#
Chord Title
41
Mudik Lebaran
Tunggu Gaji Cair Thr Hari Raya. Membuat Rencana Pulang Pakai Apa. Naik Apa Aja Yang Penting Bahagia. Kampung Halaman Menunggu Untuk Pulang. Sehabis Puasa Sebulan Lamanya. Libur Idul Fitri Untuk Silatu
42
Namamu Dipuja
Seperti Ibu. Yang Mencintai Aku. Cintanya Abadi. Bening Dan Murni. Lihatlah. Pagi. Yang Setia Menemani Matahari. Lihatlah. Senja. Yang Selalu Sabar Bersama Sunyi. Cinta Oh. Cinta. Namamu Dipujapuja Ma
43
Negara
.Negara. Maaf Aku Tidak Tahu. Apapun Tentang Negara.negara. Hmm Aku Bodoh Soal Itu Semua.aku.hanya Tahu Bahwa Ada. Sebuah Kongsi Dagang Skala Raksasa.yang Dikuasai Segelintir Manusia. Dikawal Pasukan
44
Nyalakan Tanda Bahaya
Apakah Pemimpin Itu Harus Kaya. Bergelimang Harta Dengan Uang Kita. Apakah Pemimpin Itu Harus Mempunyai. Mobil Mewah Dan Dikawal Setiap Hari. Apakah Pemimpin Itu Harus Korupsi. Harus Memakai Barang Me
45
Nyalakan Tanda Bahaya (Versi 2)
Apakah Pemimpin Itu Harus Kaya. Bergelimang Harta Dengan Uang Kita. Apakah Pemimpin Itu Harus Mempunyai. Mobil Mewah Dan Dikawal Setiap Hari. Apakah Pemimpin Itu Harus Korupsi. Harus Memakai Barang Me
46
Nyanyian Pagi
Kicau Burung Nyanyikan Lagu Sedih. Senandungkan Luka Yang Dalam. Hibur Diri Dalam Kesendirian. Ditemani Embun Yang Tercemar. Menangis Burung Dalam Nyanyiannya. Kemanakah Kawankawanku. Yang Dulu Selalu
47
Om Betmen Cabang Jogja
Om Betmen Cabang Jogja. Tahukah Kau Di Sana. Tentang Petani Yang Terusir. Dari Tanahnya.om Betmen Cabang Jogja. Tahukah Kau Di Sana. Suarasuara Yang Dibungkam. Paksa Senjata.aku Yakin.kau Manusia Terp
48
Pada Kerinduan
Sesungguhnya Kita Adalah Sendiri. Benarbenar Terlahir Sendiri Di Sini. Semua Hanya Mimpi Dan Semu Ilusi. Sejenak Berhenti Untuk Pergi Lagi. Suatu Waktu Kita Kan Terjebak Sepi. Banyak Hal Yang Membuat
49
Papua Ku Cinta
Hitam Kulitku Bukan Berarti. Kami Dendam Denganmu. Dipenjuru Dunia. Tanah Kami Paling Kaya. Papua.papua.kucinta. Panah Dan Tombak. Bukan Untuk Menyerangmu. Kami Ada. Sebelum Republik Ini Tercipta. Pap
50
Peluk Saja Aku
Kumohon Peluk Saja Aku. Disaat. Ku Terjatuh. Disaat. Ku Merasa Letih. Jalani Kisah Hidup Ini. Kumohon Peluk Saja Aku. Disaat. Ku Terluka. Disaat. Semua Mimpimimpi. Menjauh Dari Cinta Kita. Hari. Ini.
51
Pergi Begitu Cepat
Baru Kemarin. Kita Habiskan Malam Yang Panjang. Bercanda Berbagi Suka. Bercerita Tentang Masa Berjaya. Meski Kau Tlah Berubah. Jadi Sosok Yang Lebih Santun. Bukan Berarti Merubah. Pertemanan Yang Tlah
52
Pulang
Apakah Kau Pernah. Jauh Dari Rumah. Rindu Yang Menumpuk. Sakit Dan Berkecamuk. Apakah Kau Pernah. Jauh Dari Rumah. Terbangun Di Tengah Malam. Dingin Lapar Tak Tertahan. Ku Sering Merasakannya Kawan. I
53
Punya Apalagi
Mau Cari Apa. Semua Tersedia. Dari Ubi Sampai Bahan Nuklir Ada. Apa Di Kata. Semua Tak Berarti. Semuanya Bukan Milik Kita Lagi. Tanah. Ini. Hanya Milik Segelintir Orang. Yang Berseragam Dan Bertampang
54
Rimbang Baling
Bacakan Buku Yang Kau Suka. Nyanyikan Lagu Yang Kau Cinta. Sejenak Melupakan Sakit Dan Duka. Sebentar Melupakan Duka Dunia. Yaa. Haaaa. Yaa. Pergi Jauh Ke Dalam Rimba. Menyusuri Sungai Panjang Belanta
55
Rindu Sahabat
Dimanakah.engkau Berada. Sahabat Lama Yang Kutunggu. Telah Lama Tak Ada Kabar. Darimu Sahabat Lama Ku. Ha.aaa Lalala Hemm Ho O. Aku Rindu Saatsaat Kita. Lewati Panjangnya Malam. Menghisap Rokok Nikmat
56
Saat Yang Sama
Sementara Di Belahan Bumi Sana. Perut Lapar Membunuh Manusia. Saat Yang Sama Di Belahan Lainnya. Alam Yang Subur Dijual Penguasa. Sementara Di Belahan Bumi Sana. Senda Gurau Tawa Meramaikan Pesta. Saa
57
Sebelum Aku Mati
Aku Ingin Mencintaimu. Sebelum Aku Mati. Aku Ingin Menyayangimu. Sebelum Aku Mati. Sebelum Aku Meninggalkanmu. Untuk Selamalamanya. Kan Berikan Yang Terbaik. Sebelum Aku Mati. Kuperjuangkan Impian Kit
58
Shankara
Kisah Tanah Indah. Yang Bertabur Cahaya Surya. Biru Luas Samudera. Berderet Gunung Teduh Dan Anggun. Bangunlah Jiwanya. Bangunlah Raganya. Kesedihan Sirna. Semua Bahagia. Tak Ada Di Dunia. Negeri Yang
59
Si Dugul
Si Dugul. Penguasa Bertangan Besi. Bertubuh Tegap Berbadan Kekar. Memakai Dasi. Tak Ada Yang Berani Kepadanya. Tiada Yang Mampu Untuk. Mengusiknya. Si Dugul. Anti Kritik Dan Cenderung Fasis. Siparlent
60
Sudah Saatnya
Saatnya Untuk Berfikir. Saatnya Untuk Berdiam. Saatnya Untuk Merenung. Di Jaman Yang Sedang Murung. Saatnya Untuk Mengingat. Saatnya Untuk Meredam. Saatnya Untuk Lapang Dada. Di Jaman Yang Telah Berbe