#
Chord Title
21
Akulah Yang Paling Bersalah
Jujur Aku Munafik. Ketika Menolakmu. Karena Kawanku Bilang. Kau Sungguh Tak Menarik. Gayamu Sedehana. Kulit Gelap Asia. Telapak Tanganmu Kasar. Tubuh Yang Tidak Sintal. Ah Ha Ha Ha Ha Ha Ha Ha. Ah Ha
22
Genk Tak Sabar
Aloha. Kau Gadis Pengendara Sekuter. Tua Tercantik Yang Pernah. Aku. Lihat. Bolehkah. Ku Sekedar Tau Nama Depanmu. Atau Nomor Ponselmu. Plis Jangan Persulit. Perlu Engkau Tau. Sulitnya Dapat Perhatian
23
Diam Diam & Sendiri
Aku Punya Tiket Bioskop Dua. Satu Jelas Hanya Untukmu. Film Kesukaan Kita Berdua. Usai Isya Kita Berangkat. Nonton Film Tentang Penyihir. Ku Tunggu Kau Di Tempat Yang Sama. Ha. Jangan Aku Kau Kecewaka
24
Can You Believe
Pernah Kita Ucapkan Janji Yang Besar. Kita Juga Lakukan Banyak Hal. Mencoba. Buktikan Mimpimimpi Anak Muda. Berselancar. Ditepian Tebing. Tapi Sepotong Besipun Akan Leleh. Kalau Lama Menahan Panas Api
25
Dari Mereka
Romi Jahat Dari Mereka. Lagu Ini Dideklarasikan Untuk Perang. Antara Rusia Dan Ukraina. Tanya Pada Rasa Hatimu. Siapa Yang Paling Diuntungkan. Dari Kemelut Yang Diciptakan. Dan Dihamparkan Meja Permai
26
Julimu Akan Ramai
Ku Jabat Tanganmu Erat. Oo. Restuku Bersamamu. Oh Riana. Usai Dengarkan. Pelabuhanmu Telah Dekat. Tak Oleng Nanti Bahtera. Ketika Layar Terkembang Dipimpinnya. Tak Pernah Aku Menyangka. Oo. Hari Ini T
27
Matahari Telah Tinggi
Kopi Di Gelas Telah Mendingin. Matahari Pun Juga Telah Tinggi. Ku Masih Di Depan Meja Cetakku. Diamku Pikiran Tak Lagi Satu. Ratusan Suara. Memintaku. Hening Di Pecah Tangis Anakku. Yang Terjatuh Saat
28
Cinta Tak Mengenyangkanmu
Romi Jahat Cinta Tak Mengenyangkanmu. Beta Baru Patah Hati Kawan. Beta Tak Percaya Lagi Dengan Cinta. Semua Cerita Berakhir Sama. Cerita Berakhir Sama. Selalu Kecewa Selalu Kecewa. Lagi. Sampai Saat D
29
Kalian Bukan Penghianat
Jangan. Kau Salahkan Dia Dulu. Belum Tentu Benar Tuduhanmu Janggal. Coba. Tukar Posisimu Ana. Dan Putuskan Cepat Apa Pilihanmu. Rumah Tangga Muda. Warnawarni Masalahnya. Jangan Kau Keras Kepala. Kau P
30
Puma Tak Purin
Hidupku. Diatas Roda. Menyusuri. Kota Jakarta. Jalan Demi Jalan. Tlah Kulalui. Jakarta. Metropolitan. Dari Pagi. Hingga Malam Hari. Mencari Nafkah. Untuk Anak Istri. Demi Masa Depan. Dan Kehidupan. Ke
31
Danidia
Di Antara. Tanaman. Tembakau. Menjemur Jagung Di Terik Matahari. Menyanyikan Lagu. Rindu Pada Ibunya. Di Keningnya Mengalir Peluh Dan Debu. Seorang Gadis Desa. Yang Menggerai Ikat Rambutnya. Melambaik
32
Tanpa Pesta
Jangan. Engkau Meratapi. Jalani Saja. Seperti Biasa. Ingat. Masa Sulit Ini. Menempa Kita. Menjadi Apa. Jangan. Terlampau Lama. Kau Menatap. Atapnya Dunia. Sungguh. Aku Takut. Kau Melupakan Cara Menepa
33
Belaga Buta
Alam Ini. Telah Banyak Memberi. Tanya Hatimu. Maukah Membalasnya. Gajah Didepan Mata Tak. Terlihat Adanya. Semut Diseberang Lautan. Nampak Jelas Bentuknya. Begitu Juga Problema. Disekitar Kita. Terlih
34
Maklumi Sajalah
Masih Sulitkah Kau Untuk Mengerti. Ku Pergi Tak Sampai Tengah Malam. Apalagi Yang Engkau Cemaskan. Tanggapilah Jangan Berlebihan. Dulu Aku Bilang. Kerjaku Serabutan. Yang Perlu Kau Tahu. Ku Pergi Buka
35
Bisa Kita Lawan
Tak Pernah. Terpikir. Akan Petaka Ini. Kita Hanya. Menjalani. Semua Yang Telah Terjadi. Sebelum Kita Menghakimi. Hendaklah Kita Berkaca Diri. Janganlah Kita Saling Membenci. Masa Sulit Ini Pasti Berak
36
Tolong Aku Kau Ingatkan
Jika Aku Berbuat Salah. Di Depan Mata Anakku. Tolong Ingatkan Segera. Dengan Cara Yang Baik. Agar Kisah Kita Dulu Tak Terulang. Jika Memang Ku Bersalah. Ku Takkan Membela Diri. Apalagi Berkelit. Menan
37
Jingga Hitam
Ada Saat Senja. Waktu Terawan Di Tuliskan. Dalam Jingga Hitam. Hidup Seseorang. Ada Kehinaan. Saat Terkelam Di Lagukan. Dalam Suram Pekat. Gelap Dan Sendirian. Ada. Saat Kita Gagal. Kalah Telak Dalam
38
Cangkir Jatuh
Aaa A A. Aaa A A. Haaa A A. Ha A. Haaa A A. Haaa A A. Haaa A A. Aaa Aa. Kopi Hitam Tanpa Gula. Kini Tak Mampu. Lagi Menghentikan Waktu. Untukku Seperti Menjelaskan. Tak Ada Yang Nyaman. Dalam Kenyataa
39
Argata
Aku Tepati Janji. Ku Harap Kau Begitu. Ini Baju Zirah Ku Sulamkan. Untuk Kita. Keping Demi Keping. Kita Rangkai Agar Tak. Tertembus Besi. Kenyataan. Argata. Aku Tak Punya Lagu Asmara. Karena Tak Bisa
40
Si Buah Hati
Di Bulan Ini. Penuh Harapan. Harapan Besar. Menanti Dirimu. Ku Sambut Engkau. Dengan Senyuman. Senyum Bahagia. Ayah Bundamu. Hantamlah Karang. Yang Menghadang. Tak Perlu Lari. Dari Kenyataan. Buanglah