Akan
Selalu Ada Marah Di Teras Rumahmu
Ia
Tertidur Nyenyak, Tak Mau Diganggu
Duduk Di Meja Makan
Bersandar Tanpa Beban
Kau Hanya Menyaksikan
Ketakutan
Semerah Api Yang Abadi
Di Neraka Dari Mana Ayahmu Datang
Semerah Marah Yang Kau Simpan
Di Antara Jemari Kecil Yang
Ada Di Tubuh Besarmu
Akan
Selalu Ada Kasar Di Garis Tanganmu
Tak Peduli
Seberapa Sering Kau Meminta Ampun
Berharap Lebih Lembut
Menutupi Amarahmu
Kau Melihat Dari Luar
Ketakutan
Di Kamar Itu
Ibu Melahirkan Rasa Marah
Ia Menangis
Mencari-Cari Di Mana Ayah
Seumur Hidup
Resah Kau Genggam Erat Dalam Dekap
Aku Mengerti
Tempat Ini Selamanya Tak Kuanggap Rumah
Semerah Api Yang Abadi
Di Neraka Dari Mana Ayahmu Datang
Semerah Marah Yang Kau Simpan
Di Antara Jemari Kecil
Yang Ada Di Tubuh Besarmu
Akan Selalu Semerah Marah
Semerah Marah