Di Sela Waktu Yang Penuh
Begini Begitu
Selalu Kusempatkan..
Tanyakan Kabarmu..
Sudah Jelas Kau Takkan
Balas Walau Satu Kata
Ku Masih Keras Kepala..
Dan Tetap Mencoba..
Perlu.. Seribu Kali Diabaikan..
Tanpa.. Tanda-Tanda Kau Pedulikan..
Juga.. Seribu Macam Penolakan
Hingga Ku Paham Di Hidupmu
Ku Hanya Figuran..
Reff :
Wajar Saja Kesal Hatiku..
Sia-Sia Semua Usahaku..
Entah Ku Bodoh
Atau Terlalu Terobsesi
Karena Anehnya
Ku Menikmati Semua Ini..
Di Tengah Kacau Balau
Keseharianku
Masih Sempat-Sempatnya..
Melamun Tentangmu..
Lucunya Kau Sama
Sekali Tak Peduli
Tapi Khayalan Ini..
Tak Bisa Berhenti..
Perlu.. Seribu Kali Diacuhkan..
Untuk.. Tersadar Kau Tak Pedulikan..
Juga.. Seribu Macam Penolakan
Hingga Ku Paham Di Hidupmu
Ku Hanya Figuran..
Reff :
Wajar Saja Kesal Hatiku..
Sia-Sia Semua Usahaku..
Entah Ku Bodoh
Atau Terlalu Terobsesi
Karena Anehnya
Ku Menikmati Semua Ini..
Hari-Hari Tak Lagi Sama..
Tak Seperti Sebelum Ku Mengenalmu..
Menikmati Rindu Dan Sesak Di Dada
Sungguh Anehnya.. Sungguh Anehnya..
Reff :
Wajar Saja Kesal Hatiku..
Sia-Sia Semua Usahaku..
Entah Ku Bodoh
Atau Terlalu Terobsesi
Karena Anehnya
Ku Menikmati Semua Ini..
Karena Anehnya
Ku Menikmati Semua Ini..
Karena Anehnya
Ku Menikmati Semua Ini..
--------------
===Original Chord===
--------------
Di Sela Waktu Yang Penuh
Begini Begitu
Selalu Kusempatkan..
Tanyakan Kabarmu..
Sudah Jelas Kau Takkan
Balas Walau Satu Kata
Ku Masih Keras Kepala..
Dan Tetap Mencoba..
Perlu.. Seribu Kali Diabaikan..
Tanpa.. Tanda-Tanda Kau Pedulikan..
Juga.. Seribu Macam Penolakan
Hingga Ku Paham Di Hidupmu
Ku Hanya Figuran..
Reff :
Wajar Saja Kesal Hatiku..
Sia-Sia Semua Usahaku..
Entah Ku Bodoh
Atau Terlalu Terobsesi
Karena Anehnya
Ku Menikmati Semua Ini..
Di Tengah Kacau Balau
Keseharianku
Masih Sempat-Sempatnya..
Melamun Tentangmu..
Lucunya Kau Sama
Sekali Tak Peduli
Tapi Khayalan Ini..
Tak Bisa Berhenti..
Perlu.. Seribu Kali Diacuhkan..
Untuk.. Tersadar Kau Tak Pedulikan..
Juga.. Seribu Macam Penolakan
Hingga Ku Paham Di Hidupmu
Ku Hanya Figuran..
Reff :
Wajar Saja Kesal Hatiku..
Sia-Sia Semua Usahaku..
Entah Ku Bodoh
Atau Terlalu Terobsesi
Karena Anehnya
Ku Menikmati Semua Ini..
Hari-Hari Tak Lagi Sama..
Tak Seperti Sebelum Ku Mengenalmu..
Menikmati Rindu Dan Sesak Di Dada
Sungguh Anehnya.. Sungguh Anehnya..
Reff :
Wajar Saja Kesal Hatiku..
Sia-Sia Semua Usahaku..
Entah Ku Bodoh
Atau Terlalu Terobsesi
Karena Anehnya
Ku Menikmati Semua Ini..
Karena Anehnya
Ku Menikmati Semua Ini..
Karena Anehnya
Ku Menikmati Semua Ini..