Menjelang. Kehidupan Terus Berjalan. Pohonpohon Jadikan Teman. Kehidupan Agar Tak Berhenti. Bukalah Hatimu Rentangkan Tanganmu. Bumi Luas Terbentang. Satukan Hati Tanam Tak Henti. P
Perjalanan Waktu
Pagi Telah Datang Matahari Datang. Jelata Lewati Hari. Bersetubuh Dengan Waktu. Wajah Wajah Legam Matanya Membara. Membakar Bayangan Palsu. Peti Mati Diatas Langit. Oh Mereka Dihantam Kenyataan. Oh Me
Pelaut
Luasnya Tak Terhingga. Angin Bahkan Badai Adalah Temannya. Gemuruh Ombak Nyanyiannya. Tuk Hidup Yang Harus Diperjuangkan. Berhari Berbulan Dan Tahun. Ungkapkan Hati Pada Samudera. Amanah Ini Sudah Sur
Nyatakan Saja
Nyatakan Saja.apa Yang Terasa. Walau Pahit Biasanya. Jangan Disimpan Jangan Dipendam. Merdekakan Jiwa.bersuaralah Kawan. Bagai Ombak Dilautan. Pasti Lega Hatimu. Jangan Lagi Ragu. Walau Diam Adalah Em
Lekaslah Sembuh
Engkau Yang Selalu Tersenyum. Membuat Tenang Orang Yang Ada Di Dekatmu. Tubuhmu Meliuk Di Alunan Lagulagu. Jemari Hidupmu Mencabik Dalam Diam. Bertahun Sudah Engkau Lewati. Perjalanan Hidup Yang Penuh
Kereta Tiba Pukul Berapa
Hilang Sabar Di Hati. Dan Tak Terbendung Lagi. Waktu Itu. Lama Memang Kutunggu. Kedatanganmu Sobat Karibku. Datang Telegram Darimu. Dua Hari Yang Lalu.tunggu Aku. Di Stasiun Kereta Itu Pukul Satu. Kup
Manusia Setengah Dewa
Wahai Presiden Kami Yang Baru. Kamu Harus Dengar Suara Ini. Suara Yang Keluar Dari Dalam Goa. Goa Yang Penuh Lumut Kebosanan. Walau Hidup Adalah Permainan. Walau Hidup Adalah Hiburan. Tetapi Kami Tak
Terminal
Update Terbaru. Hangatnya Matahari. Membakar Tapak Kaki. Siang Itu Di Sebuah. Terminal Yang Tak Rapi. Wajah Pejalan Kaki. Kusut Mengutuk Hari. Jarijari Kekar Kondektur. Genit Goda Daki. Dari Sebelah W
Sore Tugu Pancoran
Si Budi Kecil. Kuyup Menggigil. Menahan Dingin. Tanpa Jas Hujan. Di Simpang Jalan. Tugu Pancoran. Tunggu Pembeli. Jajakan Koran. Menjelang Maghrib. Hujan Tak Reda. Si Budi Murung. Menghitung Laba. Sur
Badai Belum Berlalu
Dengar Suara.ramai Disana. Masih Ada Manusia.berbi.ca.ra. Kau Akan Ta.hu.janganlah Takut. Lupakan Pejamkanlah Dua Ma.ta.mu. Tidah Buah Hati. Ku Ada Bersamamu. Senyumlah Jangan Resah. Se.limuti.keragua