Chordyes

Iwan Fals

Guitar Chords & Lyrics by Iwan Fals — Browse the Complete Collection

184 chords available

All Chords (184)

Siang Pelataran Sd
Sentuhan. Angin Waktu Siang. Kibarkan Satu Kain Bendera Usang. Di Halaman Sekolah Dasar. Di Tengah Hikmat Anak Desa. Nyanyikan Lagu Bangsa. Bergemalah. Tegap Engkau Berdiri. Walau Tanpa Alas Kaki. Lan
Senandung Istri Bromocorah
Nak Berhentilah Jangan Sekolah. Bapakmu Sudah Tak Kerja. Nak Jangan Menangis. Memang Begini Keadaannya. Pangkalan Jatah. Ditoko Toko Dan Diparkiran. Sudah Bukan Milik Bapak Lagi. Nak Mari Berdoa. Agar
Untukmu Terkasih
Kasih Ketika Hati Rasa Dan Jiwa. Serta Apa Saja Yang Tersembunyi. Di Dada Ini Mulai Tergetar. Karena Keindahan Matamu. Karena Kelembutan Senyummu. Karena Taburan Kasihmu. Justru Bayangmu Makin Sulit K
Untuk Para Pengabdi
Kesetiaan Masih Ada. Setidaknya Menjadi Citacita. Itu Sebabnya Aku Disini Menemanimu. Siang Malam Kuberjaga. Di Relung Hatimu Di Dalam Benakmu. Di Setiap Langkahmu Mudah Mudahan Begitu. Silahkan Engka
Hidup Yang Hebat
Merdeka Atau Kita Mati. Semuanya Omong. Tanpa Memahami. Kebebasan Tanpa Empati. Ya Omong Doang. Ya Omong Kosong. Jangan Marah Marah Melulu. Tapi Ngga Pernah Ada Solusi. Jangan Marah Marah Melulu. Tapi
Yang Tercinta
Tidah Dalam Pelukanku. Lelaplah Dalam Mimpi Indah. Biarkanlah Sejenak Saja. Berlalu Semua Lukaluka. Tenanglah. Tenanglah. Hapuskan Semua Duka Derita. Tenanglah. Sayangku. Pastikan Ada Hari Yang Indah.
Ya Allah Kami
Ya Allah. Ya Tuhan Kami. Tolonglah. Tolong. Ya Allah. Ya Robbi. Engkaulah. Yang Paling Mengerti. Pikiran Dan Hati Ini Gelisah. Menimbang Masa Depan Dengan Gamang. Sungguh Hati Ini Tak Tenang. Sungguh
Terminal
Hangatnya Matahari Membakar Tapak Kaki. Siang Itu Disebuah Terminal Yang Tak Rapi. Wajah Pejalan Kaki Kusut Mengutuk Hari. Jarijari Kekar Kondektur Genit Goda Daki. Dari Sebelah Warung Sebuah Wc Umum.
Songsonglah
Lepaslah. Lepaslah Belenggu Ragu. Yang Membelit Hati. Langkahlah. Melangkah Dengan Pasti. Menuju Gerbang Baru. Songsonglah. Songsonglah Gelombang Waktu. Berenang Dengan Tenang. Hoo. Hooo.o. Hoooo. Ho.
Phinisi Membelah Laut Makassar
Phinisi Berlayar Membelah Samudra. Angin Selatan Membawa Cerita. Makassar Berdiri Dengan Dada Terbuka. Menyambut Dunia Dengan Jiwa Merdeka. Di Losari Senja Menyalakan Cahaya. Ombak Berbisik Tentang Ta
Phk
Lelaki Renta Setengah Baya. Geram Di Trotoar Jalan. Saat Panas Tikam Kepala. Seorang Buruh Disingkirkan. Bising Mesin Menyulut Resah. Masih Bisa Engkau Pendam. Canda Anak Istri Di Rumah. Bangkitkan Ka
Hutanku
Hutan Ditebang Kering Kerontang. Hutan Ditebang Banjir Datang. Hutan Ditebang Penyakit Meradang. Hutan Hutanku Hilang. Anak Negeri Bernasib Malang. Hutan Hutanku Hilang. Bangsa Ini Tenggelam. Adakah E
Gadis Tani
Siapakah Itu Yang Ada Di Balik. Rerumpunan Padi. Wajah Menunduk Mungkinkah Malu. Kulit Coklatmu Merindu. Lumpur Di Kaki Lumpur Di Tangan. Bahkan Di Wajah Dan Di Sekujur Badan. Tidak Membuat Kau Menjad
Pulang Kerja
Kucing Hutan Ibu Dan Anak Berang Berang. Tikus Salju Dan Harimau Kumbang. Berwarna Coklat. Mereka Berkelahi Untuk Kehidupan. Yang Aku Rasakan Adalah Keseimbangan. Kucing Hutan Lari Karena Kalah Berkel
Suhu
Kekerasan Ada Batasnya. Keluwesan Tak Ada Batasnya. Tak Ada Kudakuda. Yang Tak Bisa Dijatuhkan. Karena Itu Geseran Lebih Utama. Keunggulan Geseran. Terletak Pada Keseimbangan. Rahasia Keseimbangan Ada
Jendela Kelas Satu
Duduk Dipojok Bangku Deretan Belakang. Didalam Kelas Penuh Dengan Obrolan. Selalu Mengacau Laju Khayalan. Dari Jendela Kelas Yang Tak Ada Kacanya. Dari Sana Pula Aku Mulai Mengenal. Seraut Wajah Beris
Ya Ya, Oh Ya...!
Lagi Sebuah Kenyataan. Telah Kutemui. Dan Kini. Ku Hadapi. Di Malam Gelap Ini. Kebencian Dalam Hatiku. Yang Akrab Denganmu. Akhirnya. Menipuku. Hingga Lahirkan Rindu. Ya Ya Ya Oh Ya. Nafsuku Yang Memb
Untukmu Negeri
Perihnya Masih Terasa. Sakitnya Tak Terhingga. Nafsu Ingin Berkuasa. Sungguh Mahal Ongkosnya. Apapun Yang Kan Terjadi. Aku Tak Akan Lari. Apalagi Bersembunyi. Takkan Pernah Terjadi. Air Mata Darah Tel
Untuk Bram
Panjipanji Putihputih. Berkibar Setengah Tiang. Burungburung Merpati. Menebarkan Melati. Lampu Suci Dinyalakan. Dalang Tua Berdoa. Ooh Ooo. Wayang Kayon Diletakkan. Lakon Mulai Dilakukan. Rahasia Dibe
Tince Sukarti Binti Mahmud
Tince Sukarti Binti Mahmud. Kembang Desa Yang Berwajah Lembut. Kuning Langsat Warna Kulitnya. Maklum Ayah Arab Ibunda Cina. Tince Sukarti Binti Mahmud. Ikal Mayang Engkau Punya Rambut. Para Jejaka Tak