Pekat Aroma Tanah Basah
Merasuki Udara
Sebentar Hujan Yang Tadi Menggila
Reda Dan Menghilang..
Ayun Langkahku Di Belantara
Beton Tinggi Menjulang
Berpamit Pada Sudut Kota
Yang Akan Kutinggalkan
Deretan Pesan Berlarian
Dalam Layar Berpendar Dan
Bertulis Sapa Kerinduan
Dari Tanah Kelahiran
Yang Ki-Ni Telah Membawaku
Membalikkan Arah Jalan
Yang Dulu Kulalui
Saat Ku Datang..
Reff :
Sekejap Terlintas
Bayang Wajah Mereka
Yang Dulu Pernah Singgah
Begitu Saja Membuka Tabir Garis
Waktu Yang Samar
Dan Terdengar Kembali
Derai Tawa Tangisan Masa Silam
Rinduku Tak Tertahan
Kini Aku Harus Pulang
Fragmen Ingatan Yang Berserakan
Berdesak Dan Bertumbukan
Lebur Membentuk Ulang Gambaran
Bawa Ku Terdiam..
Teringat Maaf Yang Belum Terucapkan
Rindu Yang Harus Kuungkapkan
Dan Demi Doa-Doa Yang Terpanjat
Aku Harus Beranjak
Me-Na-Pak Di Tilasnya
Mencumbui Kelok Jalurnya
Dalam Perjalanan Panjang
Ku Pulang
Reff :
Sekejap Terlintas
Bayang Wajah Mereka
Yang Dulu Pernah Singgah
Begitu Saja Membuka Tabir Garis
Waktu Yang Samar
Dan Terdengar Kembali
Derai Tawa Tangisan Masa Silam
Rinduku Tak Tertahankan
Kini Aku Harus Pulang..
Dan Tunggulah Kan Kubawakan
Sekarung Penuh Cerita
Tentang Cinta
Yang Tak Pernah Padam
Sejuta Kerinduan
Doakanlah Aku Pulang
Reff :
Sekejap Terlintas
Bayang Wajah Mereka
Yang Dulu Pernah Singgah
Begitu Saja Membuka Tabir Garis
Waktu Yang Samar
Dan Terdengar Kembali
Derai Tawa Tangisan Masa Silam
Rinduku Tak Tertahankan
Kini Aku Harus Pulang..