Kemarau HatikuBagai Gurun SaharaMenanti Hujan TibaKelunya LidahkuMengatakan PadamuBila Bertentang MataBak Bulan Yang Kini Jatuh Ke RibaSinaranmu Menerangi GelitaGembira Tak TerkiraBila Kau NyatakanUntuk Hidup BersamaDulu Ku SangkakanTak Mungkin KitaKan BerduaKerna BibirmuMengucapkan PadakuKau Belum BersediaMendirikan IstanaPasti Tuhan YangMenggerakkan HatimuMenunaikan SegalaKehendak Hukum TuhanKita MerancangTuhan Yang MenentukanAndai Kau TerlukaMungkin Ada HikmahnyaPadamu IlahiAku Pohonkan DoaPerkenankanBak Bulan Yang Kini Jatuh Ke RibaSinaranmu Menerangi GelitaGembira Tak TerkiraBila Kau NyatakanUntuk Hidup BersamaDulu Ku SangkakanTak Mungkin KitaKan BerduaKerna BibirmuMengucapkan PadakuKau Belum BersediaMendirikan IstanaPasti Tuhan YangMenggerakkan HatimuMenunaikan SegalaKehendak Hukum TuhanKita MerancangTuhan Yang MenentukanAndai Kau TerlukaMungkin Ada HikmahnyaAndainya BersatuBatin Yang TerpisahMoga Akan TerpatriJanji Yang SetiaAntara Kita BerduaPadamu Ilahi AkuPohonkan DoaPerkenankan