#
Chord Title
1
Alih
Bergema Suara. Terngiang Kudengar. Terpaksa Ku Trima Semua. Katakata Yang Hina. Sam.pai Di Hari Ini. Te.patnya Ku Di Sini. Ku. Berjalan Menyusuri. Hal. Yang Ku Tak Tahu Pasti. Ter.isak Hati Ini. Me.na
2
Andai Kata
Ku Tetap Disini. Menanam Harap. Untuk Kembali. Ke Masamasa. Yang Sempat Di Sebut Sebuah Rumah. Oh Andai Kata. Bisa Ku Lerai. Yang Tak Ku Suka. Pasti Berjarak. Takkan Dikenal Sebagai Peredam Kita. Abai
3
Awal
Ja.tuh. Penggalan Dari Cerita Langkah Awal. Yang Wajar Adanya Yang Kerap Gagal. Tia.da. Tanding Sbagaimana Diri Sendiri. Tak Mesti Perankan Raga Yang Lain. Ke De.pankan Inginmu. Kepakkan Sayapmu Terba
4
Bagai Bintang Bulan
Masih Meratapi. Seruan Di Hati. Menyebut Satu Nama. Sudah Dalam Banyak Hari. Masih Ku Di Dalam. Rasa Yang Berdiam. Pikirku Akan Seram. Jika Mendatangkan Temaram. Waktu Yang Berjalan. Saksinya Berkesan
5
Berkesudahan
Bersemayam Dalam Ruang Kedap. Mendewasakan Diri Yang Tak Siap. Mesti Terlewat Kan Tetap. Melatih Batin Ku Anggap. Durasi Hari Membawa Ku Beranjak Jauh. Sekedar Jenaka Ingin Ku Rengkuh. Masih Berkelana
6
Cahaya
Wahai. Cahaya. Harap. Taklukkan. Gelap Yang Kerap Datang Hampiri. Selimuti Hari Memekik Menguasai. Tak Bisa. Jamah. Langkahlangkah. Mu Yang Tertampak Kumulai Malu. Tersipu Ku Malu Mu Terurai Candacand
7
Daya Diri
Bersembunyi Dalam Kenyataannya. Hanya Jadi Makin Menimbun Luka. Lalu Ku Hanya Duduk. Dalam Lamunan Panjang. Sejenak Tak Terpikir. Akan Arah Pandang. Kan Ke Mana. Kau Heningkan Mimpimimpi. Dan Membawa
8
Dera
Badai Ribut. Merebut Perhatian Dalam. Penglihatanku Yang Lihai Akan Sunyi. Yang Leluasa Bisa Bergerak. Kadang Semua. Merasa Yang Paling Terbenar. Tanpa Sadar Satu Hal Akan Bisa. Terjadi Pada Waktunya.
9
Detik, Menit, Jam
Lagilagi Satu Kalimat Terlontarkan. Dari Sekian Banyak Kebohongan. Entah Apa Penyebabnya. Bisa Tutupi Rasa Sakitku. Remuk Kian Hari Yang Memaksa. Ku Terus Disini. Tetap Tertuju Pada. Mau Tak Mau Ada.
10
Diri
Banyak Ragu Yang Menyapa. Sudah Banyak Kalinya. Tak Jua Ia Tetap. Bukan Sekedar Bicara. Mengajakku Ikuti. Alur Yang Diarahkan. Mengabaikan Gundah Yang Mengusik. Bergantikan Damai Yang Akan. Menetap Na
11
Dunia
Kehidupan Yang Berbeda Ternyata Tumbuh Rasa. Ragam Rupa Menyelimuti Raga. Sebab Kita Bernaung Di Satu Tempat. Bernama Dunia. Seperti Diketahui Dunia Adalah. Tempat Di Mana Kita Menimbun Cerita. Karena
12
Durasi
Sudah Lama Hening Suara. Sejak Membuka Lembaran Baru. Dan Sendiri. Sesekali Pulang. Meruntuhkan Dinding Rindu Bersua. Bersuara. Oh Perubahan Antara Kita. Ada Di Saat Masingmasing. Menjalani Hidup. Ter
13
Guratan Tangan
Yang Diberi Tanda Kurung. Merupakan Variasi Bass. Di Fret 2. Pilu Penuh Pertanyaan. Singgahnya Begitu Saja. Entah Hari Keberapa. Halaman Berapa. Berakhirnya Kapan. Hal Besar Telah Menjadi Kecil. Ala B
14
Halu
Senyumanmu. Yang Indah Bagaikan Candu. Ingin Trus Ku Lihat Walau. Ku Berandai. Kau Disini. Mengobati Rindu Ruai. Dalam Sunyi. Ku Sendiri Meratapi. Perasaan Yang Tak Jua Di Dengar. Takkan Apa. Bila Ras
15
Kembali Pulang
Kembali Pulang. Suara Kayu Feat. Feby Putri. Sekedar Berandai. Menatapi Diri Ini. Berpencar Pergi Tuk Mencari. Apa Yang Lama Di Cari. Pergi Tanpa Pamrih. Pergi Tanpa Pamit Akan. Kesana Kemari Tanpa Ar
16
Kembali Pulang
Sekedar Berandai. Menatapi Diri Ini. Berpencar Pergi Tuk Mencari. Apa Yang Lama Di Cari. Pergi Tanpa Pamrih. Pergi Tanpa Pamit Akan. Kesana Kemari Tanpa Arah. Serta Ratusan Makian. Kembali Pu Lang Tuk
17
Liar Angin
Chord Naik 1 Fret. Tak Sejalan Langkah Bersama. Bertujuan Tak Satu Arah. Utuh Dalam Perasaan. Harap Kenyataan Memihak. Jumpa Ria Dengan Sang Terang. Menuntunku Dalam Padam. Terdengarkah Di Sini. Masih
18
Menari Dengan Bebas
Rajutan Angin. Membelai Pelan Bermain. Riang Mengelilingi. Dalam Ragu. Dan Pertanyaan Yang Tak Terjawab. Teduhmu Menjadi Jawaban. Temani Aku Menjelajah. Di Ladang Kebebasan. Terlepas Dari Kerisauan. Y
19
Naradira
Binar Mata Penuh Harapan. Kini Tak Lagi Berbalasan. Air Mata Jatuh Beralasan. Risau Akan Bayangan. Kini Dipersimpangan Jalan. Pergi Yang Kau Mau Itu Pulang. Akankah. Hati Yang Hancur. Berkeping Satu.
20
Perasa Yang Baru Tumbuh
Leburan Luka Menyisakan Kata Keluhan. Darimu Si Perasa Yang Baru Tumbuh. Pendewasaan Kau Sebutsebut Akan Biasa. Ternyata Memang Tak Sebiasa Itu. Walau Kadang Kau Ingin Mengangkat Tangan. Tuk Bicara At