#
Chord Title
41
Getir Menjadi Tawa Bila Kubersamanya
Aku Tak Pernah Lupa. Saat Kali Pertama. Berjuang Memilih Kata. Hanya Untuk Menyapanya. Terekam Di Ingatan. Sore Yang Menyenangkan. Mendengar Renyah Tawanya. Menyelami Hatinya. Dan Tenggelam Di Sana. U
42
Ode Penyembuh Luka
Karena Hidup Takkan Selalu. Sesempurna Yang Engkau Mau. Maka Teruslah Berjalan. Maka Teruslah Berjalan. Karena Di Balik Deritamu. Tersembunyi Kisah Indah Baru. Maka Teruslah Berjalan. Maka Teruslah Be
43
Jabat Erat
Aku Tau Kau Seperti Aku. Susah Payah Menahan Haru. Di Hari Indah Ini. Bertemu Dan Berpisah Lagi. Senang Aku Mendengar Ceritamu. Bahwa Ku Ringankan Bebanku. Andai Saja Bisa. Selamanya Seperti Ini. Haaa
44
Hidup Terus Berjalan
Ternyata Tak Semudah. Saat Kita Masih Berjalan Bersama. Tempat Yang Kita Tuju. Tak Lagi Terlihat. Seindah Waktu Itu. Seperti Hidup Tanpa Tujuan. Saat Kau Pergi Meninggalkan. Aku Yang Harus Tetap Berja
45
Bermain Dengan Hatiku
Entah Berapa Lama. Aku Menunggu. Kau Buat Ku Percaya. Kau Inginkan Aku. Apa Maumu Uuu. Bermain Dengan Hatiku. Kau Beri Harapan. Untuk Kau Remukkan. Berulang Kali. Pernah Aku Berfikir. Ini Tak Mungkin.
46
Berkunjung Ke Kotamu
Terpisah Oleh Keadaan. Tak Membuat Kita Menyerah. Karena Setiap Pertemuan. Justru Menjadi Lebih Indah. Hari Ini Aku Berkunjung Ke Kotamu. Semoga Senyum Hangat Itu. Menjem.putku. Aa.pa Yang Kau Tunggu.
47
Bulan Sabit
Di Bawah Temaram Sinar Bulan Sabit. Akupun Semakin Menyadari Bahwa. Aku Kehilanganmu. Di Bawah Jendela Mu Aku Berdiri. Berharap Engkau Mau Tuk Membukanya. Atau Setidaknya Mendengarkanku. Menyanyikan L
48
Tak Sempurna
Dunia Ini Tercipta. Seperti Apa Adanya. Tak Perlu Kita Pertanyakan. Apakah Semua Ini Yang Paling Sempurna. Begitu Juga Dirimu. Sepanjang Yang Aku Tahu. Takkan Berubah. Perasaanku Padamu. Engkau Memang
49
Penawar Letih
Berangkat Dari Pagi Buta. Hingga Malam Datang Menyapa. Namun Hilang Semua Letih Ku. Melihat Senyumanmu Itu. Walau Terkadang Kau Juga Menyebalkan. Namun Tak Mengurangi Teguh Tatapan. Tetaplah Menjadi.
50
Kini Dan Nanti
Hati Ini Tak Lagi Bertanya. Kemana Arah Langkah Kaki Akan Menuju. Selama Kau Tak Menyerah Di Sampingku. Melangkah Denganku Hadapi Denganku. Yang Mungkin Terjadi Entah Kini Atau Nanti. Hanya Sempurnaka
51
Gagal Bersembunyi
Hei Apa Kabarmu Jauh Di Sana. Tibatiba Teringat. Cerita Yang Pernah Kita Upayakan. Catatan. Dan Kita Sederhanakan. Ku Pikir Aku Berhasil Melupakanmu. Beraniberaninya. Kenangan Itu Datang Tersenyum. Me
52
Meninggalkan Cerita Ini
Telah Kau Curi Satu Keping Hatiku. Kau Bawa Dalam Tiap Untai Senyumanmu. Kau Juga Yang Hancurkan Semua Mimpi Ini. Kau Pugar Hanya Untuk Kau Remukkan Lagi. Jadi Biarlah Aku Pergi. Meninggalkan Cerita I
53
Tolong Aku
Tolong Aku Sahabatku. Dengarkan Jerit Hatiku. Tentang Dia Tentang Dia. Masih Slalu Tentang Dia. Ajak Aku Bersamamu. Kemanapun Engkau Mau. Tenangkan Aku Tenangkan Aku. Sabarlah Tenangkan Aku. Dia Perna
54
Terlalu Indah
Kita Harus Menerima Bahwa. Memang Tak Ada Kisah Yang Bisa Sempurna. Seperti Yang Selalu Diimpikan. Dan Mimpi Tak Selalu Jadi Kenyataan. Ada Awal Dan Ada Akhirnya. Yang Mungkin Tak Dapat Terurai Semua.
55
Persimpangan
Kini Tiba Saatnya Untuk Merenungkan. Apa Ini Yang Memang Kita Inginkan. Saatnya Untuk Mencari Di Segenap Penjuru Hati. Apa Kita Mau Menerima Yang Kita Punya. Apa Adanya. Sanggupkah Kita Saling Meredam
56
Boleh Saja Benci
Aku Tak Tau Cara Yang Tepat. Untuk Katakan Ini Padamu. Maafkan Aku Bila Akhirnya. Ku Putuskan Tuk Meninggalkanmu. Kau Boleh Saja Benci. Salahkan Saja Padaku. Mungkin Lebih Baik Bagimu. Jika Kau Melupa
57
Terlatih Patah Hati
Aku Sudah Mulai Lupa. Saat Pertama Rasakan Lara. Oleh Harapan Yang Pupus. Hingga Hati Cedera Serius. Terima Kasih Kalian. Barisan Para Mantan. Dan Semua Yang Pergi. Tanpa Sempat Aku Miliki. Tak Satupu
58
Jangan Pergi
Senja Pun Datang Kembali Perlahan Selimuti. Sekilas Cahaya Mentari Yang Pergi. Kau Lepaskan Gelisahmu Pejam Dua Matamu. Sandarkan Di Atas Bahuku Menangis. Dan Bila Kau Tlah Pergi Jauh Dariku. Terasa S
59
Dengar Bisikku
Kadang Aku Berpikir. Dapatkah Kita Terus Coba. Mendayung Perahu Kita. Menyatukan Ingin Kita. Sedang Selalu Saja. Khilaf Yang Kecil Mengusik. Bagai Angin Berhembus Kencang. Goyangkan Kaki Kita. Genggam