Chordyes

Pance Pondaag

Guitar Chords & Lyrics by Pance Pondaag — Browse the Complete Collection

55 chords available

All Chords (55)

Ada Rindu Untukmu
Kapan Lagi Kita Berbincang. Dan Berterus Terang. Kapan Kapankah Lagi. Kurasakan Sunyi Mencekam. Hatipun Tersiksa. Ada Rindu Untukmu. Seputih Gaunmu Kekasih. Begitu Hatiku. Tak Ingin Kau Jauh Dariku. L
Ada Rindu Untukmu (New Version)
Kapan Lagi. Kita Berbincang. Dan Berterus Terang. Kapan. Kapankah Lagi. Ku Rasakan Sunyi Mencekam. Hatipun Tersiksa. Ada. Rindu Untukmu. Seputih Gaunmu Kekasih. Begitu Hatiku. Tak Ingin Kau Jauh Darik
Adakah Jalan Untukmu Dan Diriku
Kekasihku. Katakanlah. Sejujurnya. Selama Ini. Pernahkah Engkau. Berdusta. Rasanya. Sikapmu. Berbeda Kini. Kau Banyak. Berdiam Diri. Kekasihku. Sejujurnya. Kukatakan. Tiada Pernah. Kucoba Menutupinya.
Adakah Jalan Untukmu Dan Diriku
Kekasihku. Katakanlah. Sejujurnya. Selama Ini. Pernahkah Engkau. Berdusta. Rasanya Sikapmu. Berbeda Kini. Kau Banyak. Berdiam Diri. Kekasihku. Sejujurnya. Ku Katakan. Tiada Pernah. Ku Coba Menutupinya
Akhirnya Kusadari
Terlambat. Ku Sadari. Segalagalanya. Ternyata. Selama Ini. Kau Tlah Berdua. Mengapa. Harus Diriku. Yang Kau Dustai. Sampai Hatimu. Sampai Hati. Kau Begitu. Mengapa. Kau Terima. Kehadiranku. Mengapa. K
Aku Masih Sendiri
Disini Aku Pun Sendiri. Dan Masih Seperti Yang Dulu. Kesetiaan Yang Ku Miliki. Hanya Untuk Dirimu. Sampai Akhir Hidup Ini. Apapun Akan Ku Korbankan. Demi Keutuhan Engkau Dan Aku. Semua Yang Aku Miliki
Begitu Indah
Ingin Aku Berkata. Sebelum Kau Berlalu. Tak Pernah Ada Niat Dihatiku. Untuk Mencari Ganti Dirimu. Yang Ada Saat Ini. Berjuta Kepasrahan. Mungkin Bukan Diriku. Yang Sepadan Untukmu. Mendampingi Hidupmu
Begitu Sudah Aku Memahami
Sekian Lama Kau Tutup Pintu Hatimu. Sekian Lamanya Sudah Kau Menyendiri. Kutahu. Dan Kusadari. Luka Hatimu. Kau Pernah. Kecewa. Karena Dirinya. Oh. Mengapa. Air Matamu. Masih Saja. Terurai. Di Pipimu.
Cinta Terukir Di Hati
Selama Ini Aku Berdiam Diri. Tak Sanggup Mengatakannya. Betapa Gemuruh Dalam Hatiku. Bila Menatap Sinar Matamu. Selama Ini Akupun Merasakan. Apa Yang Engkau Rasakan. Sejujurnya Akupun Mengagumi. Bila
Cinta Terukir Di Hati
Slama Ini Aku Berdiam Diri. Tak Sanggup Mengatakannya. Betapa Gemuruh Dalam Hatiku. Bila Menatap Sinar Matamu. Slama Ini Aku Pun Merasakan. Apa Yang Engkau Rasakan. Sejujurnya Aku Pun Mengagumi. Bila
Demi Kau Dan Si Buah Hati
Mengapa Harus Begini. Tiada Lagi Kehangatan. Memang Kusadari. Sering Ku Tinggalkan. Kau Seorang Diri. Bukannya Aku Sengaja. Meninggalkan Kau Sendiri. Aku Menyadari. Bukan Sandiwara. Kasihmu Kepadaku.
Di Antara Kau Dan Dia
Seandainya. Sejak Dulu. Kau Berkata Jujur. Takkan Seperti Ini. Hati Luka. Tersiksa Diriku. Ku Sadari. Ku Akui. Salahku Padamu. Namun Tiada Dayaku. Mengatakan. Aku Telah Berdua. Oh Mengapa. Mengapa. Ba
Di Mata Tuhan Semuanya Sama
Sebenarnya Kita Menyadari. Bahwa Keyakinan Hanyalah Satu. Pada Dia. Yang Kuasa. Yang Menciptakan Kehidupan Kita Ini. Di Mata Tuhan Semua Sama. Tiada Satu Yang Lebih Dari Yang Lain. Kita Hanya. Sementa
Diam Bukan Tak Cinta
Mungkin Tak Pernah. Kau Menyadari. Perasaanku. Mungkin Tak Pernah. Kau Menyadari. Kehadiranku. Sekian Lama. Kau Kukagumi. Dengan Caraku. Sekian Lama. Aku Menunggu. Dirimu. Aku Diam Bukan Karena Tak Ma
Diam Bukan Tak Cinta
Mungkin Tak Pernah. Kau Menyadari. Perasaanku. Mungkin Tak Pernah. Kau Menyadari. Kehadiranku. Sekian Lama. Kau Ku Kagumi. Dengan Caraku. Sekian Lama. Aku Menunggu. Dirimu. Aku Diam Bukan Karena Tak M
Disaat Kau Harus Memilih
Malam Ini Coba Kau Renungkan. Disaat Cinta.harus Memilih Dalam Hatimu. Jangan Kau Coba.membagi Kasih Sayangmu. Suatu Hari Akan Ada Tangis. Bila Kau Masih.mendua Hati Membagi Kemesraan. Siapapun Dia.ta
Engkau Segalanya Bagiku
Berdua Kita Lalui. Perjalanan Dan Liku Hidup Ini. Tahuntahun Pertama.masih Kurasa. Lembut Asmaramu. Harihari Berganti. Kebimbangan Terkadang Hadir Mencekam. Mungkin Kau Yang Tlah Bosan. Ataukah Memang
Jangan Berpisah Lagi
Kau. Jangan Jangan Lagi. Engkau Pergi. Ku Ingin Kau Di Sini. Menemani. Di Setiap Waktu. Kau. Seringkali Memang Kutinggalkan. Bukan Karna Sengaja. Tapi Demi. Masa Depanmu Nanti. Jangan Lagi. Jangan Lag
Jangan Berpisah Lagi
Kau. Jangan Jangan Lagi. Engkau Pergi. Ku Ingin Kau Di Sini. Menemani. Di Setiap Waktu. Kau. Sering Kali Memang. Kutinggalkan. Bukan Karna Sengaja. Tapi Demi. Masa Depanmu Nanti. Jangan Lagi. Jangan L
Jangan Pernah Ragukan
Jangan Pernah. Kau Ragukan. Kesetiaanku Padamu. Walau Sikapku. Hanyalah Biasa Saja. Memang Begitu Sifat. Pribadiku. Jangan Pernah. Kau Sangsikan. Ketulusan Hati Ini. Walau Tak Pernah. Aku Berkata Saya