Engkau Melangkah Tanpa BicaraWajahmu Tenang, Jiwa MembaraTak Perlu Megah, Tak Minta TaraMemeluk Jiwa Yang Hilang ArahEngkaulah Cahaya Di Ufuk TerbukaBersinar Damai, Lembut MenyapaDi Tiap Nadi, Mengalir Terus BeraniMengukir Takdir, Garis Yg TertulisEngkaulah Pelangi Di Penghujung MegahMenggapai Langit, Tak Pernah LelahSetiap Debar, Degup, Teguh Kau MelangkahMembawa Harap, Seluasnya CerahMengukir TakdirTakdir Menguji Tapi Jiwa Tak LariLangkahku Teguh Walau Jalan BerduriAkan Ku Tunggu... Walau Nyawa Ku SepiBiar Dunia Gelap Cahaya Pasti MenyinariKerna Jiwa Mu Tetap Tegar Dan HadirTiada Apa Yang Bisa Meruntuhkan RasaEngkaulah Cahaya Di Ufuk TerbukaBersinar Damai, Lembut MenyapaDi Tiap Nadi, Mengalir Terus BeraniMengukir Takdir, Garis Yg TertulisEngkaulah Pelangi Di Penghujung MegahMenggapai Langit, Tak Pernah LelahSetiap Debar, Degup, Teguh Kau MelangkahMembawa Harap, Seluasnya CerahMengukir TakdirDia Bukan Ribut Yang Terus MembakarTapi Hujan Yang Merintik Dgn Sabar