Jernih Berkilauan
Bagai Titisan
Embun Menghujan
Hening Alam Rasa
Bila Namamu
Aku Lafazkan
Ku Saksikan
Dengannya Hati
Penuh Rindu
Yang Syahdu
Dan Berbisik
Tentangnya Hasrat
Jalinan Cinta
Kasih
(*)
Dan Dari Pintu
Ke Pintu
Jangan Di
Langsiri
Dengan Tabir
Kelam
Buka Luaskan
Dengan Cahaya
Segala Dan
Semuanya
Tetapkan Ku Genggam
Penuh Kepasrahan
Dan Tanpa Resah
Terhadap Cinta
Di Saat Bercinta
Datang Berbagai
Bayang-Bayang
Menjelma
Dan Kerna
Saktinya
Cinta Ku Teguh
Tidakkan Luruh
(Ulang Dari *)
Dan Kerna Saktinya
Cinta Ku Teguh
Tidakkan Luruh