(*)
Berawal Dari Rakyat Biasa Saja
Sampai Lupa Kepada Jati Dirinya..
Pejabat Negri Yang Semena-Mena
Terapkan Hukum Tanpa Ada Dasarnya..
(**)
Yang Penting Untung Untuk Dirinya..
Yang Penting Buntung 'Tuk Rakyatnya..
Reff :
Aturan-Aturan Di Buat Sembarangan
Aturan-Aturan Di Buat Serampangan
Di Buat Dan Di Sahkan Tanpa Kemaslahatan
Rakyat Tercekik, Kebingungan..
Rakyat Mengeluh Wakil Rakyat Membuta
Rakyat Menjerit Cuma Tutup Telinga
Inikah Negri Kita Yang Sedang Di Jajah
Oleh Wakil Rakyat Yang Durjana..
Kini Kita Tak Lagi Dapat Bersuara
Meneriakkan Kebebasan Rasa
Terkurung Nama Aturan Yang Tak Berujung
Terkunci Dalam Ruang Tak Berperasaan
Mulut-Mulut Dibungkam Secara Paksa
Disumpal Dengan Seonggok Uang Kertas
Bermandikan Rasa Kasihan
Hingga Mati Rasa Tak Berbekas
Dahulu Kita Berteriak
Merdeka, Merdeka, Merdeka..
Namun Kini Apa Yang Kita Dapat
Kita Hanya Mendapati Sisa-Sisa Ampasnya Saja
Mereka Selalu Menutup Mata
Ketika Ada Huru Hara
Mereka, Mereka Yang Selalu Menutup Telinga
Saat Lagu Perlawanan Di Bunyikan
Mereka Yang Mengenakan Topeng Saat Berpidato
Agar Mendapati Suara
Mereka Yang Senang Hati
Merenggut Kebahagian Rakyat-Rakyatnya..
Dimana Engkau Gelap Gulita
Kemana Aku Harus Mencarinya
Atau Itu Semua,
Hanya Fatamorgana..
Reff :
Aturan-Aturan Di Buat Sembarangan
Aturan-Aturan Di Buat Serampangan
Di Buat Dan Di Sahkan Tanpa Kemaslahatan
Rakyat Tercekik, Kebingungan..
Rakyat Mengeluh Wakil Rakyat Membuta
Rakyat Menjerit Cuma Tutup Telinga
Inikah Negri Kita Yang Sedang Di Jajah
Oleh Wakil Rakyat, Durjana..