Chordyes

Ressa

Guitar Chords & Lyrics by Ressa — Browse the Complete Collection

36 chords available

All Chords (36)

Tuhan Jagakan Aku
Indahnya Rembulan Di Malam Hari. Mengharukan Hatiku. Bintangbintang Berkelip. Di Angkasa Biru. Semua. Anugerah Tuhan. Dinginnya Embun Pagi Di Dedaunan. Menyejukkan Hatiku. Suaraku Yang Lembut. Menyeju
Terbiasa
Sekian Lama Ku Mencari. Dari Setiap Langkah Hidup Ini. Tak Pernah Kutemukan. Hati Setulus Hatimu. Mencintai Aku Apa Adanya. Hati Kecilku Pun Berbisik. Inilah Pelabuhan Cintaku. Nyaman Aku Dalam Kasih.
Takkan Berpaling
Telah Kucoba Tutup Telinga. Bisikbisiknya Terdengar Jua. Kabar Dari Mereka. Bahwa Kau Telah Berdua. Biarlah Orang Berkata Apa. Semua Itu Hanyalah Fitnah. Mereka Hanya Inginkan. Kita Berpisah. Hatiku.
Serupa
Sering Kali Ku Bertanya. Disudut Ruang Hatiku. Aku Bercermin. Melihat Diriku Sendiri. Dan Menatap Wajahku. Banyak Orang Yang Bilang. Aku Mirip Dengannya. Sampai Aku Terharu. Melihat Gambarnya. Yang Ca
Sendiri Lagi
Langkahku Tertatih Tak Mampu Berdiri. Sesak Di Hati Terasa Hampa. Kau Ucapkan Maaf Dan Melangkah Pergi. Tinggalkan Diriku Seorang Diri. Harus Bagaimana Diriku Kini. Kini Sendiri Tanpa Dirimu. Oh Tuhan
Semua Telah Berakhir
Waktu Ini Terus Berjalan. Perlahan Namun Pasti. Melenyapkan Sebuah Kisah. Antara Kau Dan Aku. Terimakasih Ku Ucapkan. Padamu Selama Ini. Akhirnya Ku Walau Trus Mengalah. Tapi Ku Takkan Pernah. Menyesa
Selamat Ulang Tahun
Di Hari Istimewa Ini. Engkau Menyambut Usia Baru. Tak Terasa Saat Yang Lelah Berhasil. Kau Terjang Dan Bertahan Untuk Kami. Dengan Iringan Tawa Tangis. Rindu Juga Resah. Dalam Setiap Langkah Yang Terl
Sakit Sungguh Sakit
Cinta. Beri Aku Kekuatan. Untuk Tetap Bisa Bertahan. Dalam Sujud Dan Luka Di Jiwa. Cinta. Bukalah Hatinya. Agar Dia Dapat Merasa. Disini Aku Inginkan Dia. Adakah Takdir Cintaku Dengannya. Bersatu Dala
Rintangan Hidup
Hidup Ini Penuh Rintangan. Tak Ada Yang Sempurna. Kita Hanya Insan Biasa. Perjalanan Dengan Kesabaran. Bahwa Hidup Kadang Keperitan. Namun Harus Aku Teruskan. Tanpa Ada Rasa Kerisauan. Tempuhi Ia Deng
Rinduku
Di Negeri Jauh Aku Melangkah. Dengan Hati Yang Penuh Harapan. Di Gelap Malam Aku Merindukan Bintang. Yang Bersinar Dalam Hidupku. Di Balik Senyum Tersimpan Lara. Rintangan Slalu Datang Menghadang. Nam
Retak
Bila Suatu Hari. Kau Dan Aku. Terpisah Jua. Kerana Emosi Jiwa. Tak Bisa Kuingkari. Perihnya Luka Hati. Bertautkan Kecewa. Andai Suatu Hari. Kau Datang Mengharap Aku Kembali. Namun Hati Tlah Luka. Kera
Restu
Sekian Lamanya. Kita Menjalin Cinta. Suka Dan Duka. Kita. Lalui Bersama. Namun Sebuah Kata Restu. Tak Berpihak Pada Kita. Engkau Dan Aku. Takkan Mampu. Melawan Kehendaknya. Pupus Sudah. Harapan Ini. H
Resah
Di Hening Malam. Ku Duduk Sendiri. Termenung. Menatap Langit. Teringat Dirimu. Yang Jauh Di Sana. Dan Terbayang Wajah Sendumu. Adakah Nanti. Kita Bertemu. Dan Melepas Rindu Di Hati Ini. Kuharapkan Aku
Puing Hati
Mengapa Aku Terjatuh. Di Atas Jalan Yang Datar. Sedang Ku Pernah Berlari. Di Atas Tebing Yang Tinggi. Mengapa Kini Ku Ragu. Pada Awan Yang Kelabu. Sedang Ku Pernah Berlayar. Di Bawah Derasnya Hujan. H
Percintaan Kita
Kucoba Selami Hatimu. Namun Tak Dapat Kutemukan. Arti Setia. Dihatimu. Tetap Ku Arungi. Namun Ku Selalu Bersabar. Menanti Harapmu Juga. Kubiarkan Semua Berlalu. Kucoba Tuk Bertahan. Cobalah Kau Selami
Pahlawan Bangsa
Sejarah Terus Terkenang. Diingatan Bangsa. Darah Tertumpah Membanjiri Persada. Jiwa Gugur Tak Terhitung Jumlahnya. Tulang Belulang Seakan Berserakan. Dan Sebuah Pengorbanan. Harus Tetap Dikenang. Perj
Meragu
Untukmu Ku Berikan Sgalanya. Semua Yang Kau Ingini Kuadakan. Demi Bahagiamu Kukorbankan Semuanya. Hmmmm. Namun Ku Mulai Meragu Padamu. Sebab Kau Tak Pernah Melihatku. Dengan Cintamu. Aku Harus. Bagaim
Menyesal
Semula Ku Tak Yakin. Kau Lakukan Ini Padaku. Meski Di Hati Merasa. Kau Berubah Saat Kau. Mengenal Dia. Bila Cinta Tak Lagi Untukku. Bila Hati Tak Lagi Padaku. Mengapa Harus Dia Yang. Merebut Dirimu. B
Lelaki Pujaan
Usia Kita Masih Remaja. Namun Asa Yang Bergelora. Kau Pembawa Pelita Hidup. Peneman Suka Dan Duka. Dalam Diam Tapi Terasa. Mata Yang Saling Menghampiri. Karena Terhalang. Sesuatu Yang Nyata. Oo. Lelak
Lambang Duka
Disuatu Sudut Terdengar Lirih. Rintihan Suara. Seakan Akan Tiada Lagi. Rasa Berdaya. Mulut Dibungkam Raga Dipasung. Keserakahan. Dimanakah Kini. Lambang Merah Itu. Yang Gagah Berani. Kini Tiada Lagi.