Kau Hadir Seindah PagiHangatmu Sentuh Relung HatiNamun Pergi Tak BerjejakTinggal Aku Dalam RetakKau Bisik Janji Di AnginLalu Lesap Tanpa AkhirCintaku Jadi DebuTerbang Dalam RaguSetiap Luka Bagaikan PuisiYang Tertulis Tak Lagi ManisBila Harapanku Layu Dan PiluNamun Aku Terus MencubaDalam Perih Ku Tetap PercayaBahwa Cinta Itu Bukan DustaWalau Kadang Membakar JiwaSakitnya Mengalir PerlahanSeperti Hujan Dalam DiamTapi Aku Masih MauMencinta Dengan TenangTinggalkan Bayang SemuDalam Malam Yang Paling BekuTapi Jiwaku Tak BekuMasih Menyalakan RinduSetiap Luka Bagaikan PuisiYang Tertulis Tak Lagi ManisBila Harapanku Layu Dan PiluNamun Aku Terus MencubaDalam Perih Ku Tetap PercayaBahwa Cinta Itu Bukan DustaWalau Kadang Membakar JiwaSakitnya Mengalir PerlahanSeperti Hujan Dalam DiamTapi Aku Masih MauMencinta Dengan TenangLebih Baik Patah Dalam SetiaDaripada Hidup Tanpa RasaLebih Baik Jatuh MencubaDaripada Diam Tak BernyawaDan Aku Terus MencubaWalau Perih Ku Tetap PercayaWalau Kadang Membakar JiwaSakitnya Mengalir PerlahanSeperti Hujan Dalam DiamTapi Aku Masih MauMencinta Dengan Tenang