Mendatangi..Setiap Hati Yang Hampir Mati..Menampung DarahDi Balutan Kain Usang Bapakku..Tak Terasa LagiBila Panas Peluru Merobek Jantungku..Detak Nadi Yang Tandakan BahayaDatang Hari Ini..Menjelang Redup Gagak Gagak Mulai BernyanyiMembentuk Lingkaran Mengitari ApiMenyusun Rencana Jejakkan Mimpi BurukUntukmu Bajing*N Perampas Hak Kami..Kamilah Anak Dari Perut Yang Kau Coba AborsiKamilah Marah Hey Pada Keadaan IniKami Segala Gundah Yang Tercipta DariNyawa Orang OrangYang Kau Ha..bisi..Yang Mati Di UdaraDi Bunuh Karena BeritaDi Todong Detik-Detik Arloji KematianDi Sayat Sayat KerakusanSetan Setan Tanah..A..aaha..aaah..Tegak Setegak..Nyala Kobaran ApiAkan Hangatnya KehidupanKehidupanYang Baik Akan DatangYang Sewenang Kan HilangYang Benar Tak MenyerahYang Serakah Segera Pergilah..A..aaha..aaah..Yang Baik Akan DatangYang Sewenang Kan HilangHingga Harap Sejahtera.. DatangMaka Berjuanglah..A..ah..Dan Kini Sejati Yang AbadiDitangan IniMena..ri.. Dan Menari..Reff :Percik Api Menyala NyalaSuara Mantra MantraBergumam Di KepalaBeranilah Jiwanya..Mengudaralah GenggamanDiruang KehidupanAtas Nama Cinta Yang HilangPanjang Umur Perjuangan..Percik Api Menyala NyalaSuara Mantra MantraBergumam Di KepalaBeranilah Jiwanya..Mengudaralah GenggamanDiruang KehidupanAtas Nama Cinta Yang HilangPanjang Umur Perjuangan..Percik Api Menyala NyalaSuara Mantra MantraBergumam Di KepalaBeranilah Jiwanya..Mengudaralah GenggamanDiruang KehidupanAtas Nama Cinta Yang HilangPanjang Umur Perjuangan..Panjang Umur Perjuangan..Dan Panjang Umur Perjuangan..Outro : [Spoke]Bendera Itu Tetap BerkibarDi Atas Tanah ReruntuhanDi Atas Rumah Rumah Yang Telah Di RatakanNamun Tidak Dengan KenanganBendera Itu Tetap DiamAcuh, AngkuhSaat Paras Ayah, IbuDan Saudara Terlanjur UsangPemerintah Dan OrmasBerani Mengatakan NasionalisSedang Kami Mencoba Tetap BertahanDi Atas Tanah AgrarisKami Tidak Ingin MenangisKarena Percuma Itu Tidak Akan Di GubrisKami Mengetahui Hal Baru Yang Tidak Begitu AmisMerah Adalah ApiPutih Untuk Keyakinan Hak Atas Tanah WargaPekayon Jaka Setia Bekasi