Chordyes

Nadin Amizah

Guitar Chords & Lyrics by Nadin Amizah — Browse the Complete Collection

42 chords available

All Chords (42)

Amarah
Dengan Pisau Bermata Dua. Kutancapkan Tanpa Jeda. Darah Siapa Yang Terbuang. Berapa Harga Yang Kubayar. Dari Wajahku Yang Mirip Wajahmu. Hidung Mataku Dosadosaku. Mendarah Daging Tak Mungkin Hilang. M
Amin Paling Serius
Aku Tau Kamu Lahir Dari. Cantik Utuh Cahaya Rembulan. Sedang Aku Dari Badai. Marah Riuh Yang Berisik. Juga Banyak Halhal Yang Sedih. Tapi Menurut Aku Kamu Cemerlang. Mampu Melahirkan. Bintang Bintang.
Amin Paling Serius
Chord Disini Di Datarkan Jadi Gak Ada Overtune. Dan Di Ubah Dari Versi Originalnya. Aku Tahu Kamu Lahir Dari. Cantik Utuh Cahaya Rembulan. Sedang Aku Dari Badai. Marah Riuh Yang Berisik. Juga Banyak H
Laika, Kamu Mudah Dicinta
Bisa Saja Ia Bunuh Seluruh Dunia. Ataupun Dirinya Dan Kau Masih Meminta. Kau Bisa Bertanya Siapa Yang Paling Ia Cinta. Menurutmu Saja Siapa Dan Kau Masih Meminta. Satu Yang Kau Mau. Berada Di Rumah It
Makhluk Cahaya
Seandainya Aku Punya. Hati Yang Tak Terbatas. Ku Mau Merangkul Seisi Bumi. Tak Satupun Senyuman. Yang Terhapuskan. Tak Ada Lagi Tangis Air Mata. Namun Aku Hanya Manusia. Sejatinya Sekuatkuatnya Diri I
Mendarah
Doodoodoorum. Doodoodoorum. Doorum. Bagaikan Jiwa Yang Terpisah. Mati Enggan Hidup Pun Susah. Jiwanya Tlah Lama Direnggut Waktu. Katanya Hatiku Tlah Lama Terbelah. Bagai Cangkang Kosong Terpisah. Raga
Moonlight
Huuuu. Huuuu. Huuuu. The Crescent Moon Is Calling. And We Are Ready To Go. Your Stained Shirt And My White Blouse. And Our Intertwined Hands. We Dont Know How To Slow Dance. But Its Not Like We Care.
Tamu Berwajah Itu
Akan. Selalu Ada Marah Di Teras Rumahmu. Ia. Tertidur Nyenyak Tak Mau Diganggu. Duduk Di Meja Makan. Bersandar Tanpa Beban. Kau Hanya Menyaksikan. Ketakutan. Semerah Api Yang Abadi. Di Neraka Dari Man
Langit Melepas Hujan
Bagaimana Langit Melepas Hujan. Yang Sebenarnya Bagian Ia. Dan Tercabut Dari Tubuhnya. Meninggalkan Lubang Menganga. Kau Harus Tahu Ini Bukan Yang Kumau. Bahagiamu Biasanya Juga Milikku. Ooh Beratmu T
Kanyaah & Sorai
Bunga Merah Menjemput Yang Lelah. Dibuainya Basah. Bunga Merah Menjemput Yang Lelah. Dibuainya Basah. Seperti Peluk Yang Mengizinkanku. Lebih Luas Dan Tak Gundah. Seperti Peluk Yang Memperbolehkanku.
Tapi Diterima
Tanganku Yang Berapiapi. Diciumnya Tanpa Banyak Pikir. Belum Pernah Aku. Menghidupkan Sesuatu. Tapi Di Tanganku Engkau. Tumbuh Huu Huu. Jika Dilucuti Yang Indahnya. Buruk Kotorku Ada Di Sana. Belum Pe
Putih Merana
Change Rechords. Kembali. Ke Masa Itu. Berdiri. Kau Dan Aku. Tak Ada Canggung. Yang Memberat Di Udara. Ku Masih Tersenyum. Terlahir Putih Merana. Tubuhku. Kecil Dan Rapuh. Menangis. Buta Memanggilmu.
Laika Kau Mudah Dicinta
Bisa Saja Ia Bunuh Seluruh Dunia. Ataupun Dirinya Dan Kau Masih Meminta. Kau Bisa Bertanya Siapa Yang Paling Ia Cinta. Menurutmu Saja Siapa Dan Kau Masih Meminta. Satu Yang Kau Mau. Berada Di Rumah It
Rumpang
Pagi Tadi Aku Masih Menangis. Ada Rasa Yang Tak Kunjung Mati. Ada Seseorang Di Atasku. Menahan Semua Rasa Malu. Sempat Ku Berpikir Masih Bermimpi. Dua Empat Tujuh Tanpa Henti. Matahari Dan Bulan Saksi
Ditemukan Sebuah Bangkai
Kepergianmu Yang Bisu. Udara Yang Tahu. Tanpa Siapa Pun. Dan Apa Yang Telah Kau Buat. Tak Ada Yang Ingat. Kecil Nan Tak Pekat. Rumahmu Yang Lusuh. Tak Pernah Ada Yang Bertamu. Barang Yang Menumpuk. Pe
Makhluk Cahaya
Seandainya Aku Punya. Hati Yang Tak Terbatas. Ku Mau Merangkul Seisi Bumi. Tak Satupun Senyuman. Yang Terhapuskan. Tak Ada Lagi Tangis Air Mata. Namun Aku Hanya Manusia. Sejatinya Sekuat Kuatnya Diri
Bertaut
Bun Hidup Berjalan Seperti Bajingan. Seperti Landak Yang Tak Punya Teman. Ia Menggonggong Bak Suara Hujan. Dan Kau Pangeranku Mengambil Peran. Bun Kalau Saat Hancurku Disayang. Apalagi Saat Ku Jadi Ju
Jangan Ditelan
Untuk Dilihat. Bukan Untuk Dimakan. Bukan Untuk Disayang. Bukan Untuk Dicinta. Bukan Untuk Masa Depan. Ditinggal Di Masa Lalu. Kaki Tangan Terbelenggu. Hanya Pandai Menjengkelkan. Jangan Ditelan. Bany
Seperti Takdir Kita Yang Tulis
Ku Ingat Lagi. Di Kamar Ini. Kita Bermimpi. Akan Menjadi. Angan Tak Pasti. Kicau Berani. Seperti Takdir. Kita Yang Tulis. Hm Mm. Mmm. Apakah Masih. Kau Simpan Perih. Aku Mengerti. Aku Mengerti. Periha
Selaras
Hmmm. Aku Sudah Hampir Di Ujung Jalan. Upaya Tenaga Dan Penghabisan. Yang Sudah Dan Sedang Diusahakan. Runtuh Terbangun Entah Sampai Kapan. Hmmm. Hmm Mm. Hmmm.mm Mm Mm. Aku Tergerak Mencari Jawaban. A