Api Menjalar.. Dari Sebuah Kapal..
Je..rit Ketakutan..
Keras Melebihi Gemuruh Gelombang..
Yang Datang..
Sejuta Lumba-Lumba Mengawasi Cemas
Risau Camar Membawa Kabar..
Tampomas Terbakar..
Risau Camar Memberi Salam
Tampomas Dua Tenggelam..
Asap Kematian.. Dan Bau Daging Terbakar..
Terus Menggelepar Dalam I..nga..tan..
Hati Kurasa.. Bukan Takdir Tuhan..
Karena Aku Yakin Itu Tak Mungkin
Korbankan Ratusan Jiwa
Mereka Yang Belum Tentu Berdosa
Korbankan Ratusan Jiwa
Demi Peringatan Manusia
Korbankan Ratusan Jiwa
Mereka Yang Belum Tentu Berdosa
Korbankan Ratusan Jiwa
Demi Peringatan Manusia..
(Bukan, Bukan Itu)
(Aku Rasa Kita Pun Tahu)
(Petaka Terjadi)
(Karna Salah Kita Sendiri..)
Datangnya Pertolongan..
Yang Sangat Diharapkan..
Bagai Rindukan Bulan..
Lamban Engkau Pahlawan
Celoteh Sang Camar..
Bermacam Alasan..
Tak Mau Kami Dengar..
Di Pelupuk Mata Hanya Terlihat
Jilat Api Dan Jerit Penumpang Kapal..
(Tampomas) Sebuah Kapal Bekas..
(Tampomas) Terbakar Di Laut Lepas
(Tampomas) Itu Penumpang Terjun Bebas
(Tampomas) Beli Lewat Jalur Culas
(Tampomas) Hati Siapa Yang Tak Panas
(Tampomas) (Tampomas, Tampomas, Yiiha..)
(Tampomas) Kasus Ini Wajib Tuntas
(Tampomas) Koran-Koran Seperti Amblas
(Tampomas) Pahlawanmu Kurang Tangkas
(Tampomas) Cukup Tamat Bilang Nahas..