Gelap Merayap
Senja T'lah Habis Tuk Mentari Tua
Sunyi Di Ujung Kota..
Petang Terdiam
Putar Waktu Pun Seperti Tertahan
Heningnya Mencekam..
Dan Tersebutlah
Sebuah Kisah Yang Sedang Kuperankan
Dengan Dia Insan Yang Tangannya
Kini Kugenggam..
Doktrin Dan Dogma
Yang Mereka Gunakan Bagai Senjata
Dihujamkan Dan Mengekang..
Dalamnya Jurang
Yang S'lalu Saja Mereka Coba Lebarkan
Tapal Batas Terlarang
Namun Tatapan
Hangat Dan Senyum Teduh Kau Gambar
Menafikkan Keraguan Yang Ada..
Reff :
Bukankah Cinta Datang
Tuk Menolak Perbedaan?
Dan Bukankah Cinta Tercipta
Atas Izin Dan Restu-Nya?
Jalan Curam Yang Terjal
Tembok Tinggi Menghalang Langkah Kita
Yang Berbeda Cara Memanggil Nama-Nya..
Jalanan Gelap
Bak Membawa Angan Ke Antah-Berantah
Pencarian Jawaban..
Langitkan Doa
Dalam Renungnya Bersama Kita Amin-Kan
Merajut Asa Tersisa..
Dan Terjadilah
Yang Seharusnya Telah Digariskan
Dan Berserah
Kemana Takdir Kan Melangkah..
Reff :
Bukankah Cinta Datang
Tuk Menolak Perbedaan?
Dan Bukankah Cinta Tercipta
Atas Izin Dan Restu-Nya?
Jalan Curam Yang Terjal
Tembok Tinggi Menghalang Langkah Kita
Yang Berbeda Cara Memanggil Nama-Nya..
Dan Mungkin Jika Nanti
Langkah Kita Terhenti..
Kisah Ini Kan Abadi..
Reff :
Benarkah Cinta Datang
Tuk Menyangkal Perbedaan?
Dan Bilakah Janji Mungkin Terucap
Di Sela Waktu Tersisa
Demi Baris Indahnya
Kaligrafi Di Serambi Dan Demi
Terang Cahaya Lilin Di Sakristi..