Chordyes

Fiersa Besari

Guitar Chords & Lyrics by Fiersa Besari — Browse the Complete Collection

66 chords available

All Chords (66)

Ia
Kita Tahu Tebing I.ni Hebat. Malah Nekat Dan Lanjut. Memanjat. Tidak Memakai Akal. Sehat. Sampai Hati Lupa Mendarat. Kalau Diingatingat. Kembali. Kita Keras Kepala. Sekali. Terusterusan Berke.lahi. Hi
Kamu
Malam Ini Hujan Turun. Bintang Bintang Pun Tlah Bersembunyi. Entah Kemana. Entah Dimana. Seperti Diriku Yang Telah Bersembunyi. Dalam Secarik Kertas. Dibalut Goresan Tinta Hitam. Ha A A A. Aaaaa. Hu U
Salah
Variasi C C Cmaj7 Cadd9 C. Semua Yang Aku Upayakan. Doa Yang Selalu Ku Panjatkan. Tak Kan Pernah. Pantas Bagimu. Slalu Saja. Tak Cukup Bagimu. Mati Matian Usahaku. Tak Seberapa Dimatamu. Masih Juga. T
Salah
Fret 2. Chord Juga Sudah Kami Mudahkan. Semua Yang Aku Upayakan. Doa Yang Slalu Kupanjatkan. Takkan Pernah. Pantas Bagimu. Slalu Saja. Tak Cukup Bagimu. Matimatian Usahaku. Tak Seberapa Di Matamu. Mas
Tak Perlu Ada Senja
Kau Memberi Aku Puisi. Jujur Aku Tak Mengerti. Katakan Saja Maksudmu. Tak Perlu Posting Instastory. Kutipan Fiersa Besari. Tuk Mendapatkan Hatiku. Hidup Sudah Sulit. Tak Usah Lagi Kau Buat Rumit. Karn
Nasihat Ibu
Nak Kunjungi Kuburan Bapak. Sudah Lama Tak Menyapa. Apa Kau Tak Rindu Dia. Ibu Ku Bertanya. Bu Aku Tak Sedekat Itu. Semasa Hidupnya Dulu. Ayah Sering Memarahiku. Sepertinya Ku Tak Ingin. Terlihat Bers
Nasihat Ibu
Nak Kunjungi Kuburan Bapak. Sudah Lama Tak Menyapa. Apa Kau Tak Rindu Dia. Ibu Ku Bertanya. Bu Aku Tak Sedekat Itu. Semasa Hidupnya Dulu. Ayah Sering Memarahiku. Sepertinya Ku Tak Ingin. Terlihat Bers
Ibu Pertiwi
Kulihat Ibu Pertiwi. Sedang Bersusah Hati. Air Matanya Berlinang. Mas Intannya Terkenang. Hutan Gunung Sawah Lautan. Simpanan Kekayaan. Kini Ibu Sedang Lara. Merintih Dan Berdoa. Kulihat Ibu Pertiwi.
Samar
Wahai Gadis Bermata Sendu. Mengapa Kau Merenung. Tertunduk Di Sudut Dunia. Apa Yang Kau Sesali. Tak Tahukah Dirimu. Hidup Takkan Menunggu. Buka Sedikit Hati. Agar Kau Tahu Kau Tidak. Sendiri. Lupakah
Kamu
Malam Ini Hujan Turun. Bintang Bintang Pun. Telah Bersembunyi. Entah Kemana Entah Dimana. Seperti Diriku Yang Telah Bersembunyi. Dalam Secarik Kertas. Di Balut Goresan Tinta Hitam. Haa Aa Aaaa Huu Uuu
Belum Punah
Tanpa Sengaja Ku Dengar Lagu. Kesukaanmu Sewaktu Dulu. Deras Cerita Membanjiriku. Tentang Caramu Lukis Tawaku. Kau Yang Menuntun. Ku Yang Menuntut. Kisah Kita Sangat Indah. Hingga Perlahan Berubah. Ka
Cerita Rakyat
Katanya Negeriku Kaya Raya. Tapi Banyak Yang Teraniaya. Katanya Sudah Tidak Dijajah. Tapi Masih Banyak Orang Susah. Ku Dengar Kita Bangsa Yang Ramah. Tapi Gemar Sekali Marahmarah. Konon Dipimpin Orang
Kesalahan Terindah
Berdoa Agar Kita Tetap Bersama. Meski Cara Berdoa Kita Berbeda. Lucunya Alam Raya Bermain Peran. Mempertemukan Tapi Tak Mempersatukan. Mencoba. Untuk Pergi. Dan Melupakan. Namun Hati Berharap. Keajaib
Terima Kasih Dan Maaf
Kita Lagi Lagi. Berselisih Paham. Kepedulianmu. Membuatku Geram. Ku Membanting Pintu. Penuh Rasa Khilaf. Kau Membuka Pintu. Maaf. Kau Beri Segalanya. Ku Ambil Semuanya. Kau Tetap Berkorban. Meski Ku M
Dirgahayu
Perlukah Perayaan. Penuh Dengan Kemewahan. Padahal Yang Kita. Butuhkan Sebeneranya Doa. Usia Bertambah. Namun Sesungguhnya Berkurang. Waktu Adalah Perjalanan Satu Arah. Yang Tidak Bisa Diulang. Habisk
Konspirasi Alam Semesta
Diam. Dan Rasakan. Debaran Jantungku. Saat. Kau Ulurkan. Tangan Tuk Menolongku. Kepakan Sayapmu. Bawa Aku Terbang. Luka Yang Tersisa. Luruh Dalam Dekapmu. Pernahkah Kau Terjatuh Secara Suka Rela. Seba
Garis Waktu
Kenangan Memburai. Bersama Wangimu. Yang Singgah Dikala. Hujan. Tawa Dan Tangisan. Yang Kita Lalui. Kini Sebatas Sejarah. Kau Yang Terbaik Kau Yang Terindah. Kau Yang Mengajari. Arti Jatuh Hati. Kau B
Manusia Super
Saat Tawaku Buatmu Tertawa. Cerahkan Hari Hari Yang Berat. Saat Senyumku Buatmu Tersenyum. Mungkin Ku Sedang Pura. Pura. Letih Ini Tak Perlu Kau Risaukan. Toh Cinta Tidak Butuh Alasan. Lagi Lagi Ku Me
Bukan Lagu Valentine
Hei Gadis Bermata Cokelat. Di Hatiku Kau Akrobat. Jantungku Berdegup Cepat. Setiap Senyummu Terlihat. Kau Bagai Sebuah Candu. Membuatku Selalu Rindu. Ku Menggubah Nada Syahdu. Maaf Bila Kurang Merdu.
Tulang Punggung
Kerja Banting Tulang Sampai Lelah. Kadang Tak Bisa Pulang Ke Rumah. Jangankan Punya Harta Melimpah. Segini Juga Alhamdulillah. Berikan Sehari Lagi Sayang. Besok Kita Pergi Senangsenang. Beli Barangbar