Teruraikan Barisan Tinta
Merajut Ulang Jalan Cerita
Serpihan Luka Menyayat-Nyayat Ku
Saat Orang Terbuang Dan Terbaikan
Tak Ada Tempat Teduh Berbagi Rasa
Berkelana Dalam Samudra Jiwa
Bermuara Diantara Kabut
Penutup Mata Cahaya
Sementara Waktu Kian Berlalu
Detik Ke Detik Enggan Berhenti
Diruang Gelap Sepi Tanpa Tawa
Menyelami Gejolak Rasa
Gemuruh Mengintari Lamunanku
Diam Sejenak Merangkai Kata
Menerka Isyarat Yang Tak Terucap Oleh
Fajar Dipagi Itu..
Chorus :
Menarilah.. Diatas Resah Ujung Gelisah
Pertemuan.. Dua Mata Hati Di Istana
Percayalah.. Semerbak Wangimu
Tahukan Kita
Menebarkan.. Cinta Yang Menerangi..
Jiwa..
Chorus :
Menarilah.. Diatas Resah Ujung Gelisah
Pertemuan.. Dua Mata Hati Di Istana
Percayalah.. Semerbak Wangimu
Tahukan Kita
Menebarkan.. Cinta Yang Menerangi..
Jiwa..
Menarilah.. Diatas Resah Ujung Gelisah
Pertemuan.. Dua Mata Hati Di Istana
Percayalah.. Semerbak Wangimu
Tahukan Kita
Menebarkan.. Cinta Yang Menerangi..
Jiwa..