#
Chord Title
161
Tak Seimbang
Diam Ku Hanya Sanggup Terdiam. Di Saat Kau Menghilang. Menyimpan Seribu Kenangan. Terisakisak Suara Tangisku. Melawan Kenyataan. Habis Upayaku. Senyuman Terakhir Itu. Pecahkan Saraf Sadarku. Aku Harus
162
Kupu-kupu Hitam Putih
La Lala Lala Lalalala Lala. Lala Lala Lalalala Lala. Lala Lala Lalalala Lala. Menunggu Matahari Terbit. Di Musim Hujan. Mendung Menjadi Teman. Ada Juga Keindahannya. Butir Embun Yang Ada Di Daun. Baga
163
Isi Rimba Tak Ada Tempat Berpijak Lagi
Raung Buldozer Gemuruh Pohon Tumbang. Berpadu Dengan Jerit Isi Rimba Raya. Tawa Kelakar Badutbadut Serakah. Tanpa Hph Berbuat Semaunya. Lestarikan Alam Hanya Celoteh Belaka. Lestarikan Alam Mengapa Ti
164
Guru Oemar Bakrie
Tas Hitam Dari Kulit Buaya. Selamat Pagi. Berkata Bapak Oemar Bakri. Ini Hari.i. Aku Rasa Kopi Nikmat Sekali. Tas Hitam Dari Kulit Buaya. Mari Kita Pergi. Memberi Pelajaran Ilmu. Pasti Itu. Murid Beng
165
Siang Pelataran Sd
Sentuhan. Angin Waktu Siang. Kibarkan Satu Kain Bendera Usang. Di Halaman Sekolah Dasar. Di Tengah Hikmat Anak Desa. Nyanyikan Lagu Bangsa. Bergemalah. Tegap Engkau Berdiri. Walau Tanpa Alas Kaki. Lan
166
Jatuh Cinta Malu Malu
Swit Swit. Jatuh Cinta. Malu Malu. Pada Sahabat. Karibku. Hey Senyum Di Bibirmu. Hey Membuatku Ngilu. Jatuh Cinta. Jadi Dungu. Susah Tidur. Badan Lesu. Hey Tahukah Kamu. Hey Aku Mengincarmu. Mengharap
167
Puing Ii
Perang Perang Lagi. Semakin Menjadi. Berita Ini Hari. Berita Jerit Pengungsi. Lidah Anjing Krempeng. Berdecak Keras Beringas. Melihat Tulang Belulang. Serdadu Boneka Yamg Malang. Tuhan Tolong Lah Tuha
168
Serenade
Ku Datang Padamu. Ketika Anyelir Di Taman Masih. Berkerudung Embun. Di Ambang Malamku. Selaksa Kemelut Bermain Tanpa Terali. Khayalku Berarak. Ku Tawar Buatmu Mungkin Kau. Minat Menjamahnya. Di Bawah
169
Kembang Pete
Ku Berikan Padamu Setangkai Kembang Pete. Tanda Cinta Abadi Namun Kere. Buang Jauhjauh Impian Mulukmu. Sebab Kita Tak Boleh Bikin Uang Palsu. Kalau Diantara Kita Jatuh Sakit. Lebih Baik Tak Usah Kedok
170
Asmara Dan Pancaroba
Awan Hitam Semakin Legam. Hujan Panas Silih Berganti. Gelombang Panas Menyengat Bumi. Insan Merintih Tak Berhenti. Rintih Tangis Di Malam Hari. Jerit Pilu Menyayat Kalbu. Wajah Sendu Menanti Pagi. Huj
171
Bencana Alam
Sekian Manusia Resah Menatap. Wajah Sesamanya. Duka Karena Bencana. Petaka Menimpa Diri Dan Dalam. Hatinya Berkata. Besarkah Dosa Hamba. Menjelang Saat Ajal Daku Membayang. Gapai Tangan Minta. Tolong
172
Aku Milikmu
Kupikir Kau Sudah. Melupakan Aku. Ternyata Hatimu. Masih Membara Untukku. Waktu Kan Berlalu. Tapi Tidak Cintaku. Dia Mau Menunggu. Untukmu Untukmu. Aku Milikmu Malam Ini. Kan Memelukmu Sampai Pagi. Ta
173
Aku Berjalan (Kan Adakah)
Aku Berjalan Diatas Jembatan. Waktu Hari Siang. Tengah Keramaian Kota. Kupandang Kebawah Berhimpit Gubuk. Liar Tempat Tinggal. Gelandangan. Tampak Anak Kecil Gundul. Tenang Menggaruk Koreng. Ditepi Su
174
Mata Indah Bola Pingpong
Pria Mana Yang Tak Suka. Senyummu Juwita. Kalau Ada Yang Tak Suka. Mungkin Sedang Goblok. Engkau Baik Engkau Cantik. Kau Wanita Aku Cinta. Mata Indah Bola Pingpong. Masihkah Kau Kosong. Bolehkah Aku M
175
Doa Pengobral Dosa
Disudut Dekat Gerbong. Yang Tak Terpakai. Perempuan Bermakeup Tebal. Dengan Rokok Ditangan. Menunggu Tamunya Datang. Berpisah Dari Ramai. Berteman Nyamuk Nakal. Dan Segumpal Harapan. Kapankah Datang.
176
Buku Ini Aku Pinjam
Dia Tahu Dia Rasa. Cinta Ini Milik Kita. Dikantin Depan Kelasku Disana Kenal Dirimu. Yang Kini Tersimpan Dihati Jalani Kisah Sembunyi. Di Halte Itu Kutunggu Senyum Manismu Kekasih. Usai Dentang Bel Se
177
Anak Wayang
Mengembara Memahami Makna Cinta. Mengurai Kata Di Lautan Jiwa. Dihadapanmu Aku Tak Bisa Berdusta. Mencintaimu Adalah Mencintai Hidup. Anak Wayang Di Ambang Gamang. Berlayar Di Samudera Telanjang. Memb
178
Kemesraan
Suatu Hari Dikala Kita Duduk Ditepi Pantai. Dan Memandang Ombak Dilautan Yang Kian Menepi. Burung Camar Terbang Bermain Diderunya Air. Suara Alam Ini Hangatkan Jiwa Kita. Sementara Sinar Surya Perlaha
179
Penghibur Hati
Wahai Saudaraku Kita Tak Pernah Tahu. Mana Rejeki Kapan Jodoh Dan Ajalmu. Hanya Usaha Yang Kita Bisa. Sambil Terus Berdoa. Wahai Saudaraku Jangan Berkecil Hati. Apabila Engkau Belum Temukan Yang Inti.
180
Ethiopia
Dengar Rintihan. Berjuta Kepala. Waktu Lapar Menggila. Hamparan Manusia Tunggu Mati. Nyawa Tak Ada Arti. Kering Kerontang Meradang. Entah Sampai Kapan. Datang Tikam Nurani. Selaksa Doa Penjuru Dunia.