Chordyes

Franky Sahilatua

Guitar Chords & Lyrics by Franky Sahilatua — Browse the Complete Collection

83 chords available

All Chords (83)

Dalam Hujan
Walau Hujan Tercurah. Kehangatan Ada Padaku. Datanglah Engkau Bila Menggigil. Kita Bisa Saling Menyusupkan Jemari. Atau Bercakapcakap Di Beranda. Tetestetes Air Pada Kaca Jendela. Apakah Itu Percikan
Dari Sepi Kembali Ke Sepi
Dari Sepi. Kembali Ke Sepi. Ku Berjalan Mencari Kamu. Tapi Kamu. Selalu Tak Mau. Memberikan Kedua Tanganmu. Bukankah Kamu Bagai Angsa. Yang Tak Bisa Jalan Sendiri. Menuju Kolam Menyeberangi. Keremajaa
Di Balik Kaca Jendela
Ketika Hujan Datang. Meninggalkan Kemarau. Biarkan Langkahmu. Meninggalkan Diriku. Aku Hanya Berdiri. Memandang Jejak Langkahmu. Meski Hujan Datang. Membasah Wajahku. Jangan Lagi Kau Berdiri. Di Balik
Suara Dari Kemiskinan
Aku Adalah Papua. Aku Adalah Maluku. Akulah Nusa Tenggara. Akulah Sulawesi. Suara Dari Kemiskinan. Yang Tak Pernah Berujung. Semenjak Republik Ini Berdiri. Tanah Kami Tanah Kaya. Laut Kami Laut Kaya.
Asmara Dalam Sunyi
Seharusnya Engkau.di Sisiku. Mendengarkan Malam.tanpa Suara. Merebak Asmara.dalam Sunyi. Harapan Itu.kini Tenggelam. Bersama Malam.tak Berbintang. Engkau Berpaling.aku Sendiri. Langkahlangkah Kita.sal
Kisah Hidup
Hidup. Oh. Hidup. Kata Itu Begitu Indah. Dia Bisa Buat Kisah. Kisah Tentang Hidup. Aku. Yah Aku. Juga Pelaku Kisah Hidup. Tertawa Lalu Bersedih. Di Dalam Hidup Ini. Mengapa Harus Begitu. Tiada Aku Tau
Balada Ali Topan
Harihari Yang Hampa. Hari Yang Hampa. Melingkupi Dirinya. Dirinya. Rumahrumah Yang Gersang. Rumah Yang Gersang. Mebunuh Kasih Sayang. Ali Topan. Debudebu Jalanan. Mengusap Wajahnya. Temanteman Sejati.
Aku, Laut Dan Kamu
Angin Laut Buih Putih. Gulung Ombak Laju Kapalku Laju. Bawa Aku Pada Dia. Sebrang Sana Biar Rinduku Lepas. Tak Lagi Kutahan. Remas Jemarinya. Biru Hitam Langit Di Atas. Laut Gelap Hatiku Mengembara. P
Dara
Dara Yang Pernah Memasuki Hidupku. Begitu Lama Kau Tak Kembali. Ku Cari Di Antara Sejuta Keindahan. Yang Tersua Hanya Kerinduan. Aku Berdiri Di Tepi Perigi. Menatap Wajah Di Riak Air. Cahaya Fajar Mem
Lelaki Dan Telaga
Lelaki Hanya Berdiri. Di Tepian Telaga. Menyusuri Kesunyian Hati. Ada Rindu Dalam Hatinya. Ada Embun Jatuh Setitik. Di Ujung. Hatinya. Pada Air Ia Berkaca. Membayangkan Kekasih. Bersandar Pundak Di Si
Zaman Edan
Otak Kotor Hati Culas. Sikut Sana Sikut Sini. Korbannya. Tak Perduli. Tempel Sana Tempel Sini. Sembah Sana Sembah Sini. Demi Harta. Tak Perduli. Dunia Semakin Panas. Godaan Semakin Banyak. Janganlah.
Terminal
Hangatnya Matahari Membakar Tapak Kaki. Siang Itu Disebuah Terminal Yang Tak Rapi. Wajah Pejalan Kaki Kusut Mengutuk Hari. Jarijari Kekar Kondektur Genit Goda Daki. Dari Sebelah Warung Sebuah Wc Umum.
Pedalaman
Di Sini Mereka. Bersimbah Lumpur Dan Keringat. Di Sini Mereka. Damai Di Dalam Sepi. Alam Bagi Mereka. Adalah Sahabat Lama. Aku Yang Terjebak. Oleh Ambisi Kehidupan. Ketika Ku Lihat. Kehidupan Mereka.
Di Ladang Bunga
Kawan Lihatlah. Di Ujung Perkampungan. Perempuan Desa Beriringan. Di Desa Yang Bersemi. Warnawarna Indah. Rebah Di Ladang Bunga. Ada Perempuan Tersenyum. Berjalan Menggenggam Bunga. Ada Yang Sedang Be
Terminal
Hangatnya Matahari. Membakar Tapak Kaki. Siang Itu Di Sebuah. Terminal Yang Tak Rapi. Wajah Pejalan Kaki. Kusut Mengutuk Hari. Jarijari Kekar Kondektur. Genit Goda Daki. Dari Sebelah Warung. Sebuah Wc
Dewi Rindu
Mungkinkah Kasihmu Selalu. Berseri Di Sepanjang Waktu. Bila Ku Dengar. Kata Hatiku. Kasih Mesraku. Kepadamu. Maukah Dikau Menemani. Walau Hanya Di Dalam Hati. Bila Ku Pergi. Untuk Mencari. Bunga Abadi
Padang Bulan
Cahaya Kasih Sayang. Menaburi Malam. Hidayah Dan Rembulan. Menghadirkan Tuhan. Alam Raya Cakrawala. Pasrah Dan Sembahyang. Yang Palsu Ditanggalkan. Yang Sejati Datang. Tururu Ruru. Yang Dusta Dikuakka
Untukmu Gadisku
Dengar Angin Mengusik. Batang Batang Padi. Sebelum Matahari. Meninggalkan Senja. Dengar Juga Senandung. Di Balik Jendela. Sebelum Memasuki Sunyi. Rumah Kecil Bukalah. Pintu Pagarmu. Kan Kuajak Gadismu
Kemarin
Chord Naik 1 Fret. Kemarin. Kita Bertemu. Setelah Perpisahan Itu. Hati Terasa Bergetar. Kembali. Memang. Ku Akui. Sungguh Dalam Kehadiranmu. Pedihku Masih Terasa. Di Dada. Aku Tak Dapat Menahan Cembur
Bukan Dengan Air Mata
Usaplah. Air Matamu. Keringkan Basah Pipimu. Uu. Jangan Kau Tundukkan Wajahmu. Meski Badai Ini Datang Menghempas. Biarkan. Kulihat Wajahmu. Senyummu Untuk Yang Terakhir. Sebelum Aku Pergi Darimu. Dala