#
Chord Title
81
Lekaslah Sembuh
Engkau Yang Selalu Tersenyum. Membuat Tenang Orang Yang Ada Di Dekatmu. Tubuhmu Meliuk Di Alunan Lagulagu. Jemari Hidupmu Mencabik Dalam Diam. Bertahun Sudah Engkau Lewati. Perjalanan Hidup Yang Penuh
82
Lagu Tiga (persoalan)
Aku Tunggu Kamu Di Tempat Ini. Di Puncak Bukit Yang Sepi Dan Dingin. Aku Percaya Kamu Pasti Sampai. Rasa Dan Akal Sehatku Mengatakan Itu. Saudaraku. Singkatnya Hari Yang Kita Punya. Begitu Banyak Memb
83
Kumenanti Seorang Kekasih
Bila Mentari Bersinar Lagi. Hatiku Pun Ceria Kembali. Ku Tatap Mega Tiada Yang Hitam. Betapa Indah Hari Ini. Ku Menanti Seorang Kekasih. Yang Tercantik Yang Datang Di Hari Ini. Adakah Dia Kan Selalu S
84
Ku Menanti Seorang Kekasih
Bila Mentari Bersinar Lagi. Hatiku Pun Ceria Kembali. Ku Tatap Mega Tiada Yang Hitam. Betapa Indah Hari Ini. Ku Menanti Seorang Kekasih. Yang Tercantik Yang Datang Di Hari Ini. Adakah Dia Kan Selalu S
85
Kota
Kota. Yang Ku Tinggali. Kini Tak Ramah Lagi. Orang. Orang Yang Lewat. Beri Senyumpun Enggan. Disini Aku Lahir. Disini Aku Besar. Disini Aku Merasa. Bodoh. Kota. Yang Ku Dambakan. Tawarkan Kekerasan. N
86
Kereta Tiba Pukul Berapa
Hilang Sabar Di Hati. Dan Tak Terbendung Lagi. Waktu Itu. Lama Memang Kutunggu. Kedatanganmu Sobat Karibku. Datang Telegram Darimu. Dua Hari Yang Lalu.tunggu Aku. Di Stasiun Kereta Itu Pukul Satu. Kup
87
Kemesraan
Suatu Hari Dikala Kita Duduk Ditepi Pantai. Dan Memandang Ombak Dilautan Yang Kian Menepi. Burung Camar Terbang Bermain Diderunya Air. Suara Alam Ini Hangatkan Jiwa Kita. Sementara Sinar Surya Perlaha
88
Kemesraan
Suatu Hari. Dikala Kita Duduk Ditepi Pantai. Dan Memandang. Ombak Dilautan Yang. Kian Menepi. Burung Camar. Terbang Bermain. Diderunya Air. Suara Alam Ini. Hangatkan Jiwa Kita. Sementara. Sinar Surya
89
Kembang Pete
Ku Berikan Padamu Setangkai Kembang Pete. Tanda Cinta Abadi Namun Kere. Buang Jauhjauh Impian Mulukmu. Sebab Kita Tak Boleh Bikin Uang Palsu. Kalau Diantara Kita Jatuh Sakit. Lebih Baik Tak Usah Kedok
90
Kata Siapa Cinta Itu Menyakitkan?
Kata Siapa Cinta. Itu Menyakitkan. Kata Siapa Rindu. Itu Menyedihkan. Jika Terasa Sakit. Mungkin Bukan Cinta. Jika Terasa Pedih. Mungkin Bukan Rindu. Cinta Sejati Takkan. Membuatmu Terluka. Rindu Alam
91
Kanjuruhan
Kanjuruhan. Kanjuruhan Banyak Ajarkan. Tentang Kebersamaan. Tentang Kepedulian. Bungabunga Yang Bermekaran. Disirami Airmata Dan Doadoa. Pergi Pergilah Kau Dengan Senang Hati. Tak Ada Yang Pernah Siap
92
Kabar Aroma Tanah
Halilintar Bersahutan. Yang Berhembus Rontokan Daun. Bel Angin Terus Berbunyi. Saling Menimpali Dengan Suara Air. Aku Petik Gitarku. Di Sore Hari Terrindu. Diantara Gemuruh. Masa Depan Yang Sibuk. Kab
93
Jendela Kelas Satu
Duduk Dipojok Bangku Deretan Belakang. Didalam Kelas Penuh Dengan Obrolan. Selalu Mengacau Laju Khayalan. Dari Jendela Kelas Yang Tak Ada Kacanya. Dari Sana Pula Aku Mulai Mengenal. Seraut Wajah Beris
94
Jendela Kelas 1
Iwan Fals Jendela Kelas Satu Chord. Duduk Dipojok Bangku. Deretan Belakang. Didalam Kelas Penuh Dengan Obrolan. Selalu Mengacau Laju. Khayalan. Dari Jendela Kelas Yang. Tak Ada Kacanya. Dari Sana Pula
95
Jatuh Cinta Malu Malu
Swit Swit. Jatuh Cinta. Malu Malu. Pada Sahabat. Karibku. Hey Senyum Di Bibirmu. Hey Membuatku Ngilu. Jatuh Cinta. Jadi Dungu. Susah Tidur. Badan Lesu. Hey Tahukah Kamu. Hey Aku Mengincarmu. Mengharap
96
Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi
Raung Buldozer Gemuruh Pohon Tumbang. Berpadu Dengan Jerit Isi Rimba Raya. Tawa Kelakar Badutbadut Serakah. Tanpa Hph Berbuat Semaunya. Lestarikan Alam Hanya Celoteh Belaka. Lestarikan Alam Mengapa Ti
97
Ijinkan Aku Menyayangimu
Andai Kau Ijinkan. Walau Sekejap Memandang. Kubuktikan Kepadamu. Aku Memiliki Rasa. Cinta Yang Kupendam. Tak Sempat Aku Nyatakan. Karena Kau Telah Memilih. Menutup Pintu Hatimu. Ijinkan Aku Membuktika
98
Ibu Pertiwi
Kulihat Ibu Pertiwi. Sedang Bersusah Hati. Air Matanya Berlinang. Mas Intannya Terkenang. Hutan Gunung Sawah Lautan. Simpanan Kekayaan. Kini Ibu Sedang Lara. Merintih Dan Berdoa. Kulihat Ibu Pertiwi.
99
Ibu
Ribuan Kilo Jalan Yang Kau Tempuh. Lewati Rintang Untuk Aku Anakmu. Ibuku Sayang Masih Terus Berjalan. Walau Tapak Kaki Penuh Darah Penuh Nanah. Seperti Udara. Kasih Yang Engkau Berikan. Tak Mampu Ku
100
Hutanku
Hutan Ditebang Kering Kerontang. Hutan Ditebang Banjir Datang. Hutan Ditebang Penyakit Meradang. Hutan Hutanku Hilang. Anak Negeri Bernasib Malang. Hutan Hutanku Hilang. Bangsa Ini Tenggelam. Adakah E