Wagiman Tua Menatap Jauh
Duduk Bersandar Pada Tangannya..
Kampung Halaman Terbayang Sepanjang Jalan
Dalam Ferry Yang Meloncat Ke Tanah Jawa..
Delapan Tahun Ia Tak Pulang
Kerinduan Itu Terus Memanggil..
Pada Desa Yang Terpaksa Ia Tinggalkan
Karena Tak Memberikan Lagi Harapan..
Chorus
Angin Bertiup Melemparkan Gelombang
Buih Di Buritan Melepaskan Kapal..
Wagiman Tua Menghela Napas Panjang..
Hoowo..
Harapan Dimana-Mana Ternyata Hampa..
(Ho..hooho..hooho..)
Wagiman Tua Beranak Lima..
Menggarap Tanah Bersama-Sama..
Namun Panen Hanya Idaman Saja (Hmmm..)
Tumbuhan Mengering Letih Sedih..
Chorus
Ferry Merapat Mengikatkan Tambang
Penumpang Turun Menjinjing Bawaan..
Wagiman Tua Tertegun Melihat Desanya..
Kini.. Tenggelam Ditelan.. Air Bendungan..
Delapan Tahun Ia Tak Pulang
Kerinduan Itu Terus Memanggil..
Pada Desa Yang Terpaksa Ia Tinggalkan
Karena Tak Memberikan Lagi Harapan..
Oh..ooho..ooho..
Oh..ooho..ooho..
Note: Nada Aslinya Intro Dari A