Chordyes

Maulana Ardiansyah

Guitar Chords & Lyrics by Maulana Ardiansyah — Browse the Complete Collection

45 chords available

All Chords (45)

Pepatah (Perantau Pantang Menyerah)
Begini Nasib Di Perantauan. Cari Uang Sampai Banting Tulang. Kadangkadang Tidur Kedinginan. Kadang Juga Gerah Kepanasan. Begitu Susahnya Cari Uang. Pontang Panting Sampai Kelimpungan. Tapi Aku Terus B
Pamit (Versi Akustik)
Mengapa Kini Kau Berubah. Tak Seperti Dulu. Dingin Sikapmu. Acuh Pada Diriku. Kau Terdiam Dan Hanya Membisu. Saat. Bersamaku. Kau Pinta Aku. Untuk Meninggalkanmu. Kini Kau Redupkan Hangat Kasih Sayang
Serpihan Rasa
Mengapa Baru Engkau Sadari. Setelah Sekian Lama Kau Pergi. Pergi. Meninggalkan Aku. Sendiri Menahan Perih. Dan Kini Baru Engkau Sesali. Berharap Untuk Aku Kembali. Kembali Mencintai Kamu. Seperti Yang
Kekasih
Kekasih. Maafkanlah Diriku. Yang Tlah Menyakitimu. Yang Tlah Kecewakanmu. Kekasih. Ku Ingin Kau Mengerti. Keadaanku Ini. Maafkanku Yang Pergi. Lupakanlah Diriku. Yang Tlah Menyakitimu. Hingga Ku Pergi
Tanya Hatimu
Jangan Kau Paksakan Hatimu. Tuk Slalu Hidup Bersamaku. Jika Hatimu Ada Dia. Lupakan Sajalah Aku. Jika Hatimu Ada Dia. Lupakan Sajalah Aku. Mengapa Kau Selalu Saja. Membuat Diriku Kecewa. Padahal Aku S
Tembak Dulu Dong
Jangan Terlalu Dekat. Jika Hanya Berteman Saja. Nanti Ujungujungnya. Kita Bisa Jatuh Cinta. Jangan Terlalu Nekat. Jika Hanya Bersahabat. Awalnya Kita Curhat. Nanti Bisa Terjerat. Bercinta Dan Berteman
Tidak Semua Laki Laki
Chord Tidak Semua Laki Laki. Cipt. Leo Waldy. Tidak Semua Lakilaki. Bersalah Padamu. Contohnya Aku. Mau Mencintaimu. Tapi Mengapa. Engkau Masih Ragu. Emang Api Yang Kubawa. Tak Sebesar Harapanmu. Tapi
Goresan Luka Di Hati
Hari Berganti Hari. Berdua Kita Lewati. Kini Bagaikan Mawar. Yang Mati Menyisakan Duri. Dulu Kau Mengatakan. Cinta Kita Tak Terpisahkan. Kini Aku Sadari. Cinta Tak Harus Memiliki. Aku Relakan. Kepergi
Kau Teringat Masa Lalu
Apapun Yang Kan Terjadi Nanti. Biarlah Semuanya Kan Terjadi. Meski Hatiku Menangis Lagi. Menahan Perihnya Luka Ini. Kumohon Cobalah Kau Mengerti. Jangan Kau Diam Tak Memahami. Gelapnya Jalan Kutelusur
Merelakan
Aku Kecewa. Dengan Sikapmu. Yang Selalu Acuhkan Aku. Aku Terluka. Karena Caramu. Memperlakukan Diriku. Kulepaskan Ikatanku. Demi Kebahagiaanmu. Kurelakan Semuanya. Karena Ku Tak Bisa. Melanjutkan Kisa
Pesan Cinta
Terbuai Cinta Palsu
Maulana Ardiansyah Terbuai Cinta Palsu. Kau Berikan Sejuta Harapan. Indahnya Cinta Bersamamu. Membuat Aku. Terlena. Hanyut Dalam Asmara. Namun Semua Tinggallah Cerita. Tak Pernah Bisa Jadi Nyata. Sehi
Sholatlah Sebelum Kau Disholatkan
Berapa Banyak Dosa Yang Kau Buat. Berapa Kali Engkau Bermaksiat. Sampai Kapankah Engkau Kan Bertaubat. Siapkah Engkau Pulang Keakhirat. Ada Yang Bilang Waktu Itu Uang. Tapi Sayang Waktu Sholat Dilewat
Cinta Yang Rumit
Aku Jalani Hidupku. Denganmu. Tapi Banyak Yang Tak Suka. Disana Mencela. Disini Pun Sama. Tapi Aku Tetap Setia. Sungguh Berat Kisah Cintaku. Denganmu. Tapi Kita Tetap Satu. Satu Keyakinan. Dan Juga Ik
Hanya Demi Dia
Kau Ajarkan Ku Arti Cinta. Kau Berikan Aku Bahagia. Tapi Semua Itu Hanyalah Sementara. Yang Kurasa Kini Hanya Luka. Sejak Hadir Kekasih Lamamu. Aku Rasa Kau Mengacuhkanku. Perlahan Sikapmu Tak Mempedu
Cinta Air Mata
Biarkan Air Mata Ini. Mengalir Membanjiri. Agar Tenggelam Kenangan Denganmu. Kisah Indah Kita Berdua. Tak Mampu Menghapus Pilu. Membuat Sakit Di Hati Tiada Henti. Kasih. Begitu Sadis Dirimu. Aku. Tern
Ibadah Kerja
Hidup Di Dunia. Harus Berusaha. Tuk Mencari Rizki. Dari Sang Ilahi. Namun Jangan Lupa. Akan Kewajibannya. Untuk Beribadah. Kepada Yang Kuasa. Ayo Semua. Bekerja. Ayo Semua Berusaha. Demi Citacita. Dem
Halu
Chord Maulana Ardiansyah Halu. Jika Ditakdirkan Dia Untukku. Akan Kujaga Seumur Hidupku. Jika Memang Dia Bukan Jodohku. Oh Tuhan Hapus Dia Dari Ingatanku. Saat Pertama Berjumpa. Aku Sudah Punya Rasa.
Maafkan Aku
Berulang Kali. Ku Mencoba. Mengingatkanmu. Tentang Hati. Tentang Cinta. Kita Berdua. Namun Kini. Kau Meminta. Untuk Akhiri. Bila Mungkin. Aku Yang Salah. Maafkan Aku. Ku Coba Melepaskanmu. Jika Inilah
Ibu
Di. Saat Ku Terlahir. Di Dunia Ini. Ibu Sudah Tiada. Apa Benar. Mereka Bilang. Ibu Merelakan Nyawanya Untukku. Huuu. Tak Terasa Aku Sudah. Cukup Dewasa Dan Bertanyatanya. Dengan Ayah. Dengan Mereka. Y