"Terinspirasi Oleh Novel Distopia "1984" Karya George Orwell,Lagu Ini Adalah Penghargaan TerhadapKemerdekaan Individu Maupun KolektifYang Hendak Dirampas Oleh Oligarki Lokal Maupun GlobalDengan Alasan Wabah Dan Bencana Alam." Sid -Selamat Datang Di Dunia ProgresifSaat Kiri Dan KananTajam Ia DiperdebatkanMeskipun Telah Terbukti Sebagai RacunTekanlah PopulasiSantun Lenyapkan Senyum..Kita Adalah GenerasiYang Menyaksikan DuniaKehilangan Kode Moralnya..Satu Sembilan Delapan EmpatFasis Ia BerpestaDi Panggung Peragaan BusananyaTak Diundang Kau Tak Punya Apa-ApaNamun Kau Kan BahagiaItu Kata Mereka..Ku Tahu Aku Tak SendiriHadapi Semua IniDikala Oligarki Sibuk Bermain TuhanAlasannya Wabah Bencana AlamOeooooo..Reff :Semakin Kuat Membaja TekadkuTuk Menjadi ManusiaYang Merdeka SelamanyaKau Potong Lidah Yang BeraniTandingi NarasiSepalsu Itu Dominasimu..Terlahir Diberkati Dengan Akal BudiBerhak Atas Informasi Dari Semua SisiMedia Kiri Kanan Dan Selebriti YeahCoba Pahami Ini..Sampai Kapankah Ini Semua TerjadiBelum Mampu Ku Tuk Menjawabnya..Pertajam Literasi Buka LogikaMungkin Itu Membantu..Ku Tahu Aku Tak SendiriMenyaksikan DuniaDikala Oligarki Sibuk Bermain TuhanAlasannya Wabah Bencana AlamOeooooo.. Hee.. Iyee.. Ehee..Reff :Semakin Kuat Membaja TekadkuTuk Menjadi ManusiaYang Merdeka SelamanyaKau Potong Lidah Yang BeraniTandingi NarasiSepalsu Itu Dominasimu..Terlahir Diberkati Dengan Akal BudiBerhak Atas Informasi Dari Semua SisiMedia Kiri Kanan Dan Selebriti YeahCoba Pahami Ini..Semoga Lekas Kita BertemuDi Sebuah Titik Tanpa BiasPolitik Identitas..Semoga Lekas Kita BerjumpaDi Sebuah Ruang HampaTanpa Politik Identitas..Woeheee.. Yeah.. Wo Oho Ooo..Iye Hiye Iye Hiye Iyeah..