#
Chord Title
101
Guru Oemar Bakrie
Tas Hitam Dari Kulit Buaya. Selamat Pagi. Berkata Bapak Oemar Bakri. Ini Hari.i. Aku Rasa Kopi Nikmat Sekali. Tas Hitam Dari Kulit Buaya. Mari Kita Pergi. Memberi Pelajaran Ilmu. Pasti Itu. Murid Beng
102
Gardu Induk Kontrakan
Tempat Tidur Rusak Tikus Kompor Minyak Yang Menghitam. Ruang Kecil Potret Buram. Namun Itu Singgah Nyata. Sulit Memang Jadi Buruh. Dipepet Beras Di Kejar Hutang. Belum Lagi Bayar Kontrakan. Tak Tersis
103
Galang Rambu Anarki
Galang Rambu Anarki Anakku. Lahir Awal Januari Menjelang Pemilu. Galang Rambu Anarki Dengarlah. Terompet Tahun Baru Menyambutmu. Galang Rambu Anarki Ingatlah. Tangisan Pertamamu Ditandai Bbm. Membumbu
104
Gadis Tani
Siapakah Itu Yang Ada Di Balik. Rerumpunan Padi. Wajah Menunduk Mungkinkah Malu. Kulit Coklatmu Merindu. Lumpur Di Kaki Lumpur Di Tangan. Bahkan Di Wajah Dan Di Sekujur Badan. Tidak Membuat Kau Menjad
105
Frustrasi
Generasiku. Banyak Yang Frustasi. Broken Home. Istilah Bulebule Luar Negeri. Mereka Muak.liat Papimami Bertengkar. Mereka Jiji Liat Papimami Selalu Keluar. Ada Urusan Yang Tak Masuk Diakal. Mami Sibuk
106
Frustasi
Generasiku. Banyak Yang Frustasi. Broken Home. Istilah Bulebule Luar Negeri. Mereka Muak.liat Papimami Bertengkar. Mereka Jiji Liat Papimami Selalu Keluar. Ada Urusan Yang Tak Masuk Diakal. Mami Sibuk
107
Ethiopia
Dengar Rintihan. Berjuta Kepala. Waktu Lapar Menggila. Hamparan Manusia Tunggu Mati. Nyawa Tak Ada Arti. Kering Kerontang Meradang. Entah Sampai Kapan. Datang Tikam Nurani. Selaksa Doa Penjuru Dunia.
108
Entah
Entah Mengapa. Aku Tak Berdaya. Waktu Kau Bisikkan. Jangan Aku. Kau Tinggalkan. Tak Tahu Di Mana. Ada Getar Terasa. Waktu Kau Katakan. Ku Butuh Dekat Denganmu. Seperti Biasa. Aku Diam Tak Bicara. Hany
109
Dongeng Sebelum Tidur
Jika Sepasang Monyet Tidur. Jadi Buyut Moyangku. Jika Buyut Moyangku Tidur. Jadi Kakek Dan Nenek Ku. Jika Kakek Dan Nenek Tidur. Jadi Ayah Dan Ibu. Dan Jika Ayah Dan Ibu Tidur. Jadi Sebiji Kepala Yait
110
Doa Pengobral Dosa
Disudut Dekat Gerbong. Yang Tak Terpakai. Perempuan Bermakeup Tebal. Dengan Rokok Ditangan. Menunggu Tamunya Datang. Berpisah Dari Ramai. Berteman Nyamuk Nakal. Dan Segumpal Harapan. Kapankah Datang.
111
Di Saat Minggu Masih Pagi
Ribuan Jiwa Melayang Pergi. Jutaan Hati Merintih Pasti. Saat Minggu Masih Pagi. Gempa Dan Tsunami Menghantam Negeri. Harta Benda Musnah Bersama Air Mata. Bayi Bayi Lepas Dari Pangkuan Ibunya. Tak Ada
112
Di Mata Air Tidak Ada Air Mata
Memetik Gitar Dan Bernyanyi. Pada Waktu Tak Bertepi. Diatas Langit Dibawah Tanah. Di Hembus Angin Terseret Arus. Untuk Saudara Tercinta. Untuk Jiwa Yang Terluka. Dengar Lagu Suaraku Hilang. Sebab Hari
113
Desa
Desa Harus Jadi Kekuatan Ekonomi. Agar Warganya Tak Hijrah Kekota. Sepinya Desa Adalah Modal Utama. Untuk Bekerja Dan Mengembangkan Diri. Walau Lahan Sudah Menjadi Milik Kota. Bukan Berarti Desa Lemah
114
Dendam Damai
Tak Habis Pikir Aku Tak Mengerti. Mengapa Ada Orang Yang Senang Membunuh. Hanya Karena Uang Semata. Atau Demi Kuasa Dan Nama. Bagi Kita Rakyat Biasa. Tak Berdaya Ditodong Senjata. Mencuri Hidup Yang H
115
Demokrasi Nasi
Ada Lagi Sebuah Perkara. Tentang Nyawa Manusia. Kisah Ini Memang Sudah Lama. Tapi Benar Terjadi. Anak Seorang Menteri. Membuat Onar Lagi. Menembak Sampai Mati. Kok Nggak Ada Sangsi. Tentu Bukan Sesuai
116
Dan Orde Paling Baru
Kkn Berkembang Biak Sampai Kelurahan. Banyak Orang Kehilangan Pegangan. Perlu Pemimpin Yang Demokratis Tapi Bertangan Besi. Kata Seorang Tokoh Yang Baru Sembuh Dari Sakit. Sementara Rakyat Tak Peduli
117
Cinta Itu
Cinta Itu Mulia. Kasih Sayang Ada Di Dalamnya. Saling Memberi Saling Melayani. Saling Menyayangi Tidak Menyakiti. Lalu Lahirlah Kehidupan. Cinta Itu Sederhana. Nggak Nekoneko Ya Apa Adanya. Menerima S
118
Cikal
Kerbau Di Kepalaku Ada Yang Suci. Kerbau Di Kepalamu Senang Bekerja. Kerbau Di Sini. Teman Petani. Ular Di Negara Maju Menjadi Sampah Nuklir. Ular Di Dalam Buku Menjadi Hiasan. Tatto. Ular Di Sini. Me
119
Cik
Cepat Kemari Calon Istriku. Ajarkan Aku Setiap Pagi. Cium Mesra Bibirmu. Larilah Dekap Tubuhku Erat. Otak Ku Buntu Aku Tak Tau. Hadapi Soal Serupa Itu. Nona Cantik Calon Istriku Tolonglah Aku. Ikat Ha
120
Cemburu
Setiap Orang Berharap Hidupnya Lebih Baik. Dari Hari Ke Hari Dari Waktu Ke Waktu. Setiap Orang Tak Ingin Hidupnya Menderita. Tentu Saja Ingin Bahagia Tak Ingin Terhina. Tapi Mengapa. Begitu Banyak Yan