#
Chord Title
141
Angan Dan Ingin
Nanana Nanana Na. Nanana Nanana Na. Nanana Nanana Na. Nanana Nanana. Sambil Tersenyum Dan Tanpa Beban. Ooho Ho. Sepanjang Jalan Menarik Perhatian. Ooho Ho. Rambutnya Panjang. Rampingnya Pinggang. Cela
142
Anak Zaman
Aku Tanamkan Benih Hidup. Aku Sirami Dengan Doa. Tumbuh Tumbuhlah Pohon Kehidupan. Mekar Mekarlah Bunga Harapan. Burung Terbang Menelan Bintang. Dingin Mencekam Menakutkan. Bunga Bunga Api Menari Nari
143
Anak Wayang
Mengembara Memahami Makna Cinta. Mengurai Kata Di Lautan Jiwa. Dihadapanmu Aku Tak Bisa Berdusta. Mencintaimu Adalah Mencintai Hidup. Anak Wayang Di Ambang Gamang. Berlayar Di Samudera Telanjang. Memb
144
Alasan
Satu Pengumuman. Buat Pemuda Dan Pemudi. Yang Tercinta Dan Tersayang. Bila Bapak Ibu Pergi. Ibu Pamit Arisan. Dan Bapak Pamit Rapat Kerja. Itu Tandanya Engkau Harus Waspada. Lebih Baik Kau Tegur Saja.
145
Aku Milikmu
Kupikir Kau Sudah. Melupakan Aku. Ternyata Hatimu. Masih Membara Untukku. Waktu Kan Berlalu. Tapi Tidak Cintaku. Dia Mau Menunggu. Untukmu Untukmu. Aku Milikmu Malam Ini. Kan Memelukmu Sampai Pagi. Ta
146
Aku Bukan Pilihan
Kini Ku Mengungkap Tanya. Siapakah Dirinya. Yang Mengaku Kekasih Itu. Aku Tak Bisa Memahami. Ketika Malam Tiba. Ku Rela Kau Berada. Dengan Siapa Kau Melewatinya. Aku Tak Bisa Memahami. Aku Lelaki Tak
147
Aku Berjalan (Kan Adakah)
Aku Berjalan Diatas Jembatan. Waktu Hari Siang. Tengah Keramaian Kota. Kupandang Kebawah Berhimpit Gubuk. Liar Tempat Tinggal. Gelandangan. Tampak Anak Kecil Gundul. Tenang Menggaruk Koreng. Ditepi Su
148
Aku Antarkan
Aku Antar Kau Sore Pukul Lima. Laju Roda Dua Seperti Malas Tak Beringas. Langit Mulai Gelap Sebentar Lagi Malam. Namun Kau Harus Kembali. Tinggalkan Kota Ini. Saat Lampulampu Mulai Dinyalakan. Semakin
149
Aku Ada
Begitu Banyak Yang Berharap. Berbondongbondong Orang Kesana. Demi Saat Yang Sesaat. Walau Begitu Tetap Saja Pergi Kesana. Haru Biru Mengharu. Wajahwajah Baru Selalu Lahir. Memandang Dan Memanggilmangg
150
Aji Mumpung
Ho O Oo Oo. Ho O Oo Oo. Di Suatu Zaman Orang Pada Gila Gilaan. Saling Cari Kesempatan Dalam Kesempitan. Memupuk. Kekayaan. Mengejar. Kedudukan. Berlomba. Mumpung Ada. Kesempatan. Kesempatan. Semua Ora
151
Adzan Subuh Masih Di Telinga
Ketika Fajar Menjelang. Terlihat Dia Melangkah Enggan. Seirama Dengan Dendang Subuh. Yang Singgah Dihati Keruh. Sempit Jalan Berdesak Bangunan. Memandang Sinis Mendakwa Bengis. Perempuan Satu Dan Hita
152
Abadi
Saling Berbagi. Saling Menyayangi. Bersatu Untuk Hidup. Untuk Hidup Yang Lebih Baik. Duduk Tenanglah. Lihat Rasakan. Katakan Kebutuhanmu. Jujah Dengan Suara Hatimu. Sudah Bersyukurkah Kamu. Air Yang K
153
3 Bulan
Tiga Bulan Lamanya Kau Dalam Penjara. Teman. Seratus Butir Telur Ayam Di Pasar. Hilang Engkau Ganyang. Palu Keras Bapak Hakim Berbunyi Tegas. Terbayang. Bibir Sumbing Gigi Rompal Dapat Kupastikan. Mal
154
17 Juli 1996
Gonjangganjing Gonggongan Anjing. Anjing Herder Sampai Anjing Peking. Darderdor Otak Digedor. Dengan Pelor Hati Diteror. Oh Ooh. Ooh. Oh Oh.ooh. Ngeles. Sassissus Dengar Desasdesus. Banyak Kasus Bikin