(Loop)Di Malam Bersulam SunyiKu Dengar Gema Dari HatiKu Pejamkan Mata PerlahanSeakan Dibawa PulangKe Satu ZamanDi Ruang Yang Tiada NamaWajahmu Datang Bersama CahayaAda Wangi Yang Ku KenalAntara Doa Dan BayangYang KekalAndai Ini RinduBiarlah Ia Jadi SyahduKerna Tiap Degup Yang BerseruBukan Pada Insan TapiPada Dia Yang Satu(Loop)Aku Lihat Bayang MenulisDi Atas Embun Tinta Tak NampakTapi Maknanya Beribu TahunAda Harum Dari TanahYang Tak Bernama Bila Ku JejakBumi Jadi Bahasa LamaWaktu Berundur Tapi Jam Tak BergerakSenyap Berbunyi Tapi Gema Tak BerlagakAku Baca Angin Tapi Hurufnya RahsiaSetiap Hembus Bercerita Tapi Tiada Suara(Loop)Rindu Tak Memanggil Dia MenyelinapMasuk Ke Dada Bernafas Di GelapYang Hilang Bukan Bayang Tapi ArahYang Ku Cari Bukan Pulang Tapi AsalMata Memandang Tapi Hati MendengarBibir Terkatup Tapi Doa BergetarDi Celah Cahaya Aku Temui KabusDi Dalam Kabus Ada Aku Yang LamaTak TerhapusAndai Ini RinduBiarlah Ia Jadi SyahduKerna Tiap Degup Yang BerseruBukan Pada Insan TapiPada Dia Yang SatuWahai AsmaraUsahlah Di Kejar BayangKerna Yang Kekal Hanyalah Sayang(Loop)Aku Datang Dari Hujung DoaYang Tak Sempat Di AminLangit Jadi Saksi TapiBumi Yang Sering DisalinKatanya Rindu Tapi BunyinyaMacam Janji Katanya PulangTapi Jejaknya Tak BerhentiAku Baca Nadi Nadiku Baca AkuTak Semua Yang Diam Itu Perlu DibisuRamai Cari Tuhan Di Sebalik GemaPadahal Gema Tu SendiriYang Minta Dibaca(Loop)Aku Jumpa Bulan Berwajah ManusiaTanya Siapa Aku DiaSenyum Tak BersuaraKatanya Kau Yang HilangTapi Masih BerjalanKau Bukan Musafir Kau Cuma PinjamanAku Diam Tapi Diamku Tak SerupaSebab Dalam Diam Tu Ada Nama YangTak Disebut Cuma RasaDan Bila Rasa Tu Tumbuh Jadi CahayaAku Tahu Rindu Ni Bukan Cinta DuniaYang Yang Hilang Bukan EngkauTapi Aku Yang Kembali MengenalmuBiarlah Ia Jadi SyahduKerna Tiap Degup Yang BerseruBukan Pada Insan TapiPada Dia Yang SatuBiarlah Ia Jadi SyahduKerna Tiap Degup Yang BerseruBukan Pada Insan TapiPada Dia Yang SatuAndai Ini RinduAndai Ini Rindu