Kita Bertemu Nanti Malam
Di Tempat Biasa Dibangku Taman
Ku Janjikan Ku Pastikan
Janganlah Telat Datanglah Tepat
Kini Sudah Jam Tujuh Malam
Ku Masih Duduk Di Bangku Taman
Bunga Yang Ku Pegang Erat
Sempat Melayu Termakan Pekat Malam
Malampun Jam Sepuluh Malam
Hujan Turun Deras Tak Tertahankan
Ku Masih Duduk Disini
Bertanya-Tanya Apakah Kau Datang
Ternyata...
Ternyata...
Ternyata...
Ternyata Memang Kau Tak Datang
Ku Pulang Kerumah Lewat Jam Dua Belas Malam
Sengaja Lewat Depan Rumahmu
Apa Yang Ku Lihat...
Kau Ciumnya...
Kau Peluknya...
Kau Ciumnya.. Kau Peluknya,.
Terkejut Aku Kau Melihatku
Kau Bilang Jangan Dekatiku
Kau Bagai Sampah Dalam Hidupku
Ku Tak Mau Dekat Dirimu
Bercinta Sedikitpun Ku Takkan Pernah Mau
Dan Ternyata... (Pergilah Aku)
Dan Ternyata... (Kau Sakiti Aku)
Ternyata... (Hinalah Aku)
Dan Ternyata Aku... (Kau Bunuh Aku)