Senja Jatuh Di Tepi Sungai SarawakLampu Kota Larut Di Balik GerimisKau Di Sisiku Namun Terasa JauhSeolah Perpisahan Telah Kau TulisBelum Sempat Aku Bertanya MengapaKau Bilang Kita Cukup Sampai Di SiniHujan Jatuh Menyamarkan Air MataSedang Hatiku Pecah Tanpa BunyiHujan Terakhir Di Kuching Malam ItuKau Lepaskan Tanganku Tanpa MenatapkuDi Bawah Cahaya Darul Hana Yang BisuKau Biarkan Aku Karam Dalam PiluJembatan Ini Masih Menyimpan JejakmuSungai Yang Tenang Membawa BayangmuKau Pergi Seolah Cinta Tak Pernah AdaYang Pulang Malam Itu Hanyalah AkuSejak Malam Itu Kota Ini BerubahSetiap Jalan Masih Memanggil NamamuAku Kembali Ke Tempat Kita BerpisahNamun Hanya Hujan Yang MenunggukuKusangka Waktu Mampu Menghapus RasaTernyata Rindu Berakar Di LukaSemakin Jauh Aku Coba PergiSemakin Jelas Wajahmu Di HatiHujan Terakhir Di Kuching Belum BerlaluMasih Jatuh Tiap Kali Kuingat DirimuDi Bawah Cahaya Darul Hana Yang BisuAku Kehilangan Separuh HidupkuJembatan Ini Masih Menyimpan JanjimuSungai Yang Tenang Mengulang SuaramuKau Pergi Membawa Cinta Yang Kita JagaDan Aku Tinggal Memeluk Luka Yang SamaHujan Terakhir Di Kuching Menjadi SaksiAku Pernah Mencintaimu Sepenuh HatiKau Pergi Membawa Seluruh BahagiakuAku Pulang Hanya Membawa Sisa DirikuBiarlah Hujan Menghapus Jejak LangkahmuSungai Sarawak Membawa Jauh RindukuMeski Kota Ini Masih Menyebut NamamuAku Memilih Pulang Tanpa Menunggumu