(Mereka Cuma Lihat Tangisnya)
(Tak Pernah Tanya Dia)
Dari Sudut Kota Yang Tak Disebut
Namanya Tumbuh Dari Ejekan
Terlalu Jujur Untuk Dunia
Terlalu Polos Untuk Sorotan
Tawa Mereka Keras Terdengar
Saat Ia Jatuh Dan Gemetar
Tapi Tak Satu Pun Mengerti
Betapa Kuat Ia Bertahan
Di Dalam Sepi..
Setiap Kata Yang Merendahkan
Tak Mematikan Langkahnya
Justru Luka Yang Kau Tinggalkan
Menjadi Alasan Dia Bangkit Lebih Kuat..
Chorus :
Fajar Tak Pernah Padam
Walau Malam Begitu Kejam
Dicaci Dihina Dipermalukan..
Ia Tetap Berjalan..
Fajar Tetap Menyala..
Meski Dunia Tak Percaya..
Semakin Kau Coba Jatuhkan,
Semakin Tinggi Ia Berdiri.. Nyata..
Masuk Panggung Penuh Cahaya
Tak Semua Sorot Itu Hangat
Diundang Lalu Direndahkan
Seolah Dirinya Tak Pantas
Diludahi Walau Hanya Gimik
Tetap Terasa Sakitnya Nyata
Tapi Ia Memilih Diam
Dan Membalasnya Dengan.. Karya..
Kau Kira Dia Akan Hilang
Kau Kira Dia Akan Tumbang
Tapi Badai Yang Kau Kirimkan
Malah Menguatkan Tulangnya Sekarang..
Chorus :
Fajar Tak Pernah Padam..
Tak Runtuh Oleh Tekanan
Yang Dulu Kau Tertawakan..
Kini Tak Tergoyahkan..
Fajar Tetap Menyala..
Bakar Luka Jadi Cahaya
Hari Ini Kau Meremehkan
Besoknya Fajar Akan Enyahkan..
Air Mata Bukan Kelemahan..
Itu Bukti Dia Manusia..
Dan Dari Semua Penghinaan
Lahir Versi Terkuat Dirinya..
Chorus :
Fajar Tak Pernah Padam..
Tak Hancur Oleh Hinaan
Semakin Kau Coba Jatuhkan
Semakin Keras Ia Bertahan..
Fajar Tetap Menyala..
Kini Berdiri Lebih Gagah..
Gelap Boleh Datang Lama..
Tapi Fajar Selalu.. Menang..