#
Chord Title
81
Patah
Tak Mudah Untukku. Melupakan Semua. Yang Pernah Terjadi. Kau Begitu Dalam. Tlah Tertanam Di Hati. Dan Hidupku. Ku Sesali Semua. Kehilangan Dirimu. Membuatku Tersadar. Apa Yang Harus. Aku Lakukan. Bila
82
Para Tentara
Para Tentara Jangan Pukul Kami. Kami Tak Kuat Menahan Rasa Sakit. Kami Di Sini Atas Dasar Nurani. Atas Dasar Akal Sehat Kami. Yang Terus Menjerit. Ingin Berbuat. Para Tentara Jangan Siksa Teman Kami.
83
Para Penerka
.Bicarakan Kehidupan. Tentang Manusia.dengar Para Penerka. Saling Menerka.perhatikan Keributan. Pada Sesama.semua Saling Mencerca. Saling Mencela.menghitam Hati Penuh Kebencian. Bersahutsahutan.meneba
84
Pak Tua
Aa. Aa. Aa. Kamu Yang Sudah Tua. Apa Kabarmu. Katanya Baru Sembuh. Katanya Sakit. Jantung Ginjal Dan En Cok. Sedikit Sarap. Hatihati Pak Tua Istirahatlah. Diluar Banyak Angin. Kamu Yang Murah Senyum.
85
P.h.k
Lelaki Renta Setengah Baya. Geram Di Trotoar Jalan. Saat Panas Tikam Kepala. Seorang Buruh Disingkirkan. Bising Mesin Menyulut Resah. Masih Bisa Engkau Pendam. Canda Anak Istri Di Rumah. Bangkitkan Ka
86
Oemar Bakri
Tas Hitam Dari Kulit Buaya. Selamat Pagi. Berkata Bapak Oemar Bakri. Ini Hari Hi. Aku Rasa Kopi Nikmat Sekali. Tas Hitam Dari Kulit Bua Ya. Mari Kita Pergi. Memberi Pelajaran Ilmu Pasti. Itu Murid Ben
87
Obat Awet Muda
Tantetante Yang Kesepian. Bertingkah Seperti Perawan. Berlombalomba Mencari Pasangan. Persis Oplet Tua Yang Cari Omprengan. Di Ujung Jalan. Saling Berebut Cari Muatan. Selop Dasi Gaun Model Paris. Eye
88
Nyatakan Saja
Nyatakan Saja.apa Yang Terasa. Walau Pahit Biasanya. Jangan Disimpan Jangan Dipendam. Merdekakan Jiwa.bersuaralah Kawan. Bagai Ombak Dilautan. Pasti Lega Hatimu. Jangan Lagi Ragu. Walau Diam Adalah Em
89
Nyanyianmu
Kau Petik Gitar. Nyanyikan Lagu. Perlahan. Usap Hatiku. Terucap Janji. Ku Untukmu. Tenggelamku. Di Tembangmu. Tulikanlah Kedua. Telingaku. Butakanlah Kedua Bola Mataku. Agar Tak Kulihat Dan. Kudengar.
90
Neraka Yang Asyik
Oh Oh Oh. Kenikmatanmu. Oh Oh Oh. Memanggil Hasratku. Bangkitkan Khayal Biru. Memacu Rindu Dan Nafsu. Oh Oh Oh. Kau Wanita Cantik. Oh Oh Oh. Neraka Yang Asyik. Di Antara Gerakmu. Janjikan Surga Dan Ma
91
Negeriku (Ngeriku)
Bersih Bersih Bersih. Bersihlah Negeriku. Malu Malu Malu. Malulah Hati. Kotornya Teramat Gawat. Ya Kotornya Sangat. Inilah Amanah. Yang Menjadi Keramat. Bersih Bersih Bersih. Bersihlah Diri. Sebelum M
92
Negeri Kaya
Negeri Ini Memang Kaya. Kaya Orangnya Kaya Binatangnya. Kaya Alamnya Kaya Budayanya. Negeri Ini Memang Kaya. Kaya Pejabatnya Kaya Penjahatnya. Kaya Idenya Kaya Sejarahnya. Negeri Ini Memang Kaya. Hey
93
Nak
. Jauh Jalan Yang. Harus Kau Tempuh. Mungkin Samar. Bahkan Mungkin Gelap. Tajam Kerikil. Setiap Saat Menunggu. Engkau Lewat. Dengan Kaki.tak Bersepatu. Duduk Sini Nak Dekat Pada Bapak. Jangan Kau Gang
94
Mimpi Yang Terbeli
Berjalan Di Situ Di Pusat Pertokoan. Melihat Barangbarang. Yang Jenisnya Beraneka Ragam. Cari Apa Di Sana Pasti Tersedia. Asal Uang Di Kantong Cukup. Tentu Tak Ada Soal. Aku Ingin Membeli Kamu Ingin M
95
Merdeka
Merdeka. Merdeka. Merdeka. Merdeka. Merdeka. Merdeka. Hatiku Merdeka. Pikiranku Merdeka. Hati Dan Pikiranku Merdeka. Merdeka. Merdeka. Merdeka. Dari Kebodohan. Dari Kemiskinan. Dari Ketakutan. Merdeka
96
Matahari Bulan Dan Bintang
Aku Sedang Susah. Perang Saudara Di Depan Mata. Sana Teman Sini Kawan. Korban Sudah Berjatuhan. Dimana Tempatkan Diri. Banyak Orang Yang Kehilangan Diri. Wakil Rakyatnya Malah Dagelan. Sedangkan Para
97
Mata Indah Bola Pingpong
Pria Mana Yang Tak Suka. Senyummu Juwita. Kalau Ada Yang Tak Suka. Mungkin Sedang Goblok. Engkau Baik Engkau Cantik. Kau Wanita Aku Cinta. Mata Indah Bola Pingpong. Masihkah Kau Kosong. Bolehkah Aku M
98
Masih Bisa Cinta
Hari Ini. Kau Patahkan Hatiku. Kau Patahkan Niatku. Kau Patahkan Semangatku. Entah Mengapa Ku Masih Bisa Cinta. Bisa Cinta Padamu Ku Maafkan Salahmu. Berjanjilah Berjanjilah Untuk. Datang Padaku. Liha
99
Manusia Setengah Dewa
Wahai Presiden Kami Yang Baru. Kamu Harus Dengar Suara Ini. Suara Yang Keluar Dari Dalam Goa. Goa Yang Penuh Lumut Kebosanan. Walau Hidup Adalah Permainan. Walau Hidup Adalah Hiburan. Tetapi Kami Tak
100
Luka Lama
Luka Lama Kambuh Kembali. Semakin Jelas Semakin Parah. Menjalar Di Setiap Hati. Janjijanji Dilangkah Ini. Hanya Usang Hanya Sentuh. Telinga Lalu Pergi. Bahkan Malam Yang Biasa Singgah. Enggan Menyapa