Chordyes

Feby Putri

Guitar Chords & Lyrics by Feby Putri — Browse the Complete Collection

33 chords available

All Chords (33)

Kembali Pulang
Sekedar Berandai. Menatapi Diri Ini. Berpencar Pergi Tuk Mencari. Apa Yang Lama Di Cari. Pergi Tanpa Pamrih. Pergi Tanpa Pamit Akan. Kesana Kemari Tanpa Arah. Serta Ratusan Makian. Kembali Pu Lang Tuk
Senandung Harapan
Telah. Terlewati Semua. Tentang Mimpi Yang Ingkar. Tentang Rasa Yang Lelah. Menyisakan Amarah. Dan Kita. Sempat Saling Berjarak. Mengenang Waktu Itu. Dipertemukan Lagi. Dalam Rasa Berbeda. Senandung H
Walau Berantakan
Walau Malam Tak Memberi. Kesempatan Tuk Berfikir Jelas. Walau Besar Rasa Dendam. Tetap Tak Cukup Kuat Membalas. Hmm Hmm. Walau Matimatian. Melawan Waktu Tetap. Dunia Tak Berhenti Terus Berjalan. Terap
Senyum Semu
Berjalan Sembari Sedikit. Lirik Kiri Dan Ke Kanan. Semua Megah Kalau Tidak. Jadi Pusat Perhatian. Berikan Senyum Terbaik. Walau Itu Semua Bohong. En.tah.be.ran.tah. Berada Di Antara. Ber.mu.ka Du. A.
Semoga Ada Waktu Luang
Duka. Yang Kuperankan. Tiada Lagi Menghalangiku. Suka. Yang Belum Pernah. Ku Tahu Apa Itu Maksudnya. Semasa Lamanya Bertumbuh. Hanya Bersama Bayang. Beginilah Adanya. Tanpa Belaian Kasih Sayang. Semog
Guratan Tangan
Yang Diberi Tanda Kurung. Merupakan Variasi Bass. Di Fret 2. Pilu Penuh Pertanyaan. Singgahnya Begitu Saja. Entah Hari Keberapa. Halaman Berapa. Berakhirnya Kapan. Hal Besar Telah Menjadi Kecil. Ala B
Perasa Yang Baru Tumbuh
Leburan Luka Menyisakan Kata Keluhan. Darimu Si Perasa Yang Baru Tumbuh. Pendewasaan Kau Sebutsebut Akan Biasa. Ternyata Memang Tak Sebiasa Itu. Walau Kadang Kau Ingin Mengangkat Tangan. Tuk Bicara At
Turut
Turut Tenang. Turut Duka. Menebaknebak. Menerkanerka. Turut Tenang Jika Kau. Tak Rasa Sakit Lagi. Turut Duka Mendalam. Hati Raga Diriku. Sedang Menebaknebak. Sedang Apakah Engkau. Menerkanerka Hadirmu
Tayangan Oleh Kepala
Pernah Kutanya Diri. Apakah Hati Kecilnya Sedang Bahagia. Apa Hanya Bahagia Palsu. Mengajukan Pertanyaan. Ternyata Jawabannya Tetesan Air Mata. Pikiran Ku Melayang. Ke Salah Satu Tayangan Oleh Kepala.
Daya Diri
Bersembunyi Dalam Kenyataannya. Hanya Jadi Makin Menimbun Luka. Lalu Ku Hanya Duduk. Dalam Lamunan Panjang. Sejenak Tak Terpikir. Akan Arah Pandang. Kan Ke Mana. Kau Heningkan Mimpimimpi. Dan Membawa
Dunia
Kehidupan Yang Berbeda Ternyata Tumbuh Rasa. Ragam Rupa Menyelimuti Raga. Sebab Kita Bernaung Di Satu Tempat. Bernama Dunia. Seperti Diketahui Dunia Adalah. Tempat Di Mana Kita Menimbun Cerita. Karena
Durasi
Sudah Lama Hening Suara. Sejak Membuka Lembaran Baru. Dan Sendiri. Sesekali Pulang. Meruntuhkan Dinding Rindu Bersua. Bersuara. Oh Perubahan Antara Kita. Ada Di Saat Masingmasing. Menjalani Hidup. Ter
Tangan-Tangan Ucap Perpisahan
Rangkaian Kata. Menyisakan Pikiran. Lancang Dan Tak Karuan. Bagaimana Menaklukkan. Tangantangan Yang. Ucapkan Perpisahan. Sampai Jumpa Diwaktu Lain. Dan Dipertemukan. Terukir Jelas Di Harihari. Tatapa
Menari Dengan Bebas
Rajutan Angin. Membelai Pelan Bermain. Riang Mengelilingi. Dalam Ragu. Dan Pertanyaan Yang Tak Terjawab. Teduhmu Menjadi Jawaban. Temani Aku Menjelajah. Di Ladang Kebebasan. Terlepas Dari Kerisauan. Y
Bagai Bintang Bulan
Masih Meratapi. Seruan Di Hati. Menyebut Satu Nama. Sudah Dalam Banyak Hari. Masih Ku Di Dalam. Rasa Yang Berdiam. Pikirku Akan Seram. Jika Mendatangkan Temaram. Waktu Yang Berjalan. Saksinya Berkesan
Andai Kata
Ku Tetap Disini. Menanam Harap. Untuk Kembali. Ke Masamasa. Yang Sempat Di Sebut Sebuah Rumah. Oh Andai Kata. Bisa Ku Lerai. Yang Tak Ku Suka. Pasti Berjarak. Takkan Dikenal Sebagai Peredam Kita. Abai
Detik, Menit, Jam
Lagilagi Satu Kalimat Terlontarkan. Dari Sekian Banyak Kebohongan. Entah Apa Penyebabnya. Bisa Tutupi Rasa Sakitku. Remuk Kian Hari Yang Memaksa. Ku Terus Disini. Tetap Tertuju Pada. Mau Tak Mau Ada.
Sendiri Dulu
Feby Putri Sendiri Dulu. Jika Bicara. Tentang Kita Yang Sekarang. Tak Ada Lagi Bayangnya. Tak Terpungkiri. Rasa Bahagiaku Dikala. Kita Merebut Hari. Tak Kasat Mata Kau Menghilang. Menyisakan Lara. Mem
Diri
Banyak Ragu Yang Menyapa. Sudah Banyak Kalinya. Tak Jua Ia Tetap. Bukan Sekedar Bicara. Mengajakku Ikuti. Alur Yang Diarahkan. Mengabaikan Gundah Yang Mengusik. Bergantikan Damai Yang Akan. Menetap Na
Dera
Badai Ribut. Merebut Perhatian Dalam. Penglihatanku Yang Lihai Akan Sunyi. Yang Leluasa Bisa Bergerak. Kadang Semua. Merasa Yang Paling Terbenar. Tanpa Sadar Satu Hal Akan Bisa. Terjadi Pada Waktunya.