Chordyes

Fourtwnty

Guitar Chords & Lyrics by Fourtwnty — Browse the Complete Collection

49 chords available

All Chords (49)

Diam Diam Kubawa Satu
Lembayung Senja. Lembayung Senja. Lembayung Senja. Sendu. Diakhir Tahunku. Ingin Berteduh. Dimanakah Itu. Biru Telah Menungguku. Ingin Bercumbu. Di Ranjang Pasirmu. Diam Diam Ku Bawa Kamu. Yang Pentin
Nyanyian Surau
Transisi Kata Ke Kata. Ku Mulai Terbatabata. Berjalan Kemana Jiwa Lamaku. Kapan Lagi Bernostalgia. Kelopak Mataku Lelah. Menjabarkan Arti Malaya. Melanda Redup Tantrumku. Bait Ke Bait Mulai Kurakit. M
Tak Selalu Indah
Tak Selalu Cinta Itu Indah. Tak Selalu Berakhir Bahagia. Cerita Antara Kau Dan Aku. Salah Satunya. Kesalahanmu Yang Pernah Ada. Memaksaku Tuk Membuka Hatiku. Mencari Yang Jauh Lebih Indah. Indah Darim
Zona Nyaman
Ost Filosofi Kopi 2 Chord. Pagi Ke Pagi. Ku Terjebak Di Dalam Ambisi. Seperti Orangorang. Berdasi Yang Gila Materi Ii. Rasa Bosan. Membukakan Jalan Mencari Peran. Keluarlah Dari Zona Nyaman. Sembilu Y
Iritasi Ringan
Debu Yang Berterbangan. Merusak Penglihatanku. Membungkus Peran Fikirku. Asumsi Bertebaran. Minor Dan Termakan Zaman. Menjadikan Pertengkaran. Melukis Awan. Ditengah Malam. Hujan Datang. Malam Tenang.
Besi Tua
Sebuah Cerita Fajar Ceria. Selepas Hujan Dan. Pelangi Di Sudut Sana. Jadwal Berlayar. Sedikit Lanang. Sedikit Senjata Yang. Membuatku Tenang. Seketika Masalahku Sirna. Jiwa Yang Sakit Sedikit. Tertawa
Puisi Alam
Rebahkan Lelah Tubuh. Di Tempat Tinggi Tak Berpenghuni. Lupakan Sejenak Masalah Duniamu. Lembut Sang Awan Kan Menyambutmu. Bermimpi Ku Berada. Di Tempat Indah Yang Tak Terjamah. Hanya Ada Aku Dan Tema
Segelas Berdua
Waktu Itu Aku Bertamu. Menunggu Dikursi Kayu Ibumu. Kembang Lily Tak Tau Malu. Berada Digenggam Tangan Kananku. Merayu Bukan Gayaku. Romansaku Berbeda. Segelas Berdua Berwarna. Merah Isi Dan Langitnya
Pintu Keluar
Ketika Dunia Melaju. Kumundur. Ketika Ku Mencintai. Traumaku.
Titik Jenuh
Tak Bisa Berkata Apa. Ingin Lari Tapi Tak Bisa. Mati Rasa Yang Kurasakan. Kau Di Depan Mata. Ku Coba Tuk Terbiasa. Hati Kecilku Tak Terima. Terdiam Teman Baikku. Tak Semestinya Ku Begitu. Maafkan Aku.
Rammang Rammang
Aku Terdampar. Ditempatnya Orangorang. Sebelumnya Tak Terbayang. Tak Akan Datang. Mencari Pesan. Ataupun Uang Dan Telanjang. Bersenangsenang. Di Rammangrammang. Biarkan Aku Susuri. Aliran Banyu Disini
Realita
Ini Bukan Cerita Langka. Tak Sedikit Orang Melakukannya. Menggambar Tubuhnya Tubuhnya. Raut Wajah Hingga Namanya. Memang Indah Tapi Apa Artinya. Ternyata Berpisah. Nafsu Dulu Baru Logika. Tinta Biru T
No Surprises
A Heart Thats. Full Up Like A Land Fill. A Job That Slowly Kills You. Bruises That Wont Heal. You Look So Tired Unhappy. Bring Down The Government. Oh They Dont. They Dont Speak For Us. Ill Take A Qui
Kita Pasti Tua
Ini Cerita Ketika Tulang Mulai Menua. Masih Mungkin Ada. Hasrat. Yang Menggebugebu. Berkumpul Dan. Bernyanyi Seperti Dulu. Wajah Tampanku. Keriput Dan Badanku Membungkuk. Rasa Ingin Tak Percaya. Kini
Kusut
Tolong Jauhkan Nafsuku. Dari Pesona Hawamu. Aku Terjangkit Dan Sakit. Terjebak Di Ruang Sempit. Membiru Indraku. Susah Payahku Melepasmu. Terlihat Ku Palsu. Tanpa Rasamu Menjamahku. Tanpa Ragamu Disam
Aku = Kamu
Rasanya. Redup Rasaku. Tak Selepas Itu. Tak Sewaras Dulu. Memudar. Akal Sehatmu. Makin Tak Menentu. Semakin Membatu. Aku Tak Ingin Engkau Pergi. Tak Terlintas Ku Engkau Lari. Secepat Ini. Apakah Ku Ak
Hitam Putih
Bagai. Langit Dan Bumi. Yang Tak Pernah Sealam. Bagai. Hitam Dan Putih. Yang Tak Pernah Sewarna. Hanya. Kita. Yang Merasakannya. Belajar Melepaskan Dirinya. Walau Setengahku. Bersamanya. Ku Yakin Kita
Puisi Alam
Rebahkan Lelah Tubuh. Di Tempat Tinggi Tak Berpenghuni. Lupakan Sejenak. Masalah Duniamu. Lembut Sang Awan Kan Menyambutmu. Bermimpi Ku Berada. Di Tempat Indah Yang Tak Terjamah. Hanya Ada Aku. Dan Te
Argumentasi Dimensi
Terlalu Lama Mata Tenggelam. Terlalu Lama Dunia Terdiam. Berteduh. Sejenak. Berteduh Sejenak Hingga Malam. Hmmm. Huft Huft. Terlampau Tinggi Tak Peduli Waktu. Berjalan Hari Dan Terkujur Kaku. Bersanda
Diskusi Senja
Le.paskanlah. Apa Yang Kau Rasa. Jingga Menyala. Warna Langitnya. Saat Senja Saat Senja. Memanjakan Kita. Duduk Bersama. Diskusi Rasa. Saat Senja Saat Senja. Bertukar Cerita. Ce.ritakan. Masalahmu Tem