Chordyes

Laoneis Band

Guitar Chords & Lyrics by Laoneis Band — Browse the Complete Collection

46 chords available

All Chords (46)

Pulanglah Ayahku
Dimana Kau Berada. Ayahku Yang Tercinta. Sekian Lama Ku Tunggu Kabarmu. Ayah Dimana Dirimu. Bertahun Telah Berlalu. Keluarga Semua Menunggumu. Dan Sampai Kini Kau Belum Kembali. Ayah Kami Semua Menant
Eling Eling
Menungso Mbok Elingo. Urip Jo Digawe Molo. Elingo Nang Dunyo. Mung Sedelo. Urip Ojo Nekoneko. Ben Dino Ngerasani Tonggo. Mending Ayo Podo Dungo. Marang Sing Kuoso. Jarene. Pengen Urip Sing Muliyo. Nya
Ayo Kerjo
Menungso Menungso. Urip Iku Kudu Kerjo. Pengen Urip Sing Muliyo. Kudu Ngerasake Rekoso. Ayo Kabeh Konco Konco. Bareng Bareng Golek Arto. Ben Iso Urip Muliyo. Lan Nyenengke Uwong Tuwo. Ora Usah Gengsi.
Ayah
Ayah.kukirimkan Doa. Semoga Engkau. Tenang Di Alam Surga Aaa. Ayah.kan Ku Ingat Selalu. Pengorbanan Yang Telah Engkau. Berikan. Ayah.terlalu Cepat Kau Pergi. Meninggalkan.aku Sendiri Iii. Ayah.tak Bis
Untukmu Temanku
Terjatuh.air Mataku. Mendengar.berita Kepergianmu. Kau Temanku.seperti Saudaraku. Kebaikanmu.menuntun Ke Jalan Surgamu. Semoga Engkau.tenang Disana. Bahagia.kau Disisinya. Dan Selalu.ku Doa Untuknya.
Tetes Air Mata
Mengapa Terlalu Cepat. Engkau Pergi.meninggalkanku. Belum Sempat Ku Membalas. Pengorbananmu.selama Ini. Tetes Air Mata. Tak Terbendung Lagi. Mendengar Berita. Ayah Tlah Pergi. Untuk Selamanya. Aku Dis
Tetap Menyayangimu
Bahagianya Melihat Temanku. Dimanja Oleh Ayah Ibu. Sedangkan Ku Tak Pernah Tau. Bagai Mana Dimanja Ayah Ibu. Sedari Kecil Ayah Dan Ibuku. Tak Pernah Memanjakan Ku. Ku Seperti Anak Yang Tak Berbakti. D
Terlahir Tak Seperti Temanku
Tak Pernah Kurasakan Belaianmu. Sedari Kecil Ku Hidup Tanpamu. Tujuh Bulan Ku Ada Di Kandungmu. Ku Terlahir Tak Seperti Temanku. Belum Sempat Kau Memberi Asimu. Kau Tlah Hembuskan Nafas Terkhirmu. Tak
Sifat Manusia
Di Dunia Bermacam Sifat Manusia. Cari Nafkah Yang Haram Kok Di Terima. Di Dunia Hidup Hanya Sementara. Banyak Berdoa Agar Bisa Masuk Syurga. Buat Apa Kalau Kaya Banyak Dosa. Bila Akhirnya Berujung Tak
Shalatlah Sebelum Kau Di Shalatkan
Berapa Banyak Dosa Yang Kau Buat. Berapa Kali Engkau Bermaksiat. Sampai Kapankah Engkau Kan Bertaubat. Siapkah Engkau Pulang Keakhirat. Ada Yang Bilang Waktu Itu Uang. Tapi Sayang Waktu Sholat Dilewat
Ramadhan Di Negeri Orang
Terjatuh.air Mata Ini. Aku Rindu Keluarga Dirumahku. Tiada Henti.langkah Kaki Ini. Menyusuri.jalan Hidupku.huu. Saat Ini.bulan Yang Penuh Suci. Telah Tiba Terulang Kembali. Tapi Aku.tiada Disisimu. Ay
Penyesalanku
Begitu Banyak Dosa. Yang Telah Ku Perbuat. Selama Ini. Tak Pernah Kusadari. Dengan Segala Kuasamu. Aku Berserah Diri. Memohon Ampun. Atas Semua Dosaku.kubersujud Padamu. Penuh Doa Dan Air Mata. Selama
Pejuang Mimpi
Beribu Rintangan. Ku Coba Tuk Menghadang. Menjalin Persahabatan. Tuk Meraih Masa Depan. Penuh Canda Tawa. Penuh Air Mata. Kita Selalu Bersama. Tuk Meraih Cita Cita. Mari Kita Bersama. Menyelamatkan Du
Mari Tobato
Nang Dunio Urip Mung Sedelo. Yuk Konco Tobat Maring Kuoso. Jo Podo Nglalike Wong Tuo. Sing Gedeke Awakmu Nang Dunio. Jaman Saiki Jaman Kemajuan. Kadang Urip Iku Gur Nggo Dolanan. Gelem Tobat Angger Ej
Manusia Buta
. Indahnya Dunia. Ciptaan Maha Kuasa. Gelapnya Dunia. Bagi Seorang Yang Buta. Berjalan Saja. Butuh Tongkat Ditangannya. Sungguh Pahit Bagi. Seseorang Yang Buta. Oh Tuhan.berikanlah Dia. Kesabaran.tuk
Kisah Anak Perantau
Terlalu Letih.kaki Ini. Untukku Melangkah. Menyusuri Jalan Hidupku. Yang.penuh Dengan Liku. Inilah Aku Ini Hidupku. Yang Jauh Dari Keluarga Kecilku. Ku Harus Melawan Sebuah Rindu. Demi Masa Depanku. D
Kenangan Masa Kecilku
Tak Kuasa Ku Ingat Masa Kecilku. Hidup Tanpa Belaian Ayah Ibu. Berlinang Air Mata Di Pipiku. Melihat Bahagianya Temanku. Air Mata Menjadi Saksi Bisu. Tentang Perceraian Keluarga Kecilku. Hancah Semua
Jalan Hidupku
Ayah.ibu.ku Sampaikan Pesan Dilagu Ini. Semoga Engkau Bisa Mengerti Perasaanku. Huuu. Sebuah Kisah Hidup Ku Alami. Menghancurkan Keluargaku. Meredupkan Hangat Kasih Sayang. Karena Sebuah Perceraian. K
Ingatlah Manusia
Sebuah Kisah Yang Terjadi. Dalam Kehidupan Ini. Seorang Manusia Menangis. Mencari Sesuap Nasi. Tanpa Rumah Dia Berteduh. Makan Juga Dijalanan. Panas Hujan Seharian. Dia Tak Pernah Menghiraukan. Ingatl
Impianku
Indahnya Sang Mentari. Mengiri Langkah Ini. Untuk Menggapai Semua. Harapan Yang Telah Aku. Impikan.terimakasih Tuhan. Atas Semua Rahmatmu. Ku Syukuri Semua. Nikmat Yang Engkau Berikan. Untukku Woo. Ku