Chordyes

Iwan Fals

Guitar Chords & Lyrics by Iwan Fals — Browse the Complete Collection

184 chords available

All Chords (184)

Bencana Alam
Sekian Manusia Resah Menatap. Wajah Sesamanya. Duka Karena Bencana. Petaka Menimpa Diri Dan Dalam. Hatinya Berkata. Besarkah Dosa Hamba. Menjelang Saat Ajal Daku Membayang. Gapai Tangan Minta. Tolong
Belum Ada Judul
Pernah Kita Samasama Susah. Terperangkap Di Dingin Malam. Terjerumus Dalam Lubang Jalanan. Digilas Kaki Sang Waktu Yang Sombong. Terjerat Mimpi Yang Indah.lelah. Pernah Kita Samasama Rasakan. Panasnya
Barang Antik
Chord Iwan Fals Barang Antik. Berjalan Tersendat Diantara. Sedansedan Licin Mengkilat. Dengan Warna Pucat Dan Badan. Penuh Cacat Sedikit Berkarat. Hai Oplet Tua Dengan Bapak Supir Tua. Cari Penumpang
Bangunlah Putra Putri Pertiwi
Sinar Matamu Tajam Namun Ragu. Kokoh Sayapmu Semua Tahu. Tegap Tubuhmu Takkan Tergoyahkan. Kuat Jarimu Kala Mencengkeram. Bermacam Suku Yang Berbeda. Bersatu Dalam Cengkeramanmu. Angin Genit Mengelus
Bangsat
Sudahkah Kita Terbebas Dari Korupsi. Merdeka Tapi Koruptor Berkeliaran. Harihari Gelap Dimana Cahaya Itu. Harihari Gelap. Orang Miskin Tersenyum Padamu. Teganya Kau Beri Makan Keluargamu. Dengan Rejek
Bagimu
Salamku Bagimu. Para Pejuang. Salam Untuk Semua. Yang Tetap Mengabdi. Untuk Negeri. Kami Di Sini. Tak Berdaya. Hanya Bisa Kirimkan Doa. Agar Semua. Baikbaik. Saja. Jiwa Kami Tak Sehebat Kalian. Yang B
Badai Belum Berlalu
Dengar Suara.ramai Disana. Masih Ada Manusia.berbi.ca.ra. Kau Akan Ta.hu.janganlah Takut. Lupakan Pejamkanlah Dua Ma.ta.mu. Tidah Buah Hati. Ku Ada Bersamamu. Senyumlah Jangan Resah. Se.limuti.keragua
Awang Awang
Jika Kata Tak Lagi Bermakna. Lebih Baik Diam Saja. Jika Langkah Tak Lagi Bermata. Langkah Buta Terjang Saja. Jika Kata Tak Lagi Bermakna. Lebih Baik Diam Saja. Jika Langkah Tak Lagi Bermata. Langkah B
Asmara Dan Pancaroba
Awan Hitam Semakin Legam. Hujan Panas Silih Berganti. Gelombang Panas Menyengat Bumi. Insan Merintih Tak Berhenti. Rintih Tangis Di Malam Hari. Jerit Pilu Menyayat Kalbu. Wajah Sendu Menanti Pagi. Huj
Antara Aku Kau Dan Bekas Pacarmu
Tabir Gelap. Yang Dulu Hinggap. Lambat Laun. Mulai Terungkap. Labil Tawamu. Tak Pasti Tangismu. Jelas Membuat Aku Sangat. Ingin Mencari. Apa Yang Tersembunyi. Di Balik Manis Senyummu. Apa Yang Tersemb
Angan Dan Ingin
Nanana Nanana Na. Nanana Nanana Na. Nanana Nanana Na. Nanana Nanana. Sambil Tersenyum Dan Tanpa Beban. Ooho Ho. Sepanjang Jalan Menarik Perhatian. Ooho Ho. Rambutnya Panjang. Rampingnya Pinggang. Cela
Anak Zaman
Aku Tanamkan Benih Hidup. Aku Sirami Dengan Doa. Tumbuh Tumbuhlah Pohon Kehidupan. Mekar Mekarlah Bunga Harapan. Burung Terbang Menelan Bintang. Dingin Mencekam Menakutkan. Bunga Bunga Api Menari Nari
Anak Wayang
Mengembara Memahami Makna Cinta. Mengurai Kata Di Lautan Jiwa. Dihadapanmu Aku Tak Bisa Berdusta. Mencintaimu Adalah Mencintai Hidup. Anak Wayang Di Ambang Gamang. Berlayar Di Samudera Telanjang. Memb
Alasan
Satu Pengumuman. Buat Pemuda Dan Pemudi. Yang Tercinta Dan Tersayang. Bila Bapak Ibu Pergi. Ibu Pamit Arisan. Dan Bapak Pamit Rapat Kerja. Itu Tandanya Engkau Harus Waspada. Lebih Baik Kau Tegur Saja.
Aku Milikmu
Kupikir Kau Sudah. Melupakan Aku. Ternyata Hatimu. Masih Membara Untukku. Waktu Kan Berlalu. Tapi Tidak Cintaku. Dia Mau Menunggu. Untukmu Untukmu. Aku Milikmu Malam Ini. Kan Memelukmu Sampai Pagi. Ta
Aku Bukan Pilihan
Kini Ku Mengungkap Tanya. Siapakah Dirinya. Yang Mengaku Kekasih Itu. Aku Tak Bisa Memahami. Ketika Malam Tiba. Ku Rela Kau Berada. Dengan Siapa Kau Melewatinya. Aku Tak Bisa Memahami. Aku Lelaki Tak
Aku Berjalan (Kan Adakah)
Aku Berjalan Diatas Jembatan. Waktu Hari Siang. Tengah Keramaian Kota. Kupandang Kebawah Berhimpit Gubuk. Liar Tempat Tinggal. Gelandangan. Tampak Anak Kecil Gundul. Tenang Menggaruk Koreng. Ditepi Su
Aku Antarkan
Aku Antar Kau Sore Pukul Lima. Laju Roda Dua Seperti Malas Tak Beringas. Langit Mulai Gelap Sebentar Lagi Malam. Namun Kau Harus Kembali. Tinggalkan Kota Ini. Saat Lampulampu Mulai Dinyalakan. Semakin
Aku Ada
Begitu Banyak Yang Berharap. Berbondongbondong Orang Kesana. Demi Saat Yang Sesaat. Walau Begitu Tetap Saja Pergi Kesana. Haru Biru Mengharu. Wajahwajah Baru Selalu Lahir. Memandang Dan Memanggilmangg
Aji Mumpung
Ho O Oo Oo. Ho O Oo Oo. Di Suatu Zaman Orang Pada Gila Gilaan. Saling Cari Kesempatan Dalam Kesempitan. Memupuk. Kekayaan. Mengejar. Kedudukan. Berlomba. Mumpung Ada. Kesempatan. Kesempatan. Semua Ora