Chordyes

Marjinal

Guitar Chords & Lyrics by Marjinal — Browse the Complete Collection

34 chords available

All Chords (34)

Yang Penting Ku Suka
Sampai Di Hidup Ini Tak Punya Rasa Lagi. Kutakkan Berhenti. Tuk Mengikuti Kata Hati Hoo Hoo Hoo. Sampai Diriku Ini Ini Tak Punya Daya Lagi. Kutakkan Berhenti. Untuk Gapai Mimpi Mimpi. Sampai Jari Teng
Rakyat Biasa
Hina Terhina Di Salahkan. Tangkap Pukul Dipenjarakan. Itulah Kami Hanyalah. Rakyat Kecil Yang Malang. Inikah Kami Nasib Orang Orang. Yang Jadi Mainan. Bongkar Gusur Dihancurkan. Bakarbakar Dimusnahkan
Preman (Koruptor Rajanya Maling)
Terbolaknya Sebuah Makna. Akan Istilah Preman. Yang Kerap Menghantui. Begundal Sadis Jahat. Yang Slalu Membikin Onar. Di Segala Tempat. Yang Slalu Dijuluki. Sampah Masyarakat. Matanya Slalu Moker. Jal
Predator
Perbedaan Tak Lagi Dipikirkan. Kesetaraan Dilihat Sebelah Mata. Yang Kuat Dialah Yang Berkuasa. Yang Lemah Dialah Yang Teraniaya. Perbedaan Disambut. Dengan Pukulan O Waeo. Perbedaan Disambut. Dengan
Pang Cang Kene
Oi. Sebodoh Amat Emang Gua Pikirin. Alias Dont Care. Orang Mau. Bilang Apa. Tentang Hidup Yang Gua Jalani. Pangpangpangpangpang Pang Cang Kene. Peduli Setan Setan Gak Peduli. Apalagi Gue. Setiap Orang
Otot Kawat Tulang Baja
Woo.oo.oo.oo. Woo.oo.oo.oo. Padi Disawah Mulai Menguning. Kerbau Dan Petani Tersenyum. Pintu Pulang Pabrik Mulai Terbuka. Buruh Riang Gembira. Sang Surya Menyinari. Sang Air Membasahi. Sang Angin Mena
Negri Ngeri (Acoustic)
Lihatlah Negri Kita Woo Oo. Yang Subur Dan Kaya Raya. Sawah Ladang Terhampar Luas. Samudera Biru. Tapi Rataplah Negri Kita Woo Oo. Yang Tinggal Hanyalah Cerita. Cerita Dan Cerita. Terus Cerita Cerita
Negri Ngeri
Lihatlah Negeri Kita. Yang Subur Dan Kaya Raya. Sawah Ladang Terhampar Luas. Samudera Biru. Yeah. Tapi Lihatlah Negeri Kita. Yang Tinggal Hanyalah Cerita. Cerita Dan Cerita Terus Cerita. Pengangguran
Negara Dunia Ke 3
Alkisah Negri Yang Kaya Tapi Dijajah. Buruhnya Dibayar Murah. Hingga Anak Tak Bisa Sekolah. Bocah Mencakarcakar Cari Nafkah. Terhempas Dunia Bermainnya. Pergi Bertarung Dengan Bahaya. Wenae E Bila Hid
Masberto
Cieh Pulang Apel Nih Ye Wangi. Sinisnya. Raut Wajah Dan Kluarnya Kata Kata. Yang Menyiratkan Bahwa Mereka Itu Durjana. Tak Asing Di Telinga Bahkan Sudah Membudaya. Bahwasanya Mereka Kriminal Atau Pend
Marsinah
Marjinal Marsinah. Ku. Lihat. Buruh. Perempuan. Ber.keringat. Mem.ba.sahi Bu.mi. Yang. Gemerlap. Woy. Energi. Yang Kau Curahkan. Begitu Besar Tak Kurasakan. Terhanyut Dalam Kesombongan. Terlupakan. Ge
Luka Kita (Aceh, Lhokseumawe)
Bencana Dari. Negri Airmata. Ratusan Ribu Jiwa. Pergi Mendahului Kita. Bara Luka Kobarkan. Cinta Rasa Bersama. Bara Luka Ciptakan. Satu Pelita. Saudaraku Yang Pergi. Tak Hanya Tinggalkan Nama. Saudara
Kereta Api Kelas Ekonomi
Waktu Itu Dipagi Hari. Disebuah Stasiun Kereta Api. Terlihat Banyak Penumpang. Berdiri Menanti. Mengantuk Lelah Bercampur Resah. Tertampak Suntuk Raut Wajahnya. Mungkinkah Mereka Bisa Tiba. Tidak Terl
Jaga Sara (Suku, Agama, Ras Dan Antar Golongan)
Marjinal Jaga Sara Suku Agama Ras Dan Antar Golongan. Devide. Et Impera. Mengadu Domba Tuk Memecah Belah. Segala Carapun Dilakukannya. Tuk Menggapai Ambisi Kuasa. Cobalah Lihat Dengar. Dan Berpikir La
Indonesia Memanggil
Tanah Air Memanggil Kita Semua. Tunastunas Bangsa. Tuk Mengabdi Pada Ibu Pertiwi. Kepalkan Tangan Berikan Yang Kau Bisa. Ayo Berjuang Kawan. Membangun Negeri Bersama. Oi. Mari Semua Bergerak Bersama.
Ibu (Ibuku Ibumu Ibumi Kita Semua)
Jayalah Slalu Untuk Dirimu. Yang Senantiasa Berjasa. Tak Pernah Ada Hentinya. Dalam Sejarah Manusia. Ia Pula Yang Menaburkan Warna. Berbagai Bahasa. Mengajari Manusia. Berhati Mulia Dan Berbakti. Ia P
Hukum Rimba (Akustik)
Hukum Adalah Lembah Hitam. Tak Mencerminkan Keadilan. Pengacara Juri Hakim Jaksa. Masih Ternilai Dengan Angka Uang. Hukum Slalu Dikuasai. Oleh Orang Orang Yang Beruang. Hukum Adalah Permainan. Tuk Men
Hukum Rimba
Hukum Adalah Lembah Hitam. Tak Mencerminkan Keadilan. Pengacara Juri Hakim Jaksa. Masih Ternilai Dengan Angka. Uang. Hukum Telah Dikuasai. Oleh Orang Orang Beruang. Hukum Adalah Permainan. Tuk Menjaga
Go To Hell With Your Aid!
Go To Hell With Your Aid. Go To Hell With Your Aid. Go To Hell With Your Aid. Go To Hell With Your Aid. Murah Murahmurahmurahmurahmurahmurah. Buruh Di Sini Dibayarnya Murahmurahmurahmurah. Mahal Mahal
Globalisasi
Globalisasi Mengancam Umat Manusia. Inilah Dampaknya Apa Yang Telah Kita Rasa. Semuanya Jadi Susah Bahan Pokok Mahal Harganya. Hari Demi Hari Hidupmu Pun Tak Pasti Lagi. Gali Lobang Tutup Lobang Gali