Reff :
Ayah.. Kau Selalu Berjuang
Lupa Kalau Lelah
Tak Mau Terlihat Lemah..
Ayah.. Satu-Satunya Manusia
Yang Sangat Bangga
Kalau Aku Lebih Darinya..
Namaku Kau Ingat Di Setiap Lelah
Dalam Diam Kau Belajar Mengalah..
Dunia Keras Tak Pernah Kau Ceritakan
Cukup Aku Tumbuh
Itu Yang Kau Harapkan..
Saat Malam Memeluk Langkahmu Pulang
Matamu Sembunyikan Ribuan Perang
Tak Sekalipun Kau Minta Dimengerti
Cukup Aku Hidup Berani Bermimpi..
Reff :
Ayah.. Kau Selalu Berjuang
Lupa Kalau Lelah
Tak Mau Terlihat Lemah..
Ayah.. Satu-Satunya Manusia
Yang Sangat Bangga
Kalau Aku Lebih Darinya..
Bila Nanti Aku Sampai Lebih Tinggi
Itu Bukan Karena Aku Hebat Sendiri
Itu Bahumu Yang Lebih
Dulu Menahan Langit
Agar Aku Bebas Menatap Masa Depan
Tanpa Takut Jatuh.. Houwo..ho..
Reff :
Ayah.. Kau Selalu Berjuang
Lupa Kalau Lelah
Tak Mau Terlihat Lemah..
Ayah.. Satu-Satunya Ma-Nusia
Yang Sangat Bangga
Kalau Aku Lebih Darinya..
Howo..wo..
Ayah.. Tidak Bercerita
Semua Keluhnya
Disimpan Rapat Diha-Ti
Ayah.. Ingin Rumahnya Ba-Hagia..
Tak Pernah Kurang
Meski Mengorbankan Dirinya.. Howo..
Meski Mengorbankan Di..rinya..
--------------
===Original Chord===
--------------
Reff :
Ayah.. Kau Selalu Berjuang
Lupa Kalau Lelah
Tak Mau Terlihat Lemah..
Ayah.. Satu-Satunya Manusia
Yang Sangat Bangga
Kalau Aku Lebih Darinya..
Namaku Kau Ingat Di Setiap Lelah
Dalam Diam Kau Belajar Mengalah..
Dunia Keras Tak Pernah Kau Ceritakan
Cukup Aku Tumbuh
Itu Yang Kau Harapkan..
Saat Malam Memeluk Langkahmu Pulang
Matamu Sembunyikan Ribuan Perang
Tak Sekalipun Kau Minta Dimengerti
Cukup Aku Hidup Berani Bermimpi..
Reff :
Ayah.. Kau Selalu Berjuang
Lupa Kalau Lelah
Tak Mau Terlihat Lemah..
Ayah.. Satu-Satunya Manusia
Yang Sangat Bangga
Kalau Aku Lebih Darinya..
Bila Nanti Aku Sampai Lebih Tinggi
Itu Bukan Karena Aku Hebat Sendiri
Itu Bahumu Yang Lebih
Dulu Menahan Langit
Agar Aku Bebas Menatap Masa Depan
Tanpa Takut Jatuh.. Houwo..ho..
Reff :
Ayah.. Kau Selalu Berjuang
Lupa Kalau Lelah
Tak Mau Terlihat Lemah..
Ayah.. Satu-Satunya Ma--Nusia
Yang Sangat Bangga
Kalau Aku Lebih Darinya..
Howo..wo..
Ayah.. Tidak Bercerita
Semua Keluhnya
Disimpan Rapat Diha-Ti
Ayah.. Ingin Rumahnya Ba--Hagia..
Tak Pernah Kurang
Meski Mengorbankan Dirinya.. Howo..
Meski Mengorbankan Di..rinya..