Sorak Sorai Di Jalan Raya
Wajah Beringas Legam Berkeringat
Panji-Panji Warna-Warni
Berkibaran Penuhi Langit
*)
Deru Mesin Meraung-Raung
Asap Hitam Menari-Nari
Ini Gelombang Suara Pembebasan
Ataukah Amarah Membabi Buta..
Reff :
Kami Tak Butuh Sumpah Serapah
Tidak Mau Lagi Darah Tumpah
Kenapa Harus Kehilangan Cinta
Kami Tlah Letih Didera Badai
Terlalu Sedih Untuk Bersaksi
Suka Tak Suka Sudah Terjadi..
#)
Aku Termangu Memandang Bunda
(Memandang Bunda)
Wajahnya Sayu Penuh Goresan Luka
Menangis Tanpa Keluar Air Mata..
Melihat Anak Cucunya Merana
Aku Termangu Memandang Bunda
Wajahnya Sayu Penuh Goresan Luka
Menangis Tanpa Keluar Air Mata..
Melihat Anak Cucunya Merana
Panji-Panji Warna-Warni
Berkibaran Penuhi Langit
==Kembali Ke : *), Reff, #)
==Originalchord==
Sorak Sorai Di Jalan Raya
Wajah Beringas Legam Berkeringat
Panji-Panji Warna-Warni
Berkibaran Penuhi Langit
*)
Deru Mesin Meraung-Raung
Asap Hitam Menari-Nari
Ini Gelombang Suara Pembebasan
Ataukah Amarah Membabi Buta..
Reff :
Kami Tak Butuh Sumpah Serapah
Tidak Mau Lagi Darah Tumpah
Kenapa Harus Kehilangan Cinta
Kami Tlah Letih Didera Badai
Terlalu Sedih Untuk Bersaksi
Suka Tak Suka Sudah Terjadi..
#)
Aku Termangu Memandang Bunda
(Memandang Bunda)
Wajahnya Sayu Penuh Goresan Luka
Menangis Tanpa Keluar Air Mata..
Melihat Anak Cucunya Merana
Aku Termangu Memandang Bunda..
Wajahnya Sayu Penuh Goresan Luka
Menangis Tanpa Keluar Air Mata..
Melihat Anak Cucunya Merana
Panji-Panji Warna-Warni
Berkibaran Penuhi Langit
*)
Deru Mesin Meraung-Raung
Asap Hitam Menari-Nari
Ini Gelombang Suara Pembebasan
Ataukah Amarah Membabi Buta..
Reff :
Kami Tak Butuh Sumpah Serapah
Tidak Mau Lagi Darah Tumpah
Kenapa Harus Kehilangan Cinta
Kami Tlah Letih Didera Badai
Terlalu Sedih Untuk Bersaksi
Suka Tak Suka Sudah Terjadi..
#)
Aku Termangu Memandang Bunda
(Memandang Bunda)
Wajahnya Sayu Penuh Goresan Luka
Menangis Tanpa Keluar Air Mata..
Melihat Anak Cucunya Merana