#
Chord Title
61
November
Jalan Ini. Kembali Kita Lalui. Pohon Dan Batu. Masih Tetap. Seperti Dulu. Hmmm. Menjadi. Sebagian. Kenangan. Juga Kini. Kembali Kita Rasakan. Kehangatan. Dari Jiwa. Yang Saling Genggam. Hmmm. Merinduk
62
Untukmu Gadisku
Dengar Angin Mengusik. Batang Batang Padi. Sebelum Matahari. Meninggalkan Senja. Dengar Juga Senandung. Di Balik Jendela. Sebelum Memasuki Sunyi. Rumah Kecil Bukalah. Pintu Pagarmu. Kan Kuajak Gadismu
63
Kita Semua Sama
Change Rechord Kurebahkan Tubuhku. Memandang Bintangbintang. Ingatanku Kembali. Pada Masa Kecil. Kami Semua Bersaudara. Duduk Di Beranda. Mendengar Cerita Ayah. Tentang Kehidupan. Kalau Nanti Datang W
64
Biarkan Hujan
Datanglah. Kekasih. Biarpun Hari Hujan. Cinta Kan Mengiringimu. Dengan Kehangatan. Bawa Saja. Seluruh. Kerinduanmu. Kita Satukan. Di Dalam Dekapan. Langkahkan. Kakimu. Sepenuh Irama. Biarkan. Jejakmu.
65
Suara Dari Kemiskinan
Aku Adalah Papua. Aku Adalah Maluku. Akulah Nusa Tenggara. Akulah Sulawesi. Suara Dari Kemiskinan. Yang Tak Pernah Berujung. Semenjak Republik Ini Berdiri. Tanah Kami Tanah Kaya. Laut Kami Laut Kaya.
66
Pancasila Rumah Kita
Pancasila. Rumah Kita. Rumah Untuk. Kita Semua. Nilai Dasar. Indonesia. Rumah Kita. Selamanya. Untuk Semua. Puji Namanya. Untuk Semua. Cinta Sesama. Untuk Semua. Warna Menyatu. Untuk Semua. Bersambung
67
Lelaki Dan Telaga
Lelaki Hanya Berdiri. Di Tepian Telaga. Menyusuri Kesunyian Hati. Ada Rindu Dalam Hatinya. Ada Embun Jatuh Setitik. Di Ujung. Hatinya. Pada Air Ia Berkaca. Membayangkan Kekasih. Bersandar Pundak Di Si
68
Kemarin
Chord Naik 1 Fret. Kemarin. Kita Bertemu. Setelah Perpisahan Itu. Hati Terasa Bergetar. Kembali. Memang. Ku Akui. Sungguh Dalam Kehadiranmu. Pedihku Masih Terasa. Di Dada. Aku Tak Dapat Menahan Cembur
69
Rumah Kecil Di Pinggir Sungai
Kemana Pun Aku Meman.dang. Di Sekitar Rumahku. Di Dekat Sungai. Cuaca. Redup Melarutkan. Segala Beban. Bila Harihari Yang Me.ngalir. Bagai Dedaunan Gugur. Hanyut Di Sungai. Dalam Hening Aku Coba Tentr
70
Panen Telah Datang
Sekuntum. Petani Di Sawah. Sedang. Memetik Padi. Kadang Berdiri Kadang Membungkuk. Memakai Topi Lebar. Keringat Jatuh. Kaki Berlumpur. Mereka Memetik Terus. Karna Seribu Padi Yang Kuning. Menanti Untu
71
Langit Hitam
Di Keheningan Malam. Tanpa Bintang. Tanpa Bulan. Kebisuan Mencekam. Hingga Lubuk. Yang Terdalam. Ku Tengadahkan Wajah. Ah Ha. Pada Langit Yang Hitam. Oh Ho. Kenapa Jadi Luka. Kalau Cinta. Berbuah Pedi
72
Aku Papua
Tanah Papua Tanah Yang Kaya. Surga Kecil Jatuh Ke Bumi. Seluas Tanah Sebanyak Batu. Adalah Harta Harapan. Tanah Papua Tanah Leluhur. Disana Aku Lahir. Bersama Angin Bersama Daun. Aku Di Besarkan. Hita
73
Asmara Dalam Sunyi
Seharusnya Engkau.di Sisiku. Mendengarkan Malam.tanpa Suara. Merebak Asmara.dalam Sunyi. Harapan Itu.kini Tenggelam. Bersama Malam.tak Berbintang. Engkau Berpaling.aku Sendiri. Langkahlangkah Kita.sal
74
Terminal
Hangatnya Matahari. Membakar Tapak Kaki. Siang Itu Di Sebuah. Terminal Yang Tak Rapi. Wajah Pejalan Kaki. Kusut Mengutuk Hari. Jarijari Kekar Kondektur. Genit Goda Daki. Dari Sebelah Warung. Sebuah Wc
75
Jendral Soedirman
Dalam Sakit Di Atas Tandu. Tidur Di Gubukgubuk Kecil. Gerilya Dengan Bara Di Ha Ti. Susuri Desa Dan Kotakota. Kelompok Kecil Atur Rencana. Lawan Penjajah Dan Penindasan. Semangat Juang Ia Tiupkan. Ter
76
Perahu Retak
Perahu Negeriku. Perahu Bangsaku. Menyusuri Gelombang. Semangat Rakyatku. Kibar Benderaku. Menyeruak Lautan. Langit Membentang. Cakrawala Di Depan. Melambaikan Tantangan. Di Atas Tanahku. Dari Dalam A
77
Seperti Mata Air Kehilangan Sungai
Meskipun Kau Tak Pernah Ke Desa. Padipadi Terus Tumbuh. Meskipun Kau Tak Pernah Ke Kota. Orangorang Terus Gelisah. Di Desa Dikota Tumbuh Dan Gelisah. Seperti Kembang Dalam Belukar. Seperti Mata Air Ke
78
Bulan Tinggalkan Malam
Aku Berjalan.menembus Malam. Mencari Bayangbayangmu. Aku Melangkah.ditiap Jalan. Yang Menyimpan Kenangan. Seperti.lihat Kau Terdsenyum. Seperti.lihat Kau Berdiri. Di Sisiku.ohh.aku Tak Percaya.aku Tak
79
Kepada Angin Dan Burung Burung
Kepada Angin Dan Burungburung. Matahari Bernyanyi. Tentang Daun Dan Embun Jatuh. Sebelum Langit Terbuka. Kepada Angin Dan Burungburung. Kunyanyikan Lagu Ini. Tentang Asmara Yang Biru. Yang Mewarnai Lu
80
Musim Bunga
Di Suatu Perkampungan Bunga. Di Musim Petik Indah Warnanya. Menghias Rumah Halaman Rakyat. Ramairamai Perempuan Desa. Dengan Keranjang Di Atas Kepala Aa. Burungburung Yang Berkicauan. Menemani Mereka