Glenn Sebastian - Ayah
Yeah,
Lelah Sendiri Ku Bertarung
Di Dalam Dunia Yang Fana
Ku Meniti Langkahku
Dalam Gelap Tak Berirama
Sembari Ku Berlari
Mengejar Terang Cahaya
Walau Ku Tau Semua
Harapku Pasti Percuma
Tak Terasa Dua Puluh Tahun
Sudah Kita Berpisah
Rinduku Masih Utuh
Tak Akan Pernah Berubah
Hangatnya Dekapanmu
Tenangkanku Di Kala Dingin
Rinduku Bertemu Ayahandaku Masih Ingin
Memang Surgaku Masih Hidup
Di Telapak Kaki Ibu
Namun Engkau Pergi
Membawa Semua Hormatku
Kau Pribadi Terbaik
Panutanku Sampai Akhir
Di Dalam Kerinduan
Kucoba Untuk Bersyair
Di Dalam Pusara Suci
Kini Jasadmu Bersemayam
Tenang Di Dalam Diam
Bersama Hitamnya Malam
Namamu Masih Harum
Terukir Dalam Kenangan
Bersama Bintang Malam
Ku Sampaikan Salam
Reff :
Bila Nanti Kita Kan Bertemu..
Ijinkanku Rebahkan Lelahku Di Pundakmu..
Walau Hanya Dalam Mimpi..
Ijinkanku Memeluknya Sebelum Dia Pergi..
Ku Hanya Ingin Bertemu Sekali Saja..
Ah Yeah, Kau Pria Terhebat
Yang Pernah Aku Miliki
Sosok Yang Selalu Aku Hormati
Ayahanda Aku Rindu Apakah Dirimu Tau
Aku Jatuh Di Dalam Dosa Dunia
Patahkan Langkahku
Namamu Ku Panggil Di Dalam Doa
Apa Kau Dengar Suaraku
Tuhan Bolehkah Sekali Saja
Aku Bertemu Tuk Lepaskan Rindu
Lepaskan Lelahku
Karna Ku Kalah, Tak Lama Marah
Cinta Yang Salah
Ku Butuh Hangat Dekapan Tangannya
Untuk Memelukku
Semoga Jiwamu Tenang Di Alam Sana
Bersama Malaikat Surgawi
Duduk Di Singgasana
Tempatmu Masih Ada Di Dalam Hati
Tak Akan Mati
Kaulah Yang Terbaik,
Ku Hormati Sampai Nanti
Masih Ku Ingat Disaat Terakhir
Bisikanmu Padaku
Masih Ku Ingat Semua
Wejangan Dan Nasehatmu
Masih Ku Harap Hadirmu Di Sisi Kananku
Inginku Katakan, Ayah Aku Rindu
Reff :
Bila Nanti Kita Kan Bertemu..
Ijinkanku Rebahkan Lelahku Di Pundakmu..
Walau Hanya Dalam Mimpi..
Ijinkanku Memeluknya Sebelum Dia Pergi..
Ku Hanya Ingin Bertemu Sekali Saja..
--------------
===Original Chord===
--------------
Yeah,
Lelah Sendiri Ku Bertarung
Di Dalam Dunia Yang Fana
Ku Meniti Langkahku
Dalam Gelap Tak Berirama
Sembari Ku Berlari
Mengejar Terang Cahaya
Walau Ku Tau Semua
Harapku Pasti Percuma
Tak Terasa Dua Puluh Tahun
Sudah Kita Berpisah
Rinduku Masih Utuh
Tak Akan Pernah Berubah
Hangatnya Dekapanmu
Tenangkanku Di Kala Dingin
Rinduku Bertemu Ayahandaku Masih Ingin
Memang Surgaku Masih Hidup
Di Telapak Kaki Ibu
Namun Engkau Pergi
Membawa Semua Hormatku
Kau Pribadi Terbaik
Panutanku Sampai Akhir
Di Dalam Kerinduan
Kucoba Untuk Bersyair
Di Dalam Pusara Suci
Kini Jasadmu Bersemayam
Tenang Di Dalam Diam
Bersama Hitamnya Malam
Namamu Masih Harum
Terukir Dalam Kenangan
Bersama Bintang Malam
Ku Sampaikan Salam
Reff :
Bila Nanti Kita Kan Bertemu..
Ijinkanku Rebahkan Lelahku Di Pundakmu..
Walau Hanya Dalam Mimpi..
Ijinkanku Memeluknya Sebelum Dia Pergi..
Ku Hanya Ingin Bertemu Sekali Saja..
Ah Yeah, Kau Pria Terhebat
Yang Pernah Aku Miliki
Sosok Yang Selalu Aku Hormati
Ayahanda Aku Rindu Apakah Dirimu Tau
Aku Jatuh Di Dalam Dosa Dunia
Patahkan Langkahku
Namamu Ku Panggil Di Dalam Doa
Apa Kau Dengar Suaraku
Tuhan Bolehkah Sekali Saja
Aku Bertemu Tuk Lepaskan Rindu
Lepaskan Lelahku
Karna Ku Kalah, Tak Lama Marah
Cinta Yang Salah
Ku Butuh Hangat Dekapan Tangannya
Untuk Memelukku
Semoga Jiwamu Tenang Di Alam Sana
Bersama Malaikat Surgawi
Duduk Di Singgasana
Tempatmu Masih Ada Di Dalam Hati
Tak Akan Mati
Kaulah Yang Terbaik,
Ku Hormati Sampai Nanti
Masih Ku Ingat Disaat Terakhir
Bisikanmu Padaku
Masih Ku Ingat Semua
Wejangan Dan Nasehatmu
Masih Ku Harap Hadirmu Di Sisi Kananku
Inginku Katakan, Ayah Aku Rindu
Reff :
Bila Nanti Kita Kan Bertemu..
Ijinkanku Rebahkan Lelahku Di Pundakmu..
Walau Hanya Dalam Mimpi..
Ijinkanku Memeluknya Sebelum Dia Pergi..
Ku Hanya Ingin Bertemu Sekali Saja..