Chordyes

Pun

Pun Lyrics by Iwan Fals

Pun.. Aku.. Adalah Kesadaran Yang Berkelindan Dengan Kesadaran Kesadaran Yang Lain Beresonansi Menciptakan Gelombang Gelombang Yang Menghidupkan Hidup Aku.. Adalah Masa Sekarang Yang Membiarkan Masa Lalu Mengkristal.. Menjadi Sekarung Ingatan Dan Merindu Masa Yang Akan Datang Dengan Sejuta Misterinya.. Aku.. Adalah Engkau.. Yang Terduduk.. Dalam Segala Penantian Yang Riuh Dalam Sunyi.. Yang Sendiri.. Di Keramaian.. Aku.. Adalah Yang Kau Butuhkan.. Seperti Aku.. Membutuhkanmu.. Dan Menjadi Esa.. Menahbiskan.. Bahwa.. Keakuan Sejatinya Adalah Jamak Yang Tunggal.. Aku.. Adalah Kau Yang Dilumat Waktu Yang Bergerak Lurus Kedepan.. Waktu Yang Tak Mengenal Apa Dan Siapa Yang Lambat Maka Ia Tertinggal.. Yang Bergegas.. Maka Ia Berpaut.. Namun Tak Penting Apakah Aku Tertinggal Aku Berpaut Yang Terpenting Ialah Kita Yang Senantiasa Memaknai Setiap Derap Langkah Waktu Yang Teratur Melintas Menuju Khitahnya Aku.. Adalah Kau Yang Sejatinya Tunduk Pada Harmoni Mengakui Bahwa Perbedaan Adalah Sebuah Keindahan Yang Luhur Aku.. Adalah Kau Yang Merupakan Satu Dari Jutaan Benih Lainnya Yang Disemai Dihamparan Semesta Raya Tumbuh.. Menjadi Wakil Wakil.. Keagungan Illahi.. Yang Mengasihi Dan Menyayangi.. Aku.. Adalah Kau.. Yang Mula Dengan Lahir.. Yang Usai Dengan Mati.. Kau.. Pun Aku.. Hmm Mm.. Hmmmm.. Pun.. Aku.. Adalah Kesadaran Yang Berkelindan Dengan Kesadaran Kesadaran Yang Lain Beresonansi Menciptakan Gelombang Gelombang Yang Menghidupkan Hidup Aku.. Adalah Masa Sekarang Yang Membiarkan Masa Lalu Mengkristal.. Menjadi Sekarung Ingatan Dan Merindu Masa Yang Akan Datang Dengan Sejuta Misterinya.. Aku.. Adalah Engkau.. Yang Terduduk.. Dalam Segala Penantian Yang Riuh Dalam Sunyi.. Yang Sendiri.. Di Keramaian.. Aku.. Adalah Yang Kau Butuhkan.. Seperti Aku.. Membutuhkanmu.. Dan Menjadi Esa.. Menahbiskan.. Bahwa.. Keakuan Sejatinya Adalah Jamak Yang Tunggal.. Aku.. Adalah Kau Yang Dilumat Waktu Yang Bergerak Lurus Kedepan.. Waktu Yang Tak Mengenal Apa Dan Siapa Yang Lambat Maka Ia Tertinggal.. Yang Bergegas.. Maka Ia Berpaut.. Namun Tak Penting Apakah Aku Tertinggal Aku Berpaut Yang Terpenting Ialah Kita Yang Senantiasa Memaknai Setiap Derap Langkah Waktu Yang Teratur Melintas Menuju Khitahnya Aku.. Adalah Kau Yang Sejatinya Tunduk Pada Harmoni Mengakui Bahwa Perbedaan Adalah Sebuah Keindahan Yang Luhur Aku.. Adalah Kau Yang Merupakan Satu Dari Jutaan Benih Lainnya Yang Disemai Dihamparan Semesta Raya Tumbuh.. Menjadi Wakil Wakil.. Keagungan Illahi.. Yang Mengasihi Dan Menyayangi.. Aku.. Adalah Kau.. Yang Mula Dengan Lahir.. Yang Usai Dengan Mati.. Kau.. Pun Aku.. Hmm Mm.. Hmmmm..