Pun..
Aku.. Adalah Kesadaran Yang Berkelindan
Dengan Kesadaran Kesadaran Yang Lain
Beresonansi Menciptakan Gelombang Gelombang
Yang Menghidupkan Hidup
Aku.. Adalah Masa Sekarang
Yang Membiarkan Masa Lalu Mengkristal..
Menjadi Sekarung Ingatan
Dan Merindu Masa Yang Akan Datang
Dengan Sejuta Misterinya..
Aku.. Adalah Engkau..
Yang Terduduk..
Dalam Segala Penantian
Yang Riuh Dalam Sunyi..
Yang Sendiri.. Di Keramaian..
Aku.. Adalah Yang Kau Butuhkan..
Seperti Aku.. Membutuhkanmu..
Dan Menjadi Esa..
Menahbiskan.. Bahwa..
Keakuan Sejatinya
Adalah Jamak Yang Tunggal..
Aku.. Adalah Kau Yang Dilumat Waktu
Yang Bergerak Lurus Kedepan..
Waktu Yang Tak Mengenal Apa Dan Siapa
Yang Lambat Maka Ia Tertinggal..
Yang Bergegas.. Maka Ia Berpaut..
Namun Tak Penting
Apakah Aku Tertinggal Aku Berpaut
Yang Terpenting Ialah
Kita Yang Senantiasa Memaknai
Setiap Derap Langkah Waktu Yang Teratur
Melintas Menuju Khitahnya
Aku.. Adalah Kau
Yang Sejatinya Tunduk Pada Harmoni
Mengakui Bahwa Perbedaan
Adalah Sebuah Keindahan Yang Luhur
Aku.. Adalah Kau Yang Merupakan Satu
Dari Jutaan Benih Lainnya
Yang Disemai Dihamparan Semesta Raya
Tumbuh.. Menjadi Wakil Wakil..
Keagungan Illahi..
Yang Mengasihi Dan Menyayangi..
Aku.. Adalah Kau..
Yang Mula Dengan Lahir..
Yang Usai Dengan Mati..
Kau.. Pun Aku..
Hmm Mm.. Hmmmm..
Pun..
Aku.. Adalah Kesadaran Yang Berkelindan
Dengan Kesadaran Kesadaran Yang Lain
Beresonansi Menciptakan Gelombang Gelombang
Yang Menghidupkan Hidup
Aku.. Adalah Masa Sekarang
Yang Membiarkan Masa Lalu Mengkristal..
Menjadi Sekarung Ingatan
Dan Merindu Masa Yang Akan Datang
Dengan Sejuta Misterinya..
Aku.. Adalah Engkau..
Yang Terduduk..
Dalam Segala Penantian
Yang Riuh Dalam Sunyi..
Yang Sendiri.. Di Keramaian..
Aku.. Adalah Yang Kau Butuhkan..
Seperti Aku.. Membutuhkanmu..
Dan Menjadi Esa..
Menahbiskan.. Bahwa..
Keakuan Sejatinya
Adalah Jamak Yang Tunggal..
Aku.. Adalah Kau Yang Dilumat Waktu
Yang Bergerak Lurus Kedepan..
Waktu Yang Tak Mengenal Apa Dan Siapa
Yang Lambat Maka Ia Tertinggal..
Yang Bergegas.. Maka Ia Berpaut..
Namun Tak Penting
Apakah Aku Tertinggal Aku Berpaut
Yang Terpenting Ialah
Kita Yang Senantiasa Memaknai
Setiap Derap Langkah Waktu Yang Teratur
Melintas Menuju Khitahnya
Aku.. Adalah Kau
Yang Sejatinya Tunduk Pada Harmoni
Mengakui Bahwa Perbedaan
Adalah Sebuah Keindahan Yang Luhur
Aku.. Adalah Kau Yang Merupakan Satu
Dari Jutaan Benih Lainnya
Yang Disemai Dihamparan Semesta Raya
Tumbuh.. Menjadi Wakil Wakil..
Keagungan Illahi..
Yang Mengasihi Dan Menyayangi..
Aku.. Adalah Kau..
Yang Mula Dengan Lahir..
Yang Usai Dengan Mati..
Kau.. Pun Aku..
Hmm Mm.. Hmmmm..